Cara Mengatasi Mobil yang Overheat Dengan Mudah dan Cepat

Bagaimana Cara Mengetahui Mesin Mobil Overheating?Bagaimana Cara Mengatasi Mesin Mobil Overheat?

Semua pengendara mobil pasti pernah mengalami yang namanya mesin overheat. Mesin overheat adalah kondisi dimana suhu pada mesin mobil terlalu tinggi. Sehingga menyebabkan mesin mobil overheat dan mengeluarkan asap.

Bagaimana Cara Mengetahui Mesin Mobil Overheating?

Setiap kali mesin mobil dihidupkan, jarum jam pada mesin rpm akan bergerak mengikuti laju atau kecepatan mobil. Saat jarum jam tersebut berputar mendekati huruf H, berarti suhu pada mesin mobil akan terus meningkat. Apabila jarum terus berputar sampai ke H, hanya menunggu 5 menit, mobil Anda dipastikan mogok di tengah jalan.

Apabila jarum jam rpm hampir berada di huruh H, sebaiknya Anda mengurangi kecepatan berkendara dan bahkan berhenti sejenak agar mesin mobil kembali netral. Setelah itu, barulah melanjutkan perjalanan.

Bagaimana Cara Mengatasi Mesin Mobil Overheat?

Mesin overheat sangatlah ditakutkan, apalagi jika terjadi di tengah-tengah perjalanan di malam hari. Tentu akan sangat menyeramkan! Pertanyaannya, siapakah yang akan menolong Anda? Jangan panik! Ini dia cara mengatasi mobil overheat dengan mudah dan cepat:

1. Parkir di Pinggir Jalan Sambil Matikan Mesin Mobil

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera pinggirkan mobil Anda ke sudut jalan. Apabila kondisi tidak memungkinkan, silahkan mengendarai mobil sampai Anda benar-benar menemukan tempat untuk memarkirkannya.

Setelah itu, Anda perlu mematikan mesin mobil tersebut. Mengapa? Tujuannya agar kerusakan akibat overheat tidak terlalu parah. Sehingga komponen lainnya masih bagus dan tidak mengalami kerusakan sama sekali.

2. Buka Kap Mesin Mobil

Mesin yang overheat tidak boleh dibiarkan terlalu lama menahan panas. Silahkan buka bagian kap mesin mobil dan biarkan panas keluar sedikit demi sedikit melalui kap tersebut. Cara membuka kap mesin sangatlah mudah. Anda cukup mengambil tuas, lalu mencungkil penutup mesinnya. Setelah tuas tidak digunakan, silahkan simpan tuas tersebut. Jangan biarkan tuas berada di dekat radiator kalau Anda tidak mau terkena panas dari radiator tersebut.

Setelah kondisi mesin kembali seperti semula, barulah Anda dapat melanjutkan perjalanan. Ingat, selalu sediakan alat atau perkakas sederhana untuk membantu dirimu saat kejadian yang tidak diinginkan terjadi di tengah jalan. Alhasil, Anda tidak perlu repot-repot meminta bantuan karena semua alat yang dibutuhkan sudah tersedia.

3. Hindari Membuka Tutup Radiator

Langkah selanjutnya yaitu membiarkan bagian radiator dingin secara perlahan. Jangan pernah membuka tutup radiator yang masih terlalu panas. Hal ini akan sangat berisiko, dimana tangan Anda akan terkena panas tersebut dan menimbulkan luka bakar.

Untuk mengetahui apakah radiator sudah dingin atau belum, Anda bisa memegang bagian tutup radiator 1 detik. Lakukan layaknya ketika Anda ingin minum kopi, ulurkan salah satu jari, lalu celupkan ujung jari ke dalam kopi.

 

4. Periksa Cadangan Air di Dalam Radiator

Radiator manapun dan jenis apapun pasti memiliki cadangan air di dalamnya. Letak cadangan air ini berada di atas radiator ini sendiri. Sehingga Anda dapat melihat persediaan airnya, apakah masih cukup atau tidak. Apabila ketinggian air berkurang 75%, tentu akan sangat berbahaya saat Anda melanjutkan perjalanan.

Sebaiknya Anda mengambil air dingin, lalu tuangkan pada bagian tabung radiator. Isilah secukupnya saja, artinya mencapai batasan garis yang tertera pada bagian ujung tabung. Pengisian air tambahan bisa dilakukan saat mesin mobil dalam keadaan panas sekalipun. Lain halnya jika mobil Anda tidak memiliki tabung radiator cadangan. Sehingga Anda perlu menunggu hingga radiator tersebut dingin secara perlahan. Harap bersabar!

5. Bersihkan Radiator Secara Berkala

Bukan hanya komponen AC mobil saja yang bisa kotor. Namun, radiator mobil juga mengalami hal yang sama. Saat radiator mobil kotor, sirkulasi air di dalam radiator tidak akan lancar. Terhambatnya sirkulasi air akan menyebabkan air di dalam tabung radiator tertahan.

Kalau sudah seperti ini, Anda tidak bisa melakukan apa-apa. Anda membutuhkan bantuan orang lain. Apabila posisi Anda parkir berdekatan dengan bengkel, langsung bawa mobil tersebut ke bengkel. Biarkan teknisi membersihkan tabung radiator dengan cairan khusus untuk tabung radiator itu sendiri. Cairan khusus ini sangatlah ampuh untuk mengangkat semua kotoran yang ada di dalam tabung radiator.

Untuk maintenance agar tabung radiator awet, lakukan pembersihan secara berkala. Misalnya, sekali 6 bulan.

6. Cari Komponen yang Mengalami Kebocoran

Apabila Anda menemukan kepala silinder radiator rusak, kemungkinan besar komponen radiator mengalami kebocoran. Mintalah bantuan teknisi radiator untuk mencari kebocoran. Apabila Anda paham betul mengenai mesin mobil, silahkan cek sendiri komponen yang bocor.

Mobil mogok di tengah jalan karena overheat? Tidak perlu khawatir lagi! Manfaatkan ilmu otomotif yang Anda miliki untuk mengatasinya, tentunya dengan langkah-langkah yang tepat seperti yang telah dijelaskan di atas. Kalau Anda tidak menguasai ilmu otomotif, pihak ketiga menjadi solusi. Silahkan hubungi teknisi atau minta bantuan masyarakat setempat untuk membantu Anda memperbaiki mesin mobil yang overheat.

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Tinggalkan komentar