Apa Saja Tips Saat Memilih Pengharum Mobil? Bagaimana Cara Memasang Pengharum Mobil? Mobil tanpa dilengkapi ac? Anda pasti dapat membayangkan gimana  panasnya suhu di dalam kabin mobil tersebut. Di era sekarang, mobil tanpa ac itu jarang sekali ditemukan. Mau mobilnya bagus, jelek, baru, maupun mobil lama, pasti sudah dilengkapi dengan ac. Pentingnya ac mobil di era sekarang membuat penjualannya meningkat. Peningkatan permintaan ac mobil terjadi di kota-kota besar yang cukup panas, seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Selain menghidupkan ac, cara lain untuk menambah kesejukan di dalam kabin yaitu menambah pengharum ruangan. Selain sejuk, suhu di dalam kabin juga terasa lebih segar. Buktikan deh!

Apa Saja Tips Saat Memilih Pengharum Mobil?

Tidak ada satupun pemilik mobil yang mau kabinnya berbau apek. Yang ada pemilik mobil suka bahkan teramat suka pada mobil yang wangi. Jalanan yang macet pun bukan lagi masalah selama suhu di dalam kabin sejuk dan wangi. Ada berbagai macam merek pengharum mobil yang bisa Anda temukan, baik di pasar online maupun offline. Agar Anda tidak terkecoh saat membeli, ini dia 7 tips saat memilih pengharum mobil.

1. Pilih Pengharum yang Beraroma Terapi

Apa sih perbedaan antara pengharum mobil yang beraroma terapi dan tidak? Oke, sebenarnya aroma apapun yang Anda pilih, tujuannya tetap sama yaitu membuat kabin terasa lebih segar. Tapi, pengharum beraroma terapi jauh lebih adem dibandingkan pewangi lainnya. Misalnya, aroma teh, kulit jeruk, kayu-kayuan, daun-daunan, dan kopi. Aroma terapi pada pengharum ruangan seakan-akan membuat Anda sedang berada di salon. Anda juga pasti betah berlama-lama di mobil karena bau kabinnya enak dicium. Bagi Anda yang tidak suka aroma terapi, Anda bisa memilih wangi lain seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Misalnya, aroma buah-buahan. Aroma ini banyak disukai oleh kaum hawa karena kesannya lebih feminim. Tapi, ingat ya, jangan membeli pengharum mobil yang wanginya menyengat. Kenapa? Karena baunya bikin hidung malah mampet, pernapasan pun akan terganggu karena paru-paru dipenuhi wangi-wangian menyengat tersebut.

2. Pengharum Liquid Boleh Jadi Pilihan

Saat memilih tipe pengharum, Anda diperbolehkan untuk membeli tipe apa saja. Selain pengharum aroma terapi, pengharum tipe liquid juga menjadi alternatif yang sangat bagus. Pengharum liquid biasanya dikemas dalam bentuk botol kecil berukuran 250 ml. Pengharum ini sangat cocok digunakan sebelum Anda bepergian bersama keluarga tercinta. Semprotkan pewangi liquid di seluruh bagian kabin, terutama bagian yang berbau apek. Setelah itu, angin-anginkan mobil selama kurang lebih 5 menit. Lalu, masuklah ke dalam mobil dan mulailah perjalanan yang menyenangkan.

3. Pengharum Mobil yang Tahan Lama

Tidak semua pengharum ruangan terbuat dari bahan berkualitas. Beberapa diantara pengharum tersebut bahkan ada yang baunya hanya bertahan dalam beberapa jam saja. Hal ini tentu tidak efisien, yang ada pengeluaran malah membengkak karena harus membeli pengharum lagi dan lagi. Oleh karena itu, pilihlah tipe pengharum yang wanginya longlasting atau tahan lama. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengganti pengharum mobil setiap hari. Salah satu pengharum mobil yang tahan lama yaitu Car Scent dari California. Anda bisa mendapatkan pengharum tipe ini di ACE Hardware atau swalayan-swalayan besar. Harganya cukup terjangkau, berkisar Rp 35 ribuan saja. Pengarum mobil ini telah terbukti dapat bertahan selama 2 bulan. Keren!!

4. Hindari Membeli Pengharum Berbentuk Gel

Pengharum mobil tipe liquid dan gel tentu berbeda. Dimana pengharum liquid berbentuk cair, sedangkan pengharum gel bentuknya sedikit padat. Mungkin Anda bertanya-tanya. “mengapa pemakaian pengharum gel tidak disarankan?” Jawabannya simpel saja, karena pengharum gel terbuat dari bahan silikon yang terbukti mempercepat proses penguningan di dalam kabin mobil. Jadi, pemakaian pengharum gel itu akan memicu perubahan warna di dalam kabin. Tidak hanya itu saja, bentuk pengharum gel juga tidak ramah di seluruh isi kabin. Bagaimana tidak, pemakaiannya dapat menimbulkan kerak di bagian tertentu dan dapat memicu bau tidak sedap di dalam kabin. Pertanyaan selanjutnya, “apakah bau dan noda kuning bisa hilang?” Tentu saja bisa. Anda bisa menggunakan sampo khusus untuk membersihkannya. Tapi, Anda membutuhkan tenaga ekstra, soalnya noda kuning yang muncul lumayan sulit dibersihkan. Jadi, pengharum berbentuk gel tidak terlalu kami sarankan ya.

5. Pakai Pengharum Secukupnya

Siapapun pasti suka kalau kabin mobilnya sejuk dan wangi. Hanya saja, pemakaian pengharum berlebihan di dalam kabin tidaklah disarankan. Kenapa? Karena kabin yang terlalu menyengat akan mengganggu sistem pernapasan. Sehingga Anda dan para penumpang perlu pasokan udara yang lebih banyak agar bisa bernapas normal selama di perjalanan. Pemakaian pengharum secukupnya artinya satu pengharum cukup dipasangkan di dalam kabin. Kalau satu pengharum saja cukup, kenapa harus dua? Benarkan?

6. Buka Tutup Jendela Mobil

Sebelum berkelana dengan mobil kesayangan, ada baiknya jika Anda “menganginkan” mobil selama 5 menitan. Bukalah semua kaca mobil dan biarkan udara bersikulasi dengan bebas agar mobil terhindari dari bau tidak sedap. Setelah 5 menit, Anda bisa menutup semua bagian aca dan mulai perjalanan panjang. Lakukan hal ini sebelujm dan sesudah mengemudi ya. Agar suhu udara di dalam kabin tetap terjaga dengan baik.

7. Ganti Pengharum Jika Sudah Habis

Poin ini terdengar konyol, tapi sebagian dari kita sering lupa untuk mengganti pengharum yang sudah habis. Parahnya, kita sering menduga kalau ac rusak karena wanginya sedikit berbeda daripada biasanya. Oke, kalau wangi mobil sedikit berubah, itu tandanya pengharum mobil mulai habis. Beli dan ganti dengan pengharum yang baru agar sirkulasi udara di dalam kabin tetap sama.

Bagaimana Cara Memasang Pengharum Mobil?

Cara memasang pengharum mobil sangatlah mudah. Untuk pengharum berbahan liquid, Anda bisa langsung menyemprotkannya ke bagian kabin. Untuk yang beraroma terapi, Anda bisa meletakkannya di dekat dashboard, bagian belakang, maupun kaca spion yang ada di depan kabin. Intinya, pengharum tersebut harus menyebar merata sehingga pemasangannya harus di tempat yang pas. Semoga bermanfaat. Senang bisa berbagi.

Tinggalkan Balasan