Apa Saja yang Harus Dilakukan Biar Kompresor AC Mobil Awet dan Tahan Lama

Jangan Paksa Kompresor Bekerja Saat Suhu Kabin Masih Panas

Kondisi AC mobil akan sangat dipengaruhi oleh kondisi kompresor. Si jantung AC mobil ini sehat, maka seluruh sistem pendinginan di mobil pun akan sehat. Selain sehat, kompresor yang bisa awet dan tahan lama pun menjadi keinginan para pemilik mobil. Nah, berikut ini ada sejumlah hal yang bisa dilakukan agar kompresor AC mobil awet dan tahan lama.

1.Nyalakan dan Matikan AC mobil saat RPM rendah

Ini merupakan hal yang sederhana tapi kerap dilupakan para pemilik mobil. Jangan biasakan menyalakan AC mobil dalam kondisi RPM tinggi. Karena hal ini hanya akan mempercepat umur kompresor AC mobil.

Kompresor akan berputar dengan bantuan magnetic clutch yang terdiri dari puli dan center piece. Ketika AC mobil dinyalakan atau dimatikan saat berada dalam kondisi RPM tinggi maka akan terjadi gesekan yang keras antara puli dengan center piece. Jika sering mengalami kondisi ini maka kedua komponen itu pun bakal cepat mengalami kerusakan.

Meski tidak menjadi bagian utama dari kompresor, puli dan center piece, merupakan penghubung antara putaran mesin dengan kompresor. Ketika center piece atau puli sudah rusak akan berakibat buruk bagi kompresor AC mobil. Putaran yang diterima kompresor menjadi tidak stabil dan jika tidak kunjung diperbaiki akan berakhir dengan kerusakan.

2.Rutin periksa kondisi Magnetic Clutch

Kondisi magnetic clutch akan sangat bepengaruh terhadap kinerja kompresor. Magnetic clutch sehat maka kompresor pun bisa bekerja dengan baik. Karena itu, saat membersihkan kondensor luangkan waktu untuk melihat kondisi magnetic clucth. Mumpung kap mesin sedang terbuka. Lihat apakah putaran center piece dan puli masih stabil atau mulai macet.

Caranya cukup dengan menyalakan AC mobil. Perhatikan saja putaran pada center piece. Amati sekitar 2-3 menit saja setelah mesin mobil dalam kondisi stabil. Kalau memang putaran mulai tidak stabil, itu menjadi pertanda harus dilakukan penggantian magnetic clutch.

3.Panaskan AC mobil bersama mesin

Seperti halnya mesin, AC mobil pun harus tetap dijaga kondisinya dengan dipanaskan. Kalau memang mobil Anda hanya dipakai pada akhir pekan, saat memanaskan mesin jangan lupa juga untuk menjalankan AC mobil. Tunggu hingga mesin stabil baru AC mulai dinyalakan. Tak perlu lama-lama. Cukup 3 menitan saja atau sampai terasa dingin secara merata di dalam kabin.

Cara ini dilakukan agar seluruh komponen AC mobil tetap bekerja dengan baik. Gerakan piston di dalam kompresor akan tetap lancar karena oli tidak mengering. Ibarat badan yang jarang olahraga, kalau tidak pernah bergerak pasti akan kaku.

4.Bersihkan kabin mobil

Kabin yang bersih akan membuat penumpang merasa nyaman. Bagi kompresor, kabin yang bersih berarti kerja yang ringan. Pasalnya, dia tidak perlu bekerja keras menghisap freon dari arah evaporator. Karena kondisi kabin yang kotor otomatis akan membuat evaporator ditumpuki kotoran dan membuat kompresor bekerja lebih keras.

Kalau sering dipakai, setidaknya seminggu sekali jok dan karpet dibersihkan dengan penghisap debu. Sementara kotoran dan debu yang menempel di dashboard dan plafon bisa dilap dengan lap basah.

5.Ganti saringan udara

Membersihkan kabin akan lebih lengkap jika sekalian dengan melihat kondisi saringan udara. Komponen ini merupakan benteng bagi kabin dari “serangan” kotoran dan partikel yang tidak diinginkan. Jika sudah berada dalam kondisi sangat kotor sebaiknya diganti saja dengan yang baru. Kalau memang masih sedikit kotoran yang menempel bisa coba dibersihkan dengan menggunakan kompresor bertekanan tinggi.

6.Jangan nyalakan AC saat kabin panas

Ini juga kerap menjadi kebiasaan buruk para pemilik mobil. Ketika mobil parkir di luar gedung dan terkena sinar matahari, suhu di dalam kabin memang otomatis akan bertambah tinggi. Saat kembali ke mobil, AC mobil segera dinyalakan. Tujuannya adalah agar suhu di dalam kabin bisa segera turun.

Namun ternyata hal ini justru akan membuat kompresor bekerja lebih keras untuk mendinginkan suhu kabin yang panas. Karena itu, ada baiknya membuka pintu dan jendela sebelum menyalakan AC. Sehingga kompresor AC mobil pun tidak sampai “kelelahan” untuk membuat suhu kabin kembali dingin.

7.Lakukan Service Rutin

Hal terakhir yang harus dilakukan agar kompresor AC mobil lebih awet dan tahan lama adalah selalu rutin melakukan service kompresor AC mobil. Idealnya adalah setiap 10.000 atau 20.000 km, tergantung kondisi jalan yang biasa dilalui. Atau setidaknya setahun sekali.

Dalam setiap waktu service, akan dilakukan penggantian oli kompresor AC mobil. Dengan kondisi oli yang selalu terjaga dengan baik kerja kompresor bakal lebih ringan dan bisa tahan lama.

Untuk mendapatkan service ac mobil dengan kualitas pelayanan prima, mampir saja ke Bengkel AC mobil Ciledug atau Bengkel AC mobil Bintaro. Keduanya merupakan cabang dari bengkel AC mobil Rotary Bintaro. Di bengkel ini, segala macam masalah yang terkait AC mobil bisa mendapatkan solusi yang memuaskan.

Pembahasan soal hal-hal yang harus dilakukan agar kompresor AC mobil awet dan tahan lama ini pasti punya manfaat. Yuk sebarkan manfaat ini kepada sahabat dan teman terdekat Anda.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Tinggalkan komentar