6 Tips Saat Membeli Spare Part Mobil Bekas - Rotary Bintaro - Bengkel AC Mobil & Supplier Spare Part AC Mobil

Apa Saja Tips Saat Ingin Membeli Sparepart Bekas?

Apakah Pembelian Sparepart Bekas Dianjurkan?

Spareparts atau komponen mobil bermasalah? Gampang, Anda cukup menggantinya dengan sparepart yang baru agar mobil bisa difungsikan kembali. Akan tetapi, harga sparepart mobil cukup mahal. Apalagi kalau sparepart-nya asli semua. Pasti uangmu akan habis dalam sekejap.

Mengingat mahalnya harga sparepart, banyak orang yang beralih ke sparepart lama atau bekas. Alasan utamanya tentu saja karena harganya yang cukup ekonomis. Sekalipun Anda lagi “kosong”, Anda masih tetap mampu membeli sparepart tersebut.

Akan tetapi, membeli sparepart lama haruslah hati-hati. Seperti yang kita tahu, sparepart bekas tidak lagi mulus layaknya sparepart baru. Ada saja masalah yang timbul di sparepart tersebut, sehingga sparepart tersebut dijual.

Apa Saja Tips Saat Ingin Membeli Sparepart Bekas?

Agar berburu sparepart bekas tidak merugikan diri sendiri, ini dia tips yang perlu Anda perhatikan tiap kali ingin beli sparepart tersebut.

1. Ketahui Komponen Mana yang Akan Diganti

Sebelum Anda membeli sparepart , ketahui lebih dulu komponen mana saja yang rusak. Hal in sangatlah penting untuk memudahkan Anda membeli sparepart bekas. Untuk mengetahui bagian yang rusak, lakukan pengecekan langsung pada mesin mobil. Selain itu, Anda juga bisa mengetes kinerja mesin dengan cara menghidupkan dan menjalankan mobil. Apabila ada tarikan atau gesekan yang berbeda, bisa dipastikan kalau komponen di sekitarnya ada yang bermasalah.

Kalau Anda tidak tahu-menahu tentang sparepart mobil, silahkan langsung berkonsultasi ke bengkel langganan. Lalu, catat daftar sparepart apa yang hendak dibeli.

2. Perhatikan Kualitas Sparepart Bekas

Namanya juga barang bekas, sudah pasti kalau kondisinya tidak lagi segahar sparepart baru. Meskipun berstatus sebagai sparepart bekas, ada yang kualitasnya masih terbukti bagus. Sparepart inilah yang perlu Anda beli agar performa mobil juga semakin lincah.

Untuk mengetahui kualitas sparepart yang bagus dan tidak, Anda bisa mengajak teman atau kerabat untuk ikut mengecek kondisi dari sparepart tersebut. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kasus penipuan dan penyesalan setelah membeli.

3. Jangan Beli Sparepart Secara Online

Tips selanjutnya yaitu jangan pernah membeli sparepart secara online. Konsekuensi membeli secara online yaitu tidak dapat melihat kondisi dan kualitas dari barang yang hendak dibeli. Kemungkinan mendapat sparepart kualitas rendah juga sangat tinggi.

Kalau Anda ingin membeli sparepart secara online, pastikan alamat si penjual dekat dengan tempat tinggal. Sehingga Anda dapat mengajak si penjual tersebut ketemuan dan dapat melihat langsung kondisi dari sparepart tersebut. Alhasil, tidak ada yang namanya penyesalan.

4. Berapa Harga Jualnya

Harga jual spareparts bekas tentu lebih murah dibandingkan yang baru. Nah, apabila harga sparepart yang hendak Anda beli terlalu mahal, sebaiknya cari penjual lain. Lain halnya kalau kondisi sparepart tersebut masih sangat mulus, harga tinggi masih masuk akal.

Ingat, jangan pernah tergiur pada harga sparepart yang terlalu murah. Apalagi kalau harganya 80% – 90% dibandingkan harga sparepart baru. Dapat dipastikan kalau sparepart tersebut tidak dapat dipakai lagi atau bahkan sparepart-nya palsu!

5. Apakah Sparepart Masih Memiliki Garansi?

Saat membeli sparepart, jarang sekali ditemukan sparepart yang masih bergaransi. Kebanyakan sparepart yang dijual biasanya sudah bekas pakai kira-kira 1 – 2 tahunan. Jadi, jangan pernah berharap bisa mendapatkan sparepart bekas yang bergaransi ya!

6. Mengetahui Alasan Sparepart Tersebut Dijual

Tips terakhir yang tak kalah pentingnya yaitu menanyakan kepada si penjual alasan sparepart tersebut dijual. Kalau alasannya logis, lanjutkan ke tahap negosiasi selanjutnya. Kalau alasannya tidak logis dan si penjual berusaha mengalihkan pembicaraan, dapat dipastikan sparepart yang dijual abal-abal alias kondisinya sudah rusak.

Apakah Pembelian Sparepart Bekas Dianjurkan?

Nah, ini dia inti dari semua tips mengenai pembelian sparepart bekas. Jujur saja, pembelian sparepart bekas agak kurang dianjurkan. Mengapa? Karena kondisi dan kualitasnya yang sudah menurun. Besar juga kemungkinan sparepart bekas akan merusak komponen lain di dalam mobil.

Membeli sparepart bekas sama halnya seperti membeli baju bekas yang akan mempengaruhi penampilan dari penggunanya. Mobil yang diberikan sparepart bekas memiliki performa yg tentu nya tidak seoptimal barang baru pastinya.
namun jika dana yang tersedia sementara untuk barang bekas, mungkin masih bisa di pakai untuk sementara waktu dulu.

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Previous Post AC Mobil Honda Mobilio Tidak Dingin? Ini Dia Cara Mengatasinya!
Next Post Cara Mengatasi Mobil yang Overheat Dengan Mudah dan Cepat

Tinggalkan Balasan