7 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Menyetir Mobil Manual - Rotary Bintaro - Bengkel AC Mobil & Supplier Spare Part AC Mobil

Pengendara mobil manual sering kali di cap sebagai pengendara yang memiliki skill yang oke, berbeda dengan pengendara mobil matic. Wajar lah, soalnya menyetir di mobil manual memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Pengemudi juga kerap kali direpotkan dengan tiga posisi pedal berbeda yang waktu belajarnya bisa memakan waktu selama berminggu-minggu.

Setelah Anda lulus belajar menyetir mobil manual, jangan sombong dulu. Soalnya, para pengemudi mobil ini sering didapati melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menyetir mobil manual. Agar berkendara tetap selamat sampai ke tempat tujuan, ada tujuh poin penting yang harus dicatat dan sebisa mungkin dihindari. Diantaranya:

1. Menginjak Kopling dan Gas Ketika Memberhentikan Mobil

Mengemudi di jalanan macet memang menjadi tantangan tersendiri. Pengemudi juga harus lebih hati-hati untuk memberikan perintah stop dan go pada pedal kopling. Tapi, beberapa pengemudi sering keliru dengan seenaknya menginjak pedal kopling dan gas secara bersamaan saat hendak memberhentikan mobil. Padahal, hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan.

Apabila kopling dan gas diinjak secara bersamaan, yang ada transmisi mobil jadi lebih cepat rusak. Selain itu, mobil juga bisa terpental karena tekanan gas terlalu besar.

2. Membiarkan Posisi Kaki di Pedal Kopling secara Terus-Menerus

Banyak pengendara yang sering meletakkan kakinya di pedal kopling saat lampu merah. Alasannya sangat sederhana yaitu agar selalu siap siaga saat lampu merah berganti ke lampu hijau, sehingga berkendara pun jauh lebih cepat. Kalau prinsipnya seperti ini, salah besar ya.

Menaruh kaki di pedal kopling sama saja dengan memberi tekanan ke pedal itu sendiri. Walaupun tekanannya sangat kecil, tapi karena tidak ada perintah untuk menggerakkan mobil, pedal kopling bisa lebih cepat aus. Selain cepat aus, mesinnya juga jadi lebih boros bahan bakar.

3. Terlalu Mengandalkan Fungsi Rem

Beberapa pengemudi hanya mengandalkan rem saat hendak memberhentikan mobil. Boleh saja, tapi pengemudi juga bisa mengandalkan engine brake. Tujuannya cuma satu yaitu untuk mengurangi beban pada rem, sehingga umurnya lebih panjang, konsumsi bahan bakar pun jadi lebih irit.

4. Menekan Gas Hingga Mentok Saat RPM Rendah

Kebiasaan ini dinamakan kick down. Kebanyakan pengendara menekan gas sampai mentok agar mobil dapat melaju dengan kecepatan maksimal. Padahal, menekan gas saat rpm rendah dapat memperpendek umur mesin dan transmisi mobil. Kalau mau meningkatkan kecepatan, lebih baik mengganti posisi gigi secara bertahap, bukan menekan gas sampai mentok.

5. Menggunakan Transmisi Secara Asal-Asalan untuk Menaikkan Kecepatan

Poin ini sudah menjadi kebiasaan dari kebanyakan pengemudi mobil. Menginjak gigi secara asal-asalan ternyata dapat membahayakan mesin dan keselamatan. Mengebut dengan gigi asal-asalan juga akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sehingga mobil jadi lebih boros. Ada baiknya jika pengemudi menggunakan gigi yang tepat untuk meningkatkan kecepatan agar getaran mesin mobil tetap halus.

6. Menekan Kopling Saat Mengerem

Ada pengemudi yang sengaja atau tidak sengaja menekan kopling saat mulai mengerem. Hal ini sebenarnya tidak perlu karena fungsi kopling sebenarnya tidak untuk mengerem, melainkan untuk memutuskan koneksi antara mesin dengan transmisi. Kalau hal ini sering dilakukan, yang ada mesin mobil akan menanggung beban yang lebih berat yang dapat mengakibatkan roda mobil jadi lepas dari kampas rem dan engine brake.

Booking Service7. Memindahkan Transmisi Tanpa Menekan Pedal Kopling

Hal ini menjadi salah satu kebiasaan orang yang baru belajar naik mobil manual. Tapi, kejadian ini juga bisa terjadi pada orang yang sudah sering menyetir mobil manual. Ketika ingin memindahkan tranmisi, sebaiknya tekanlah pedal kopling terlebih dahulu agar umur gear mobil tetap awet dan tahan lama.

Itulah 7 hal yang tidak boleh dilakukan saat menyetir mobil manual. Satu poin yang tidak kalah penting adalah tetap jaga konsentrasi selama menyetir, khususnya saat memindahkan tuas transmisi. Kalau Anda sampai kehilangan konsentrasi, kejadian buruk pun tidak dapat dielakkan.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Previous Post 7 Cara Mudah Merawat Mobil Matic Supaya Performanya Tetap Oke
Next Post Tips Membersihkan Jamur yang Menempel pada Kaca Mobil

Tinggalkan Balasan