7 Langkah Mudah Mengukur Tekanan Freon AC Pada Mobil Pribadi

Apa Saja Akibat Jika Tekanan Freon AC Berlebihan?

Bagaimana Cara Mengukur Tekanan Freon AC Mobil?

AC mobil memiliki beberapa komponen yang saling terikat satu dengan yang lain. Apabila salah satu dari komponen tersebut rusak, maka kinerja ac tidak lagi maksimal. Suhu udara yang dihembuskan juga tidak dingin.

Salah satu komponen ac yang mungkin sering kamu dengar yaitu freon atau difregerant. Freon sendiri berupa cairan yang fungsinya untuk memberi hawa sejuk sehingga hawa di dalam kabin mobil menjadi sejuk. Pada sistem kerja ac, takaran dari freon haruslah pas. Kelebihan dan kekurangan freon akan menyebabkan masalah.

Apa Saja Akibat Jika Tekanan Freon AC Berlebihan?

  • Pada saat kelebihan freon, pipa ac akan mengalami tekanan tinggi sehingga arus listrik ke bagian magnet clutch akan putus. Sedangkan pada saat tekanan pipa ac rendah, arus listrik malah akan mengalir dengan baik ke bagian magnet clutch
  • Suhu udara di dalam kabin mobil tidak dingin. Pemutaran suhu ac ke level tertinggi juga tidak berguna karena hasilnya nihil
  • Beban yang ditanggung oleh mesin akan bertambah, sehingga mobil akan terasa berat setiap kali ac dinyalakan. Mengapa demikian? Karena kompresor pada ac mobil akan bekerja lebih keras untuk memompa refrigerant pada sirkulasi kerja ac agar suhu di dalam kabin tetap sejuk
  • Kondensor akan lebih cepat panas karena kinerjanya semakin tinggi

Kelebihan freon ac salah, kekurangan freon ac juga sebenarnya salah. Apabila freon ac berkurang, maka saklar yang terdapat pada komponen ac tidak terhubung dan relay magnetic clutch. Hal ini akan menyebabkan kompresor ac mati atau tidak berputar.

Adapun tanda-tanda freon ac mulai berkurang atau habis, antara lain:

  • Kompresor ac mati atau tidak berputar sama sekali
  • Suhu yang dihembuskan ac mobil menjadi tidak dingin akibat kompresor ac nya tidak berputar
  • Extra fan juga tidak akan berputar walaupun ac mobil dihidupkan

Bagaimana Cara Mengukur Tekanan Freon AC Mobil?

Untuk mengukur tekanan freon ac mobil, kamu membutuhkan alat bernama manifold gauge. Alat ini secara otomatis akan menunjukkan apakah tekanan freon tinggi ataupun rendah. Tekanan tinggi biasanya ditunjukkan dengan garis merah. Sedangkan, tekanan rendah biasanya ditunjukkan dengan garis biru.

Adapun ukuran tekanan pada freon ac mobil, yaitu:

  • Tekanan rendah: ketika tekanannya antara 15 – 30 psi
  • Tekanan tinggi: apabila tekanannya berada antara 160 – 250 psi

Manifold gauge terdiri dari 5 bagian penting di dalamnya. Adapun 5 bagian penting tersebut, yaitu: skala ukuran tekanan, kran, selang (hose), coupler atau kopel atau naple, dan sightglass (bagian yang menunjukkan isi freon pada alat ukur).

Sebelum memulai pengukuran freon ac mobil, kamu harus mengenali kelima bagian tersebut dengan baik. Tujuannya agar proses pengukuran berjalan dengan baik, kamu juga dapat mengetahui tekanan freon ac dengan mudah.

Langkah-langkah untuk mengukur freon

  • Pastikan kran dari manifold gauge tertutup sesuai dengan arah gerakan jarum jam. Kondisi ini berlaku untuk jenis kran rndah maupun kran tinggi
  • Apabila posisi kran benar-benar tertutup, mulailah memasang naple biru pada service valve ac yang tekanannya rendah. Sedangkan naple berwarna merah untuk service valve ac yang tekanannya tinggi. Pastikan kamu memasang naple yang benar karena letak atau posisi naple pada setiap jenis ac mobil berbeda-beda
  • Untuk memudahkan proses pemasangan naple, pasang naple ac dengan gerakan memutar. Dimana bagian atas ac diputar berlawanan dengan arah jarum jam. Kemudian tarik kancingan bawah sesuai arah panah agar naple dapat masuk ke bagian service valve dengan pas. Langkah ini berlaku pada ac bertekanan tinggi maupun rendah
  • Selanjutnya, kamu akan mendengarkan suara “klik” jika pemasangan naple ac telah sesuai pada tempatnya
  • Putarlah kedua kancingan pada ac bertekanan tinggi maupun rendah (warna merah atau biru) searah jarum jam. Bisa juga ke arah open agar bagian service valve terbuka dan freon akan mengalir dengan baik. Tekanannya juga dapat dibaca dengan mudah melalui alat ukur
  • Hasil yang ditunjukkan oleh alat ukur atau manifold gauge biasanya hampir sama karena ac mobil belum dinyalakan. AC yang berada dalam tekanannya dalam keadaan normal akan menunjukkan angka 70 – 90 psi, sehingga mesin mobil masih tetap dalam keadaan dingin. Pastikan kamu dapat membaca tekanan ada alat ukur dengan jelas. Jika ukurannya tidak terbaca, berarti ada yang salah pada alat ukurnya
  • Hidupkan mesin, dan hidupkan ac mobil. Saat ac mobil dinyalakan, ac mobil tekanan rendah akan berada di level 20 – 30 psi. Sedangkan ac mobil tekanan tinggi akan berada di level 170 – 250 psi

Tekanan yang ditunjukkan pada freon ac mobil berbeda antara ac bertekanan rendah dan tinggi. Untuk itu, kamu perlu memahami tekanan apa yang ada pada ac mobil milikmu. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui tekanan normal freon ac nya.

Kesimpulan

Untuk mengetahui normal atau tidaknya freon ac mobilmu juga sangat mudah. Pada saat mobil mati, tekanan normalnya 20 psi (tekanan rendah) dan 180 psi (tekanan tinggi). Sedangkan saat mobil dinyalakan, tekanan normalnya juga akan meningkat, yaitu 25 psi (tekanan rendah) dan 220 psi ( tekanan tinggi).

Agar freon ac mobilmu tetap awet, usahakan untuk melakukan pengukuran terhadap tekanan ac nya secara rutin. Pastikan tekanan freon ac tidak melebih 250 psi pada rpm tinggi. Apabila tekanannya lebih dari 250 psi, dapat dipastikan freon ac menjadi cepat rusak.

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

 

Satu pemikiran pada “7 Langkah Mudah Mengukur Tekanan Freon AC Pada Mobil Pribadi

  1. sesi “KESIMPULAN” gak salah admin? bknnya saat mobil belum dinyalakan tekanan low dan hight sama? jadi bingun pembaca?

Tinggalkan komentar