Berlibur atau bepergian menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil tentu merupakan pilihan yang tepat. Sebab, Anda bisa bebas dalam menentukan waktu keberangkatan dan juga waktu untuk kembali pulang. Juga dengan mengatur waktu istirahat ketika menempuh jarak cukup jauh. Jangan pernah lupakan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara.

Hal ini dirasa menjadi yang terpenting untuk membuat perjalanan menyenangkan. Setiap komponen yang ada haruslah dicek agar tidak membahayakan. Sampai detail pada AC mobil sebagai pendingin suhu dalam kendaraan Anda. Pernah membayangkan bagaimana jadinya isi mobil kalau AC mobil tanpa freon ?

AC mobil tersusun atas banyak komponen. Jika dilihat secara teknik memiliki komponen mekanikal dan juga komponen elektrikal. Mekanikal merupakan yang utama sebab komponen ini terdiri atas kompresor AC, kondensor, filter drier, expansion valve, evaporator, pipa dan selang serta HPS-LS. Komponen ini terhubung dengan selang dan juga pipa. Lalu apa fungsi dari freon? Pernahkah anda mendengarnya ?

Begini Jadinya Isi Mobil Kalau AC Mobil Tanpa Freon ?

Freon merupakan komponen yang penting terutama untuk sistem pendinginan pada AC mobil kita. Meski dengan fungsi yang vital, Anda juga tetap harus berhati – hati memilih freon yang cocok. Sebab di pasaran memang beredar dua jenis freon yaitu R134a dan juga R12. AC mobil memiliki komponen yang memang terikat satu sama lain. Jika salah satu rusak maka kinerja AC juga tidak bisa maksimal.

Freon adalah cairan yang berfungsi memberi hawa dingin pada AC yang mana berada di dalam kabin agar mobil tetap sejuk. Sistem kerja AC ini juga bergantung pada freon. Apabila freon tertakar berlebih atau kurang maka bisa menyebabkan masalah. Ketika kondisi freon berlebihan nantinya pipa AC mengalami tekanan tinggi dan arus listrik ke bagian magnet clutch ini bisa terputus. Sementara untuk tekanan pipa AC rendah, arus listrik bisa mengalir baik ke dalam bagian magnet clutch tersebut.

Beda lagi jika freon juga tertakar kurang maka bisa mengakibatkan kompresor AC mati atau tidak bisa berputar seperti fungsinya. Suhu yang dihembuskan oleh AC mobil tidak bisa dingin dan kompresornya pun juga tidak berputar.

Kondisi Jika AC Mobil Tanpa Freon

Melihat bagaimana fungsinya untuk mobil maka sangat vital dirasa keberadaan freon ini. Bisa dibayangkan jika freon pada AC mobil kita tidak berfungsi dengan baik. Bahkan apabila freon ini tidak melengkapi komponen AC mobil Anda tentu yang terjadi adalah AC tidak bisa berputar atau menyala. Juga kondisi kabin dalam mobil bisa mengeluarkan hawa panas karena tidak ada cairan pendinginnya.

Sementara dalam berkendara tentu membutuhkan kenyamanan agar kita bisa berkonsentrasi. Meski sudah memiliki freon AC mobil maka jangan lupa untuk menakar sesuai dengan kebutuhan yang pas. Agar bisa mengetahui takarannya maka perhatikan tekanan normalnya adalah 20 psi tekanan rendah dan juga tekanan tinggi di 180 psi. Kondisi ini terjadi untuk mobil dalam keadaan mati. Sementara ketika dinyalakan maka tekanan normalnya akan meningkat hingga 25 psi untuk tekanan rendah dan juga 220 psi untuk tekanan yang tinggi.

Rawat dan selalu cek bagaimana kondisi freon untuk AC mobil Anda. Usahakan untuk selalu melakukan pengukuran agar AC mobil bisa berfungsi dengan baik. Pastikan bahwa tekanannya tidak berada pada angka lebih dari 250 psi. Jika hal ini terjadi bisa menyebabkan freon menjadi cepat rusak.

Cek selalu bagaimana komponen – komponen AC mobil Anda bisa berfungsi dengan baik terutama freon AC mobil. Apabila terjadi kerusakan atau tanda AC tidak berputar maka segera bawa ke bengkel jika anda tidak mengerti betul penyebabnya. Dengan pendingin yang bisa berfungsi, tentu pengendara juga bisa berkonsentrasi dengan baik.

Senang bisa berbagi.

Semoga bermanfaat.