Hai #SahabatRotary! Supensi adalah hal yang jarang disebut dalam topik perawatan mobil.  Mayoritas perbincangan para pengunjung yang mendatangi bengkel AC mobil Cilandak berkisar tentang permasalahan mesin, atau, yah AC Mobil. Bisa apa lagi?

Padahal suspensi penting juga, loh, untuk dipahami.

Suspensi adalah komponen yang merasakan efek langsung dari setiap kondisi jalan.  Komponen yang dimaksud terdiri dari shock absorber, per, control arm, atau anti roll bar.

Komponen-komponen inilah yang setiap saat bekerja keras untuk meredam dampak guncangan saat mobil kita melewati jalanan yang terjal atau berlubang.  Setiap komponen penyusun mobil telah diciptakan agar menghasilkan kenyamanan, performa, dan keamanan bagi setiap penggunanya.

Jika salah satu komponen diabaikan, maka akan menyebabkan penurunan kualitas mobil.  Tak jarang pengabaian tersebut menimbulkan kondisi berbahaya bagi pengemudi.

Salah satu komponen mobil yang cukup penting adalah shock breaker.  Dengan adanya komponen ini, kita akan lebih mudah mengendalikan mobil saat bertemu dengan medan yang sulit.

Master Milo, seorang youtuber, sempat mempublikasikan sebuah eksperimen berbahaya terkait dengan kondisi shock breaker.  Melalui video tersebut, Ia ingin mengingatkan para pengendara tentang betapa pentingnya merawat suspensi mobil.

Master Milo menggunakan mobil jenis Ford Focus generasi pertama.  Ia mengendarai mobil tersebut dalam kondisi tanpa peredam guncangan (shock breaker).  Ia tidak melepas shock absorber dari mobil tersebut, hanya membuatnya dalam kondisi bocor sehingga kering oli.

Kondisi kekeringan tersebut akan menyebabkan setiap logam komponen berbenturan secara langsung tanpa peredaman, sebab tak ada oli yang berfungsi sebagai pelapis.

Uji coba mobil berlangsung di jalanan.  Tentu saja, mobil yang dikendarai Master Milo tersebut berguncang melompat tak karuan saat mulai berjalan.  Apalagi saat melewati gundukan, mobilnya semakin tidak bisa dikendalikan.

Kondisi tersebut terus berlangsung hingga akhirnya suspensi bagian depan rusak dan patah.  Suspensi tak kuat meredam guncangan dan menahan beban.  Untungnya, kerusakan tersebut dapat diperbaiki sehingga suspensi bisa digunakan kembali.

Dalam video yang diunggah Master Milo, terlihat bahwa kebocoran shock breaker perlahan mengurangi efektifitas suspensi.  Memang seringnya tidak disadari oleh pengemudi jika melalui jalanan yang muncul.  Potensi bahaya muncul saat ternyata kita harus melalui jalan berlubang atau terjal.  Itulah sebabnya servis mobil bukan melulu soal mesin atau membawanya ke bengkel AC mobil Cilandak

bengkel ac mobil cilandak

Baca juga: Tidak Selamanya Merawat Mobil Itu Susah Ini Buktinya

Kondisi jalanan yang jelek, banyak kerikil, berlumpur, dan berdebu berpotensi menimbulkan kerusakan pada suspensi.  Agar lebih memahami permasalahan yang sering terjadi, yuk kita simak penjelasan tentang lima permasalahan seputar suspensi:

  1. Kaki-Kaki Tidak Lurus

Saat ngebut kita cenderung kurang awas dengan adanya lubang.  Membawa mobil dalam keadaan kencang lalu tiba-tiba menghantam lubang bisa menyebabkan kondisi kaki-kaki menjadi tidak lurus.  Kaki mobil yang bengkok akan mengurangi kenyamanan berkemudi dan membuat ban lebih cepat aus.

Tipsnya, kita harus rajin spooring dan balancing setiap jarak tempuh telah mencapai 20.000 km.  Ciri lainnya adalah mobil terasa bergetar atau cenderung berbelok (mencong) saat berada di jalur lurus.

  1. Oli Shock Breaker Bocor

Teknisi bengkel AC mobil Cilandak pun pernah menyatakan bahwa oli yang mengalir pada komponen shock breaker akan membantu meredam guncangan.  Jika kita mengendarai mobil dengan ugal-ugalan, seperti dengan gegabah menghantam lubang, oli shock breaker akan lebih cepat bocor.

Ciri-ciri kebocoran tersebut adalah timbulnya guncangan, getaran, serta limbung yang dirasakan oleh pengemudi dan penumpang di dalam kabin.

Ciri lainnya, kondisi aus pada ban yang tidak merata.  Seperti dalam video Master Milo, kebocoran shock breaker akan menyebabkan guncangan hebat saat mobil melewati jalanan terjal dan berlubang.  Jika sudah begini, bukan hanya mobilnya yang cepat rusak, penumpangnya pun berpotensi mengalami sakit dan cedera. Bahaya sekali, kan.

  1. Bantalan Per Mobil Menipis

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah menipisnya bantalan per mobil ditandai dengan bunyi berdecit saat mobil mengalami guncangan. Jika bunyi berdecit ini diabaikan, per mobil berpotensi patah sehingga ketinggian mobil menjadi tidak rata.

Masalah lain akan muncul sebab beban mobil tidak tersebar merata.  Bantalan per mobil memang menipis seiring dengan usianya dan lebih cepat dialami oleh mobil yang jarang melalui jalan berlubang.

  1. Ball Joint Rusak

Ball joint berfungsi menyerap sebagian guncangan dan titik rotasi saat setir kemudi dibelokkan.  Ball joint merupakan komponen penghubung antara suspensi dengan ban.  Kita harus segera mengganti ball joint saat terdengar bunyi besi beradu terutama saat membelokkan mobil.

Agar lebih yakin, kita bisa mengeceknya dengan cara mendongkrak mobil lalu menggoyangkan tiap ban dengan posisi menyilang seperti huruf X.  Jika ban bisa digoyangkan dengan kondisi seperti itu, maka ball joint tersebut rusak.

  1. Bantalan Control Arm Rusak

Kerusakan pada control arm ditandai dengan kondisinya yang bengkok.  Control arm adalah penghubung rangka dan roda serta komponen yang mengoneksikan setir kemudi dengan ban.

Jika control arm bengkok, maka akan terjadi masalah pada handing yang juga akan menyebabkan ban cepat aus.  Jika muncul bebunyian saat mobil direm atau sedang berakselerasi maka kita perlu segera memperbaikinya.

Sebaiknya memang kita harus rutin melakukan servis, termasuk mengecek kondisi sistem pendingin di bengkel AC mobil CilandakSebelum servis, ada baiknya kita mencari referensi tentang solusi terbaik jika shock breaker bocor dan mengalami kerusakan.

Mayoritas pemilik kendaraan cenderung memilih memperbaiki shock breaker yang rusak dibanding menggantinya dengan yang baru.  Kita biasanya berpikir untuk menahan keinginan membeli sesuatu yang baru ketika yang lama masih bisa berfungsi dan dimanfaatkan. Kalau bisa hemat, berhematlah. Benar, kan?

Nah, ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, loh!  Apalagi untuk shock breaker yang sudah bocor parah, sebab kalaupun diperbaiki tidak akan bertahan lama.

Kevin, Owner bengkel spesialis shock breaker di Bandung, menjelaskan bahwa kondisi as suspensi yang sudah jelek akan menyebabkan shock breaker mudah bocor kembali.

“Jika kerusakan hanya terjadi pada sil dan kondisi as masih bagus, maka komponen ini akan bisa tetap awet.  Tetapi jika kondisi as yang rusak, meskipun diganti sil maka akan cepat rusak lagi”, ujar Kevin saat  menjelaskan perihal servis shock breaker.

Kevin menambahkan, kerusakan as tersebut dipicu oleh goresan yang timbul saat terjadi kebocoran dan sil tidak cepat diganti.

Faktor lain yang menyebabkan goresan adalah kerikil halus dan kotoran.  Jika terpaksa tidak bisa ganti as baru, teknisi biasanya akan mengamplas as agar kembali rata.  Namun, keawetannya tetap tidak terjamin, tergantung dengan pemakaian.

Sebenarnya tidak sulit melakukan perawatan suspensi agar tetap berfungsi dengan baik dan awet.

  • Pertama, kita harus rajin menjaga kebersihan kendaraan. Terlebih saat musim hujan suspensi sering kemasukan air kotor.  Kerikil halus dan debu akan berkumpul pada suspensi yang kotor sehingga menyebabkan goresan.
  • Kedua, bawalah beban sesuai dengan kapasitas kendaraan.
  • Ketiga, jangan gunakan aksesori peninggi shock breaker atau anting-anting peninggi suspensi pada bagian belakang.  Sebab kondisi shock breaker yang lebih tinggi akan menyebabkan perubahan sudut sehingga membuatnya bekerja lebih keras.

Agar keamanan dan kenyamanan berkendara dapat diperoleh memang sebaiknya kita peka terhadap kondisi suspensi.  Selalu tambah pengetahuan kita dengan cara membaca referensi dari sumber-sumber yang kredibel.  Sama halnya jika ada kondisi mesin atau sistem pendingin yang terasa rusak, sebelum pergi ke bengkel AC mobil Cilandak upayakan untuk mencari referensi terlebih dahulu.  Agar kita bisa berdiskusi dengan para teknisi termasuk tentang rumor-rumor yang beredar seputar perawatan mobil.