Apa Saja Pertanda yang Terjadi Saat AC Mobil Rusak?

AC Rusak memang tidak semua orang mengetahui gejalanya, sehingga cenderung tidak sensitive ketika gejalanya datang. Sebagian orang saat ini menjadikan AC sebagai bagian dari gaya hidup baik AC di ruangan seperti rumah atau kantor, hingga AC pada mobil. Penggunaannya yang terbilang mudah hanya dengan menekan tombol ON pada remote, maka suhu ruangan pun akan menjadi lebih sejuk, begitu pula pada kendaraan roda empat hanya dengan menyalakan mesin mobil sudah dapat menyalakan AC.

Mudahnya penggunaan AC mobil yang dapat diketahui pemilik mobil tidak diiringi dengan memahami gejala-gejala AC Rusak, sehingga ketika sudah tidak terasa dingin baru dilakukan perawatan. Seharusnya agar tetap memberikan suhu dingin di mobil perlu dilakukan perawatan rutin untuk mencegah kerusakan fatal seperti tidak berfungsinya atau AC rusak.

Berikut gejala-gejala AC rusak yang perlu diketahui, antara lain :

  1. AC Mobil Mati

AC mati atau tidak menyala, gejala ini belum tentu disebabkan karena adanya kerusakan. Oleh karenanya periksa terlebih dulu sambungan listriknya ada masalah atau tidak, misalnya pada sekring. Jika tidak ada masalah kemungkinan besar penyebabnya berasal dari relay, kabel, magnetic clutch, motor blower dan lainnya.

  1. Terdapat tetesan air

Gejala ini umumnya disebabkan adanya penyumbatan pada bagian selang pembuangan air evaporator. Penyebab nya biasanya karena evaporator yang terlalu kotor dan evaporator kotor juga dapat menyebabkan ac tidak optimal dan hembusan angin menjadi lemah sehingga terasa kurang dingin.

  1. AC Mobil Tidak Dingin

Hembusan angin tetap ada namun tidak terasa dingin sama sekali, Gejala ini umumnya terjadi karena freon yang berkurang atau habis yg di sebabkan oleh kebocoran pada system ac mobil. Oleh karena itu bila mengalami gejala ini jangan dibiarkan, segera tindak lanjuti untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.

  1. AC Mobil Bising / Suara Kasar

Suara AC mobil yang bising bisa merupakan pertanda terjadinya kerusakan kompresor. Entah itu karena oli kompresor berkurang, atau kondisi bearing, piston maupun silinder yang telah oblak / aus. Oleh karena itu, periksalah kondisi kompresor AC mobil anda secara berkala.

Dari gejala-gejala tersebut Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sebelum mengalami kerugian yang lebih besar pada AC rusak yang Anda miliki. Karena salah-salah, AC mobil rusak bisa menyebabkan kebakaran, dengan kerugian yang tentunya lebih besar dari perawatan AC mobil anda.Perawatan rutin perlu dilakukan paling sedikitnya tiga bulan sekali agar kinerja AC tetap optimal. Di setiap bengkel mobil tidak selalu disediakan jasa perawatan AC mobil, namun jasa tersebut lebih khusus dan terpisah dari bengkel. Walaupun memang ada juga bengkel yang menyediakan jasa tersebut sehingga dapat Anda manfaatkan agar lebih efisien waktu.

Banyak membaca untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam perawatan AC yang tidak rutin dapat membuat Anda lebih peka terhadap gejala-gejala yang terjadi. Hal tersebut berguna sehingga ketika datang ke bengkel mobil Anda tidak dimanfaatkan oleh pihak bengkel untuk mengganti bagian yang belum rusak, maka dari itu lebih baik datang ke bengkel ac mobil recommended atau yang telah terpercaya.

Semoga berguna. Senang bisa berbagi.

Tinggalkan Balasan