Cara Mudah Mengkilapkan Mobil

Jenis Cat Apa yang Baik untuk Mengkilapkan Mobil?

Kalau bisa memilih, siapapun pasti ingin mobilnya tetap bersih dan kinclong. Setuju? Agar impian punya mobil kinclong terwujud, kamu perlu merawat mobil tersebut sebaik mungkin. Caranya cukup dengan membawa mobil tersebut ke “salon”.

Banyak orang bilang kalau mobil kinclong hanya dimiliki oleh mobil-mobil mahal. Anggapan ini tentu saja salah. Pasalnya mobil mahal sekalipun kalau sudah berumur, warnanya pasti mulai memudar, ditambah lagi minimnya perawatan, pasti kinclongnya akan berkurang. Jadi, jangan pernah minder kalau punya mobil keluaran lama. Asalkan kamu rajin merawat mobil tersebut, pasti mobilmu tetap ganteng seperti yang kamu harapkan.

Cara Mudah Mengkilapkan Mobil

1. Cuci Mobil dengan Kit Sampo

Cara pertama yang perlu dilakukan yaitu mencuci mobil dengan kit sampo. Seperti yang kita tahu, butiran busa yang ada di dalam sampo jauh lebih lembut dibandingkan deterjen. Sehingga sampo lebih baik untuk menjaga bodi mobil agar tetap kinclong.

Cucilah mobil Anda setidaknya sekali dalam seminggu untuk kilap mobil tetap terjaga. Apabila kamu tidak punya waktu, silahkan titip mobilmu ke bengkel untuk dicuci. Walaupun kotoran yang menempel di mobil masih sedikit, tidak ada salahnya untuk langsung mencuci mobil. Jangan biarkan kotoran menempel terlalu lama karena akan merusak lapisan cat pada bodi mobil.

2. Cuci Mobil dengan Wax

Cara lain untuk mengkilapkan mobil yaitu dengan mencuci mobil dengan wax. Penggunaan wax terbukti lebih aman tanpa merusak permukaan bodi mobil. Namun, pengolesan wax haruslah hati-hati. Berikut mekanisme mengkilapkan mobil dengan menggunakan wax.

  • Parkirkan kendaraanmu di tempat yang sejuk yang aman dari sinar matahari langsung
  • Cuci mobil secara keseluruhan menggunakan kit sampo. Kandungan bahan kimia yang ada di dalam sampo dipastikan lebih aman dibandingkan pembersih lainnya
  • Biarkan mobil mengering dengan sendirinya. Agar proses pengeringan cepat, kamu dapat mengeringkannya dengan menggunakan kain
  • Siapkan wax, obat poles, spons atau sikat, dan kain lembut berbahan katun atau mengandung microfiber
  • Oleskan obat poles pada spons atau sikat. Lalu, gosokkan spons tersebut pada bodi mobil secara keseluruhan. Lakukan pemolesan dengan gerakan memutar agar hasilnya lebih maksimal
  • Biarkan obat poles mengering. Tunggu kira-kira 15 menitan
  • Setelah kering, bersihkan sisa kotoran obat poles yang menempel dengan kain kering. Lakukan secara bertahap dari satu sisi ke sisi lainnya
  • Selanjutnya, ambil wax yang sudah disediakan tadi. Proses waxing hampir sama dengan proses obat poles. Hanya saja, waxing jauh lebih ringan dibandingkan obat poles
  • Gosokkan wax pada bodi mobil secara keseluruhan. Setelah itu, diamkan selama 5 menitan sampai mengering
  • Bersihkan sisa-sisa kotoran wax menggunakan kain lembut yang mengandung microfiber. Lakukan dengan bertahap

Proses waxing sangat baik untuk mengkilapkan mobil. Agar kilap mobil tetap terjaga, lakukan waxing minimal sekali sebulan. Selain mengkilapkan, proses waxing juga dipercaya mampu menjauhkan mobil dari perkembangbiakan jamur.

3. Cuci Mobil Setelah Kehujanan

Meskipun air hujan tidak menyisakan kotoran pada bodi mobil, alangkah baiknya jika mobil yang kehujanan langsung dibersihkan. Air hujan mengandung zat kimia yang dipercaya dapat mengurangi kilau mobil.

Setelah kehujanan, cucilah mobil menggunakan sabun khusus atau kit sampo agat kilaunya tetap kembali seperti semula. Kalau kamu tidak punya waktu untuk membersihkan mobil dengan sampo, siram saja mobil tersebut pakai air sampai bersih.

4. Parkir Mobil di Tempat yang Teduh

Radiasi sinar matahari tidak hanya berbahaya pada kulit manusia, tapi juga berbahaya bagi bodi mobil. Sinar matahari dipercaya dapat merusak susunan cat pada mobil, sehingga mobil lebih mudah terlihat kusam. Selain itu, kebanyakan bodi mobil juga terbuat dari lapisan seng, sehingga tidak terlalu tahan terhadap panasnya sinar matahari.

Untuk menghindari kerusakan dini, sebaiknya parkirkanlah mobilmu di tempat yang sejuk atau teduh. Kalau perlu, parkirkan mobilmu di basement agar lebih aman dari pancaran sinar matahari.

5. Jangan Tutup Mobil Ketika Masih Basah

Sehabis mencuci mobil, biasakan untuk mendiamkan mobil hingga kering terlebih dulu. Setelah itu, barulah bungkus mobilmu dengan sarung. Jangan pernah membungkus mobil yang masih basah. Hal ini akan membuat susunan cat mobil memudar, sehingga mobil akan terlihat kusam.

Untuk mempercepat proses pengeringan, gunakan kain lap berbahan tebal yang mudah menyerap air. Pastikan kain tersebut terbuat dari katun atau microfiber agar tidak terjadi pengelupasan ada lapisan cat mobil.

6. Gunakan Kit Khusus Setelah Mencuci Mobil

Sehabis mencuci mobil, alangkah baiknya jika seluruh bagian mobil diberi kit khusus. Oleskan kit secara merata ke seluruh bodi mobil. Pemberian kit berfungsi untuk mengangkat sisa-sisa kotoran kecil yang menempel pada mobil, sehingga mobil tetap mengkilap seperti baru.

Ada banyak jenis kit mobil yang dijual di pasaran, misalnya merk “kit”. Merk yang satu ini paling banyak digunakan oleh pengguna mobil karena kualitasnya terbukti bagus. Untuk masalah harga, sudah pasti ekonomis. Berkisar Rp 50 ribuan saja.

7. Mengkompon Mobil

Langkah terakhir agar mobilmu tetap “ganteng” adalah mengkompon mobil. Perlu diingat, pengolesan kompon tidak hanya di bagian yang memiliki baret atau goresan saja. Namun, oleskan kompon ke seluruh bodi mobil, termasuk celah-celah sekalipun.

Penggunaan kompon dipercaya ampuh dapat mengkilapkan mobil dengan cepat. Cara mengkompon mobil juga sangatlah mudah. Kamu hanya perlu membeli kompon, menaruhnya ke kain, lalu mengoleskannya ke mobil.

Namun, penggunaan kompon tidak baik dilakukan secara rutin karena dipercaya dapat mengikis susunan cat pada mobilmu. Alangkah baiknya jika pemberian kompon dilakukan sekali dalam tiga bulan.

Jenis Cat Apa yang Baik untuk Mengkilapkan Mobil?

Mobil akan terlihat lebih “ganteng” jika dirawat secara rutin. Ketika susunan catnya mulai memudar, alangkah baiknya jika kamu mengecat ulang mobil agar warnanya kembali kinclong seperti semula.

Jenis cat yang paling banyak digunakan adalah cat duco, baik dengan sistem oven maupun tidak. Cat ini terbukti tahan lama, hasilnya juga memuaskan. Namun, tetap membutuhkan perawatan rutin ya. Kalau kamu tidak punya waktu untuk merawat mobil, cukup antarkan mobilmu ke “salon” terdekat. Mudah, kan?

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Previous Post 5 Cara Mudah Mengatasi Baret Pada Mobil Anda
Next Post Sering Mematikan Mobil Secara Tiba-Tiba? Waspadai Bahaya Berikut Ini

Tinggalkan Balasan