Rate this item
  • 0.00 / 5 5
(0 votes)

Evaporator yang Kotor dan Bocor Bisa Diantisipasi dengan Perawatan Rutin

Sebagai salah satu komponen utama, evaporator AC mobil tidak akan lepas dari masalah. Masalah yang kerap terjadi pada evaporator adalah kebocoran. Komponen yang berfungsi mendinginkan freon yang disemprotkan dari expansion valve ini menjadi kurang berfungsi ketika ada bagian yang bocor. Freon malah banyak yang terbuang melalui lubang kebocoran. Kabin mobil pun tidak akan terasa dingin.

Masalah lain yang juga sering dialami evaporator adalah membeku. Hal ini bisa terjadi akibat evaporator tertutup debu dan kotoran. Padahal kompresor terus menerus menyemprotkan freon ke arah evaporator. Karena tertahan, freon dingin yang masuk ke evaporator hanya berkumpul dan menjadi beku.

Selain kotoran yang menumpuk pada evaporator akibat kurang perawatan, pembekuan juga bisa terjadi karena ada masalah pada expansion valve atau thermostat. Karena itu, evaporator mutlak mendapat perawatan agar kinerjanya bisa maksimal. Apa saja yang harus dilakukan untuk merawat evaporator AC mobil?

1.Rajin membersihkan kabin

Kabin yang selalu bersih akan membantu evaporator untuk bisa berumur panjang. Karena evaporator akan menghisap udara yang ada di dalam kabin, termasuk kotoran dan debu yang ada di dalamnya. Karena itu, jangan malas untuk sering membersihkan kabin dengan menggunakan vacuum cleaner. Terutama di bagian jok dan karpet depan serta dashboard.

2.Bersihkan evaporator secara rutin

Tidak hanya kabin yang harus selalu bersih, kondisi evaporator AC mobil pun demikian. Apalagi evaporator kerap bersentuhan dengan kotoran atau debu yang berasal dari kabin. Kotoran yang lama dibiarkan mengendap akan rentan membuat evaporator berkarat dan akhirnya bocor atau rusak. Dengan rutin membersihkan evaporator, kemungkinan terjadinya kerusakan bisa diminimalisir.

3.Rutin membersihkan filter kabin

Filter kabin merupakan alat bantu yang mampu menyaring semua kotoran dan debu sebelum bertemu evaporator. Kondisi filter kabin yang terawat dan bersih sangat berpengaruh terhadap kondisi evaporator. Kotoran yang akan masuk ke evaporator pun lebih banyak tersaring di filter kabin. Sehingga Evaporator tidak cepat kotor.

4.Cek kondisi expansion valve

Expansion valve merupakan alat yang mengubah freon cair dan bersuhu tinggi menjadi gas bersuhu rendah. Perubahan tersebut terjadi tepat sebelum freon masuk ke dalam evaporator. Expansion valve yang bermasalah akhirnya membuat kerja evaporator menjadi tidak maksimal.

5.Tidak merokok di dalam kabin

Tahan nafsu merokok Anda ketika sedang mengendarai mobil. Karena asap dan abu dari rokok pasti akan terhisap ke dalam evaporator. Asap dan kotoran dari rokok ini punya dampak sangat buruk terhadap kondisi evaporator dan cukup sulit dibersihkan.

6.Kurangi intensitas membuka jendela

Jangan terlalu sering membuka jendela mobil. Baik saat AC mobil dinyalakan maupun tidak. Dengan membiarkan jendela terbuka, maka debu dan kotoran akan banyak masuk ke dalam kabin. Kotoran ini kemudian terhisap masuk ke dalam evaporator dan mengendap.

7.Hindari penggunaan pengharum yang berbau tajam

Memasang pengharum kabin bukan hal yang keliru. Tapi hindari pengharum yang berbau tajam. Bahan kimia dari pengharum ini akan menempel di evaporator dan cukup sulit dibersihkan. Selain itu jangan menggantung pengharum di dekat grill atau blower AC mobil.

8.Kurangi makan dan minum di dalam kabin mobil

Membiarkan sisa makanan  dan minuman yang tumpah di dalam kabin hanya akan mempercepat umur evaporator. Karena itu jika memang anak-anak atau penumpang lain harus makan dan minum di dalam kabin, segera bersihkan kabin ketika mobil sudah tidak digunakan.

9.Periksa kondisi freon

Bagi Anda yang mobilnya jarang digunakan, harus lebih sering memeriksa kondisi freon AC mobilnya. Freon yang jarang bersirkulasi akan mengendap di dalam evaporator dan kemudian memuai. Proses ini justru akan membuat evaporator menjadi cepat keropos.

10.Cek kondisi thermostat

Thermostat berfungsi mengirim kode kepada kompresor untuk memompa freon atau berhenti sementara. Pengiriman kode bergantung dari suhu yang diukur thermostat. Ketika proses pengukuran suhu di thermostat kacau, maka perintah yang dikirim ke kompresor pun ikut kacau. Alhasil, evaporator bisa lama tidak mendapat kiriman freon dingin atau justru terlalu sering disemprot freon. Akibat kerja yang tidak stabil, evaporator akan cepat mengalami masalah.

11.Ganti filter kabin jika sudah terlalu kotor

Kondisi filter kabin berpengaruh terhadap kotoran yang menempel di evaporator. Karena itu jika filter kabin sudah sangat kotor segera lakukan penggantian. Sehingga fungsinya untuk menyaring kotoran yang masuk ke saluran evaporator pun bisa maksimal. Evaporator menjadi tidak cepat kotor.

Anda ingin melakukan perawatan evaporator AC Mobil secara tuntas?

Kenapa tidak mencoba mengunjungi  Bengkel AC mobil Rotary Bintaro? Di bengkel ini, Anda tidak hanya akan mendapat solusi dari permasalahan yang dialami evaporator AC mobil Anda. Tapi juga harga evaporator AC mobil yang bersaing.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Tinggalkan Balasan