Sehabis Kena Hujan Mobil Harus Selalu Dicuci?

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Share :

Hai #SahabatRotary

Khususnya #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Kendari …

Musim hujan 2019/2020 di beberapa wilayah Indonesia terjadi pada bulan November-Desember 2019 lalu, dan diperkirakan oleh BMKG puncak dari musim hujan akan terjadi pada Bulan Februari-Maret 2020.

Hujan bagi sebagian orang merupakan berkah dan hal yang ditunggu-tunggu. Tidak hanya untuk #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Kendari tetapi untuk semua orang. Hmm, Tapi di balik berkah yang didapatkan dari hujan, hujan dapat menjadi hal yang sedikit merepotkan dan bahkan hujan bisa menjadi salah satu penyebab bencana alam yang biasanya (walau seharusnya tidak dijadikan kebiasaan) terjadi di Indonesia, yaitu banjir.

Mungkin untuk kamu yang bekerja di luar rumah, hujan menjadi hal yang merepotkan karena harus menyiapkan barang atau perlengkapan tambahan seperti payung atau jas hujan. Penduduk yang bertempat tinggal di daerah-daerah yang tiap tahunnya memiliki tingkat curah hujan yang tinggi seperti Purworejo, Kendari, Bogor, Palangkaraya, Palu, Padang, dan daerah lain yang belum tersebutkan tentu harus mempersiapkan diri dalam menghadapi hujan.

Banyak di antara kalian tentunya, menggunakan mobil sebagai transportasi sehari-hari untuk berangkat bekerja. Selain mesin, ada baiknya kalian memeriksa kondisi ac mobil kalian, siapa tahu kurang sehat dan harus diperbaiki untuk menghadapi puncak musim hujan mendatang.

Perlu diketahui bahwa, ac mobil yang rusak atau tidak bisa dinyalakan/mati ketika hujan merupakan hal yang bisa membahayakan kalian saat berkendara di kala hujan.

Ada baiknya untuk penduduk di beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi seperti yang disebutkan tadi, misalkan saja Kendari, segeralah mencari bengkel ac mobil Kendari dekat rumah atau kantor kalian.

Kemudian, tentu kalian pernah terbesit pertanyaan, “Masih perlu tidak sih mencuci mobil setelah hujan, kan pas hujan di jalan tadi, mobil saya secara tidak langsung tercuci oleh air hujan?”

Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dibuatlah artikel ini. Kemudian akan dijelaskan juga mengenai bahaya apa yang bakal mobil kalian terima karena air hujan, bahaya ac mati saat musim hujan, apakah air hujan sudah cukup untuk mencuci mobil kita, dan tips mencuci saat musim hujan sehingga kalian bakal lebih bijak terhadap hal-hal yang harus dilakukan terhadap mobil kalian saat musim hujan demi keamanan diri kalian sendiri dan demi perawat mobil kalian saat musim hujan.

Bengkel AC mobil Kendari karya thomas de luze

Apakah cukup mencuci mobil hanya dengan air hujan?

Jawabannya adalah tidak. Yap, ini perhatian tidak hanya untuk #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Kendari tetapi setiap pengguna mobil.

Air hujan hanya dapat memberikan bilas ringan yang hanya menciptakan lumpur dan goresan. Bahkan hujan yang kuat tidak memiliki tekanan yang memadai untuk menghilangkan kotoran dan akan selalu ada lapisan kotoran yang tidak akan bisa dihilangkan oleh air hujan. Hujan saja tidak bisa membuat mobil bersih.

Selain tidak cukup hanya mencuci mobil dengan air hujan, ternyata air hujan malah berbahaya bagi mobil itu sendiri.

Bahaya yang disebabkan air hujan terhadap mobil

Saat musim hujan, banyak orang percaya bahwa air hujan akan sekalian mencuci mobil saat kita berkendara dan membuatnya bersih. Tapi sebenarnya pemikiran seperti itu adalah sebuah kekeliruan karena sebenarnya, pada kenyataanya air hujan secara tidak langsung akan membuat mobil terlihat lebih kotor dari sebelumnya dan itu membawa banyak kerugian bagi mobil.

Hujan merupakan komponen yang sangat penting bagi kehidupan salah satunya adalah untuk sumber air, tetapi hujan dapat pula menyebabkan sejumlah masalah. Kadang-kadang dapat menyebabkan beberapa kerusakan fisik pada mobil kalian yang menyebabkan kerugian ekonomi.

Sebagai pemilik mobil, Anda harus memiliki peralatan dan cara pemeliharaan yang tepat untuk melindungi mobil dari hujan.

Bagaimana air hujan dapat mempengaruhi kondisi mobil?

  • Air hujan dapat mengubah cat mobil menjadi lebih kusam
Baca Juga :  Mau Beli Mobil Baru? Tunggu Dulu! Ini 17 Tips Membeli Mobil Baru Untuk Kamu

Seberapa sering #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Kendari mencuci mobil selama musim hujan?

Kemungkinan kalian mencuci mobil lebih jarang dibandingkan saat musim kemarau karena berpikir bahwa, takutnya setelah mencuci mobil malah hujan dan kegiatan mencuci mobil menjadi sia-sia dan berpikir bahwa air hujan akan cukup untuk membersihkan mobil.

Namun, sebenarnya jika pikiran seperti itu dipertahankan dan selalu kalian implementasikan, maka sama saja kalian ingin merusak cat mobil kalian sendiri. Faktanya, hujan dapat merusak eksterior mobil Anda. Kenapa? Begini penjelasannya

  • Air hujan mengandung polutan

Beberapa tahun terakhir laporan mengenai rusaknya cat mobil semakin meningkat. Kejadian rusaknya cat mobil biasa terjadi di kota-kota besar karena memang air hujan pada kota-kota besar memiliki kandungan polutan yang lebih tinggi dibandingkan daerah pedesaan.

Sebenarnya, air hujan tidak serta merta merusak cat mobil. Tetapi sisa dari noda-noda atau mineral yang dibawa oleh air setelah mengering akan mengendap dan memberi bekas pada cat mobil sehingga terlihat kusam. Semakin banyak polutan yang dikandung oleh air hujan, semakin kotor cat mobil Anda.

Dampak terburuk dari hasil air hujan ini adalah, kalian harus mengecat ulang mobil kalian jika mau terlihat bagus kembali.

Air hujan dengan kandungan polutan yang tinggi ini biasa disebut dengan hujan asam. Hujan asam sendiri terjadi karena percampuran antara senyawa sulfat dan nitrat hasil dari pembakaran bahan bakar fosil dengan uap air di udara. Kemudian reaksi kimia terjadi sehingga terbentuklah hujan asam yang mengandung asam sulfat dan asam nitrat yang dapat membuat cat mobil kalian menjadi semakin kusam.

  • Kuman

Jenis utama kuman adalah bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Sebenarnya dampak negatif dari kuman sendiri bukan merusak mobil, tetapi lebih kepada merusak tubuh penggunanya.

Karena saat hujan terjadi, kuman-kuman yang berasal dari luar saat kalian basah sehabis kehujanan akan mengendap di mobil dan membuat lingkungan dalam mobil kalian menjadi tidak sehat.

Bakteri, virus menyebabkan penyakit memasuki tubuh kalian dan mulai berkembang biak, yang menyebabkan infeksi di dalam tubuh. Akibat infeksi, muncul gejala penyakit. Ada beberapa kuman yang dapat menyebabkan gejala gastrointestinal (pendarahan pada organ pencernaan) seperti norovirus dan salmonella.

Kuman ini ditemukan di dalam mobil ketika hujan. Air hujan tetap berada di dalam mobil dan benda-benda yang dibuang. Kuman dapat ditemukan di udara kabin mobil, karpet, jok, pegangan pintu, dan tombol.

Jaga mobil tetap kering dengan lebih banyak ventilasi di musim hujan. Kuman dapat dibersihkan dengan proses seperti keramas, menggunakan desinfektan, sikat, vakum, mengganti filter kabin. Karena kuman akan selalu mencoba tinggal di dalam mobil, Anda harus membersihkan mobil secara teratur.

hehe, #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Kendari. Selama ini tidak memperhatikan sampai serinci ini pasti kan?

  • Air hujan dapat merusak mesin dan komponen mobil

Pada saat musim hujan, perhatian kalian terhadap mobil harus lebih ekstra, karena jika tidak telaten dan jeli, kenyamanan kalian dalam berkendara menjadi taruhannya.

Pada saat musim hujan, banyak mobil yang suka tiba-tiba mogok, dan permasalahannya mayoritas sekitar 90% disebabkan kelistrikan, pengapian, atau/dan pembakaran. Berikut komponen pada mesin mobil kalian yang harus diperiksa saat musim hujan.

1. Kelistrikan

Mesin mobil yang terendam air adalah kabar buruk bagi Anda. Lantaran, mesin mobil dan mobil itu sendiri banyak menggunakan alat-alat elektronik untuk menjalankan mesin secara efisien dan baik.

Terendam air dapat membuat peralatan elektronik rusak karena korsleting atau hal-hal lainnya, yang membuat alat tidak berjalan dengan baik, bahkan bisa sampai rusak.

Kerentanan mobil untuk rusak karena air juga tergantung pada usia mobil dan seberapa baik mobil dirawat.

Banyak sambungan listrik mobil yang rentan terhadap korsleting, dilindungi oleh tutup plastik sederhana yang dapat dilepas untuk diperiksa. Pelindung tersebut harus ditempatkan kembali di posisi yang benar setelah melepas untuk pekerjaan apa pun.

Baca Juga :  Mogok? Jangan Panik! Nih Peralatan Wajib untuk Kondisi Darurat

Contohnya adalah penutup kotak sekring yang melindungi banyak sekring yang menjadi lalu lintas dari listrik yang terjadi di mobil agar berjalan dengan baik dan tidak konslet, agar tidak terkena hujan, meskipun ini merupakan tambahan untuk perlindungan, penutup ini harus benar-benar terkunci dengan baik untuk mencegah percikan air masuk ke kotak sekring.

Kemudian lakukan pengecekan pada kondisi dan posisi kabel-kabel listrik pada mobil karena jika ada yang tidak baik, maka akibat terburuknya adalah bisa terjadi konslet saat terjadi hujan. Dinamostarter atau alternator pun harus dicek saat menghadapi musim hujan.

2. Sistem pengapian

Pada bagian sistem pengapian, yang patut kalian perhatikan adalah busi atau si pemantik api. Karena busi ini lah yang menentukan keberlangsungan dari kegiatan pembakaran pada mobil.

Saat musim hujan, kondisi lembab atau basah akan mengurangi kemampuan busi untuk memercik api. Tentunya kondisi busi yang sudah aus akan semakin susah memercik api disaat kondisi lembab atau dingin.

Kalian juga harus memerhatikan kondisi dari kabel busi, takutnya ada yang sudah tua, keras, atau bahkan bocor. Kemudian pengecekan juga harus dilakukan pada penutup busi, koil, atau distributor.

3. Sistem pembakaran

Pada sistem ini yang harus diperhatikan adalah kebersihan dan kondisi filter udara.

Jika filter udara kotor dan kemudian saat musim hujan ditambah oleh kabut atau air yang kemudian bercampur dengan kotoran yang berada pada filter udara, maka akan membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna. Akibatnya mesin menjadi bekerja tidak optimal dan bahkan dalam keadaan ekstrim dapat menyebabkan mogok.

Hal lainnya yang juga harus diperhatikan adalah air intake atau saluran isap udara mobil.

Hal ini harus sangat diperhatikan bila kalian melewati genangan air yang disebabkan oleh hujan. Karena jika sampai air masuk ke dalam mesin melalui air intake, dapat menyebabkan water hammer atau bisa dibilang mesin bisa jebol.

Jadi untuk kalian yang ingin melewati genangan air, agar lebih berhati-hati dan lebih mengetahui posisi dan ketinggian dari air intake dari mobil kalian.untuk menghindari mesin jebol.

  • Air hujan berbahaya bagi rem mobil

Rem bergantung pada gesekan untuk memperlambat mobil atau membuat mobil berhenti. Karena air dapat bertindak sebagai pelumas, mengemudi di pada saat hujan dapat mengurangi cengkraman rem, mengambil lebih banyak upaya untuk menghentikan kendaraan.

Dengan pertimbangan ini, tidak disarankan bagi kalian untuk mengemudi di jalan saat hujan, jika kendaraan membutuhkan perbaikan rem atau jenis perawatan lainnya.

Saat setelah hujan, bekas dari air hujan akan dapat menimbulkan jamur atau karat yang jika dibiarkan saja, maka dampak terparahnya mobil tidak dapat bergerak.

Bahaya bila ac mobil mati dikala hujan

Saat hujan, koil AC malah diuntungkan karena selain mendinginkan, air hujan juga menyapu debu yang mengumpul di atasnya. Koil yang bersih akan melepaskan panas lebih cepat, sehingga meningkatkan kinerja ac mobil.

Jika tidak sering hujan selama musim kemarau, akan sangat membantu bila kalian menyemprot koil kondensasi dan membersihkan kondensor. Dibutuhkan aliran udara yang cukup melalui koil untuk bekerja dengan efisien.

Meskipun hujan baik untuk kondensor bagian luar, tapi jika terlalu lebat bisa menjadi masalah. Hujan deras dapat merendam sebagian kondensor, yang dapat merusak sistem.

Jika ac mobil sudah mati dan tidak bisa dinyalakan saat hujan, maka akan menimbulkan embun pada kaca mobil kalian. Hal ini bisa terjadi karena suhu di luar lebih dingin daripada suhu di dalam mobil. Kalian harus menyesuaikan suhu di luar dengan tetap menyalakan ac.

Baca Juga :  Apa Saja Masalah yang Bisa Terjadi Pada Selang dan Pipa AC Mobil?

Jika terlalu dingin, bisa disesuaikan dengan kemampuan kalian dalam menerima dingin atau bisa menggunakan jaket untuk mengurangi rasa dingin, dan jangan lupa untuk tetap memelihara kesehatan kalian sendiri selama musim hujan.

Embun tersebut akan mengganggu pandangan kalian selama mengemudi dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Sehingga sangat dianjurkan untuk memeriksa kondisi ac mobil dalam menghadapi musim hujan.

Apa keuntungan mencuci mobil sendiri/di tempat cuci mobil dibandingkan menggunakan hujan?

  • Daya: Mencuci mobil sendiri atau di tempat cuci mobil menghasilkan air dengan kekuatan yang cukup untuk menghilangkan kotoran yang membandel untuk pembersihan yang lebih baik.
  • Gesekan: Kain yang lembut dan sikat busa menghilangkan apapun yang tidak bisa dibilas oleh air yang memiliki tekanan tinggi. Prosesnya aman dan sangat efektif.
  • Tindakan kimiawi: Sabun khusus bodi mobil dengan pH rendah akan membuat mobil menjadi lebih bersih setelah dibilas oleh air dengan tekanan tinggi dan kemudian di lap oleh kain.

Tips mencuci mobil saat musim hujan

  • Mencuci setiap tujuh sampai 10 hari sekali

Dalam cuaca basah seperti saat musim hujan, sangat penting untuk mencuci kendaraan kalian setiap tujuh hingga 10 hari dengan sabun khusus mobil yang berkualitas. Paling tidak, jika kalian malas untuk cuci mobil sendiri, kalian bisa pergi ke tempat cuci mobil sebagai bagian dari rutinitas mingguan kalian.

Air hujan saat ini bersifat lebih asam, sehingga dapat meninggalkan jejak endapan di setiap bekas tetesan air hujan. Secara alami, ini dapat mempengaruhi kualitas dari cat dan komponen-komponen lain pada mobil kalian seperti yang dijelaskan di atas, bahkan bisa mengakibatkan karat.

Musim hujan memang membuat kalian yang mempunyai kendaraan pribadi seperti mobil untuk melakukan pencucian lebih sering jika kalian ingin kendaraan kalian tetap dalam kondisi optimal.

  • Fokus pada Roda

Ngga peduli kalian memilih untuk mencuci mobil sendiri atau mencuci di tempat cuci mobil, penting bagi kalian untuk fokus pada roda mobil. Jika kalian tidak punya waktu untuk mencuci secara menyeluruh, mudah untuk menetralkan keasaman air hujan dengan menyiram mobil kalian setelah hujan.

Perlu diingat bahwa air yang kalian gunakan untuk membilas mobil setelah hujan juga dapat meninggalkan endapan.

  • Gunakan sabun yang memang khusus untuk mencuci mobil

Mungkin sampai saat ini masih ada yang mencuci mobil menggunakan sabun cuci piring atau deterjen biasa. Tentu kalian tau bahwa sabun atau deterjen tersebut tidak dibuat untuk mencuci cat kendaraan.

Sabun cuci mobil mengandung pelumas yang membantu melindungi cat mobil dari goresan. Saat mengusap menggunakan sabun cuci mobil, pastikan kalian menggunakan spons yang non-abrasif atau kain mikrofiber untuk melindungi cat mobil.

  • Jangan lupa untuk melakukan waxing

Untuk tetap menjaga mobil kalian bersih dan mengkilap setelah dicuci, maka kalian harus melakukan waxingWaxing sendiri adalah memberikan sebuah lapisan tipis pada bodi mobil untuk melindungi cat.

Saat memilih produk wax, kalian disarankan untuk memilih wax yang terbaik walaupun akan lebih mahal, tetapi memilih wax yang murah hanya akan membuang waktu dan uang. Saat melakukan waxing, utamakan pada atap, kap mobil, dan bagasi mobil, karena ini adalah area yang paling rentan terhadap endapan berbahaya dan kerusakan UV.

  • Cuci mobil setelah terjadi hujan

Jika masih ada yang berpikir jika sudah mencuci mobil sebelum hujan, maka setelah hujan tidak perlu mencuci lagi maka buanglah jauh-jauh pikiran tersebut. Mengapa?

Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas, jejak air hujan akan meninggalkan noda-noda pada bodi mobil kalian. Noda-noda tersebut dapat membuat cat mobil kalian terlihat kusam bahkan bisa menjadi rusak. Maka untuk menghilangkannya adalah dengan mencuci mobil kalian setelah hujan.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?