Bengkel AC Mobil Mamuju : Mobil Kena Hujan Malam Langsung Dicuci?

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Share :

Hai #SahabatRotary

Tulisan kali ini untuk #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju.

Akhir tahun dan awal tahun (bulan Desember dan Januari) merupakan puncak dari musim penghujan. Dalam tradisi Jawa, Desember selalu dikaitkan dengan istilah gedhe-gedhene sumber atau dalam bahasa Indonesia maksudnya deras-derasnya hujan. Sementara bulan Januari sering disebut dengan istilah “hujan sehari-hari”.

Hujan memang bisa menjadi rezeki bagi sebagian orang, namun juga bisa juga menjadi bencana bagi sebagian yang lain. Tak terkecuali bagi kita para pekerja yang berangkat dan pulang kerja mengendarai transportasi pribadi kita berupa mobil.

Ya, musim penghujan selalu menjadi momok tersendiri bagi para pengendara mobil. Pasalnya, banyak beredar anggapan di kalangan #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju bahwa air hujan yang mengguyur body mobil mampu membuat body mobil berkarat. Ada yang pro dengan pernyataan tersebut dan ada pula yang kontra. Tak ayal, banyak pihak lebih memilih berspekulasi bahwa memang benar setelah terkena air hujan, mobil harus segera dicuci.

Tapi, apakah memang betul kalau air hujan membuat body mobil kita cepat berkarat? Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan, segera mencucinya setelah terkena hujan? Namun, kebanyakan dari kita di sini adalah orang-orang yang sibuk dengan dunia kerja. Tak jarang, kita sendiri bingung mencari waktu sejenak untuk refreshing, sementara hujan terus turun dan membasahi body mobil kita.

Hal ini tentu membuat kita bingung, apakah mobil harus selalu dicuci setelah terkena air hujan?

Kalau setiap hari dicuci sendiri, kapan kita istirahat dan refreshingnya?

Kalau setiap hari dicuci di carwash, tentu budget akan habis untuk cuci setiap hari. Lantas, apa yang perlu kita lakukan agar mobil tetap keren dan kantong juga aman?

Artikel berikut akan sedikit mengulasnya untuk #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju.

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Apakah Benar Air Hujan Mampu Buat Mobil Kita Berkarat?

Di waktu-waktu seperti ini, intensitas turunnya hujan sangat lah tinggi. Tak jarang, kondisi ini membuat kita, para pemilik mobil, merasa mobil kita sudah terlihat cukup ‘bersih’ setelah terguyur air hujan. Namun, apa benar bersih sehabis terkena hujan itu memang benar-benar bersih? Atau hanya terlihat bersih saja dari luar namun menyimpan berbagai potensi permasalahan selainnya?

Seperti dilansir dari carmudi.co.id, air hujan memang mampu menyebabkan karat pada body mobil. Hal ini dikarenakan kandungan asam dalam air hujan yang cukup tinggi, yakni pH 3-5. Kandungan asam yang tinggi ini lah yang mampu mempercepat proses perkaratan pada body mobil.

Selain itu, kondisi air hujan di dekat pesisir juga akan memiliki kadar asam yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain karena kandungan garam yang tinggi di sekitar pesisir. Sementara di perkotaan yang padat akan industri dan pabrik-pabrik juga berpeluang menambah kadar asam dalam air hujan.

Hal ini dikarenakan polutan yang ada di dalam asap pabrik yang dibuang ke udara akan bereaksi dan bercampur dengan uap air di langit. Ketika hujan turun, polutan ini juga akan ikut turun kembali bersama dengan air hujan.

Selain membuat proses perkaratan lebih cepat, air hujan yang mengenai body mobil berpeluang membuat cat body mobil cepat pudar serta menimbulkan jamur. Jamur yang muncul nantinya bukan hanya di body mobil saja, melainkan juga di kaca mobil.

Menurut Ardiansyah, pengelola 3M Car Wash and Detailing di Radin Inten, Jakarta Timur, seperti dilansir Kompas.com, bahwa kotoran atau debu yang bercampur dengan air hujan jika dibiarkan akan menimbulkan kerak dan mampu memudarkan warna cat.

Selain itu, Christopher Sebastian, CEO dari Makko Group, juga menyampaikan bahwa ketika mobil terkena air hujan di jalan dan tidak dibilas, potensi muncul jamur di kaca dan body mobil akan semakin besar. Sehingga, sangat penting bagi para pemilik mobil untuk segera membilas sebersih mungkin mobil yang sehabis terkena air hujan.

Para pemilik mobil juga sangat dilarang untuk membiarkan air hujan mengering dengan sendirinya, baik di kaca maupun body mobil. Hal ini dikarenakan sifat air hujan yang sangat tidak bersahabat dengan body maupun kaca mobil.

Sependapat dengan Ardiansyah dan Christopher Sebastian, Robby Kurnia, CEO Autoglaze Indonesia, menyampaikan bahwa air hujan yang kering sendiri pada body mobil akan mampu membuat bercak seperti garam tertinggal di body mobil. Kondisi seperti ini tentu akan sangat mengganggu penampilan mobil kita.

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Bagaimana Penanganan yang Benar Setelah Mobil Kita Terkena Hujan?

Setelah kita sudah tahu kalau air hujan ternyata memang mampu membuat body mobil lebih cepat berkarat bahkan membuat cat menjadi pudar, lalu apa yang harus kita lakukan? Bagaimana penanganan yang tepat untuk menghindari cepat proses perkaratan dan memudarnya cat mobil?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa setelah terkena air hujan sebisa mungkin mobil dibilas sebersih mungkin dari air hujan. Ardiansyah menyampaikan bahwa hukumnya wajib bagi para pemilik mobil untuk mencuci mobil setelah terkena air hujan. Namun, apakah perlu mobil dicuci setiap hari sebersih mungkin dengan menggunakan sabun atau sampo mobil?

Ardiansyah menyampaikan bahwa mobil yang sehabis terkena air hujan tidak perlu setiap hari di cuci menggunakan sabun atau sampo khusus mobil. Ada trik tersendiri bagi para pemilik mobil untuk mencuci mobilnya yang basah sehabis terkena guyuran air hujan.

Para pemilik mobil cukup mengguyur mobil dengan air biasa setelah mobil terkena guyuran air hujan. Selain itu, para pemilik mobil perlu melakukan penyemprotan dengan tekanan yang lebih di bagian-bagian yang berpotensi terdapat kotoran, baik yang besar maupun kecil.

Setelah para pemilik mobil yakin kalau kotoran yang menempel di mobil sudah rontok, maka biarkan mobil dalam kondisi setengah kering terlebih dahulu. Baru setelah itu, segera lap dengan menggunakan kain mikrofiber atau lap lembut.

Seperti dilansir dari otofemale.id, sangat tidak disarankan untuk mengelap mobil di saat kondisi body mobil masih basah. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan ketika kondisi body mobil masih basa, car akan lebih lunak dan berpotensi lebih mudah tergores dibandingkan ketika sudah kering.

Jadi, apabila dipaksakan untuk tetap mengelap body mobil yang masih dalam kondisi basah, maka akan berpeluang besar menggores cat body mobil. Kondisi ini tentu sangat tidak diinginkan karena berpotensi membuat tampilan mobil menjadi kurang menarik.

Ardiansyah juga menambahkan bahwa mencuci mobil dengan sampo ataupun sabun khusus mobil tetap wajib dilakukan paling tidak tiga hari atau seminggu sekali. Karena bagaimanapun juga, pencucian tanpa menggunakan sampo ataupun sabun khusus mobil tidak akan bisa membersihkan kotoran yang menempel, baik dari polutan, asam air hujan, maupun kandungan garam berlebih, pada body maupun kaca mobil.

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Apa Saja Tips dan Trik Mencuci Mobil Setelah Terkena Hujan?

Dilansir dari okezone.com, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju agar proses mencuci mobil mampu memberikan hasil yang terbaik bukan justru sebaliknya. Berikut ini penjabarannya.

  1. Jangan mencuci mobil di bawah terik matahari secara langsung

Kita sangat tidak disarankan untuk mencuci mobil kita di bawah terik matahari langsung, terutama ketika kita mencuci menggunakan sabun dan sampo. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan dapat membuat sabun atau sampo mobil yang kita gunakan untuk mencuci mobil mampu mengering dengan cepat sebelum dibilas dengan air.

Ketika sabun atau sampo mobil ini mengering, sabun atau sampo mobil ini akan menimbulkan bercak pada permukaan body mobil kita. Bercak yang muncul ini tentu akan merusak warna mobil kita dan membuatnya menjadi tidak menarik lagi.

  1. Pilih sabun atau sampo khusus mobil yang tepat agar tidak mengecewakan

Sangat tidak disarankan bagi para pemilik mobil untuk menggunakan sabun atau sampo mobil ‘abal-abal’. Sebisa mungkin bahkan wajib hukumnya untuk menggunakan sabun atau sampo mobil yang berkualitas. Sabun atau sampo mobil yang kurang berkualitas hanya akan membuat tampilan mobil kita.

Hal ini dikarenakan sabun atau sampo mobil yang kurang berkualitas akan meninggalkan bercak pada permukaan cat body mobil kita. Selain itu, sabun atau sampo yang kurang berkualitas juga dapat menimbulkan jamur.

Disarankan pula untuk membawa sabun atau sampo mobil sendiri apabila di tempat pencucian mobil tidak menyediakan sabun atau sampo mobil yang berkualitas.

  1. Cukup bilas mobil dengan satu arah

Saat proses pembilasan, sangat disarankan untuk membilas mobil dengan satu arah saja, yaitu atas ke bawah. Mengapa demikian? Hal ini bertujuan untuk membuat air sabun dan kotoran dapat langsung turun dan tidak berpindah ke bagian mobil yang lain.

Selain itu, pembilasan satu arah ini juga bertujuan untuk menghindari munculnya goresan pada cat body mobil kita.

  1. Gunakan kain dengan daya serap tinggi untuk mengeringkan

Setelah mobil selesai dicuci, ada baiknya kita menunggu kondisi mobil setengah kering terlebih dahulu. Seperti yang disampaikan sebelumnya, kondisi basah mampu membuat cat body mobil kita tergores apabila dipaksa untuk mengeringkannya karena kondisi cat sangat lunak ketika basah. Baru setelah setengah kering, gunakan kain atau lap yang memiliki daya serap tinggi.

Selain itu, gunakan juga kain atau lap yang lembut. Mengapa demikian? Selain mengurang potensi goresan, hal ini juga bertujuan agar sisa-sisa air dapat terserap secara maksimal. Dengan demikian, tidak akan ada bercak atau jamur yang mungkin muncul dari sisa-sisa air yang tidak dibersihkan secara maksimal.

  1. Usahakan jangan memarkir kendaraan di luar ruangan

Selain adanya langkah penanganan tentu kita juga perlu melakukan langkah pencegahan. Sebagai langkah pencegahan agar body mobil kita tetap terawat dengan baik dan senantiasa terlihat keren, sebisa mungkin hindari memarkir mobil kita di tempat terbuka yang langsung terpapar dengan terik matahari. Hal ini bertujuan agar menjaga cat body mobil kita dari terpaan langsung terik matahari.

Selain itu, kita juga bisa menghindarkan mobil kita dari debu atau kotoran yang berpotensi menempel di berbagai bagian mobil. Tapi, kalau terpaksa diparkir di luar ruangan yang terkena terik matahari langsung bagaimana? Maka sangat disarankan bagi para pemilik mobil untuk memiliki cover pelindung mobil agar mobil tidak langsung terpapar debu, kotoran, dan terik matahari.

  1. Segera bersihkan mobil setelah terguyur air hujan

Seperti yang sudah disampaikan di awal artikel ini, mobil yang terguyur air hujan harus segera dibersihkan menggunakan air bersih. Sebisa mungkin jangan sampai air hujan, lumpur, atau kotoran selainnya mengering di permukaan body mobil. Pastikan seluruh air hujan, lumpur, maupun kotoran yang ada bisa tersapu bersih dan tidak meninggalkan bekas di permukaan body mobil kita.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan adanya air hujan, lumpur, ataupun kotoran yang mengering dan menempel di permukaan body mobil kita akan menimbulkan bercak dan watermark yang akan sulit untuk dibersihkan. Kalau sudah ada bercak dan watermark seperti demikian, tentu akan membuat tampilan mobil kita menjadi tidak keren dan menarik lagi.

Bengkel AC mobil mamuju Adakah Waktu yang Tepat untuk Mencuci Mobil Kita?

Setelah mengetahui tips-tips di atas, tentu membuat kita menjadi paham kalau memang sangat tidak disarankan untuk mencuci mobil dengan sembarang. Hal ini juga berlaku pada timing atau waktu kita mencuci mobil. Beberapa dari kita mungkin sudah mengetahui kalau ada waktu tertentu yang disarankan untuk mencuci mobil, namun beberapa lainnya juga belum mengetahuinya. Lalu, kapan saja sebenarnya waktu atau timing yang disarankan untuk mencuci mobil?

Dilansir dari otofemale.id, ada waktu-waktu tertentu yang disarankan untuk digunakan mencuci mobil. Kalau kita hendak mencuci mobil sendiri, maka sangat disarankan untuk mencuci sebelum jam 8 pagi. Mengapa harus sebelum jam 8 pagi?

Karena di waktu tersebut sinar matahari belum terik-teriknya. Sehingga akan mengurangi potensi mobil langsung terkena terik matahari.

Apabila kita hendak mencuci mobil di carwash, maka waktu yang sangat pas untuk mencuci mobil adalah setelah jam 17.00 waktu setempat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi munculnya kerak ataupun karat di body mobil.

Kerak pada body mobil bisa berpotensi muncul apabila kita mencuci di carwash pada siang hari. Pasalnya, sisa air yang tidak dikeringkan dengan baik oleh pihak pencuci akan memicu kerak yang akan merusak keindahan body mobil kita apabila terpapar terik matahari secara langsung.

Lalu, bagaimana dengan cuci mobil pada malam hari? Tidak masalah selama tidak sering dilakukan. Para pemiliki harus sejarang mungkin mencuci mobil pada malam hari.

Mengapa demikian? Sebenarnya, karat yang muncul di mobil ini bisa disebabkan oleh para pemilik mobil itu sendiri. Biasanya, ketika mobil dicuci pada malam hari akan langsung dimasukkan ke dalam garasi dan ditutup dengan rapat. Dengan kondisi demkian, apabila sisa air cucian tidak dikeringkan semaksimal mungkin akan memicu munculnya karat di mobil.

Karat ini muncul karena hasil oksidasi dari air dengan udara lembap yang ada di garasi mengendap. Dengan munculnya karat ini, tentu akan membuat penampilan mobil kita menjadi tidak keren lagi.

Demikian, sedikit artikel mengenai perlunya membersihkan langsung mobil yang terkena guyuran air hujan.

Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran kepada #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju mengapa sangat perlu mobil untuk dibersihkan secara langsung setelah terkena guyuran air hujan; bagaimana cara membersihkan mobil yang terkena guyuran air hujan; dan kapan waktu yang tepat bagi para pemilik mobil untuk membersihkan mobilnya dari air hujan, lumpur, dan berbagai kotoran sehabis terguyur hujan.

Bengkel AC mobil mamuju Itu dia akhirnya, akan membantu #SahabatRotary pelanggan bengkel AC mobil Mamuju. Sampai jumpa di artikel-artikel selainnya.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?