Hai #SahabatRotary… Saat ini jarang sekali pemilik mobil yang tidak menggunakan AC.  Apapun jenis mobilnya, apakah jelek-bagus atau model lama-baru mayoritas sudah dilengkapi dengan pendingin.  Sebab kondisi jalanan yang panas sangat tidak nyaman jika kabin mobil tidak dilengkapi dengan AC. Pengharum mobil juga sangat menentukan kenyamanan pengendara.  Biasanya para pemilik mobil harus mencoba berbagai jenis dan merk pengharum dahulu baru kemudian menemukan tipe pengharum yang tepat.  Soal rupa-rupa pengharum ini sering menjadi bahan diskusi pemilik mobil yang sedang berkunjung ke bengkel AC mobil Rawamangun

Memilih pengharum mobil memang tidak boleh dilakukan sembarangan.  Jika salah pilih bisa menimbulkan masalah untuk mobil kita.  Ada juga jenis pengharum yang malah mengganggu pernapasan kita. Agar tidak salah pilih kita kenali dulu yuk jenis-jenis pengharum dan tips penggunaannya.

bengkel ac mobil rawamangun

Baca juga: Tips Memilih Pengharum Yang Tepat Agar AC Mobil Tetap Awet

5 Jenis Pengharum Mobil

Setidaknya ada lima jenis pengharum mobil yang harus kita ketahui.  Masing-masing jenis pengharum ini punya karakteristik yang berbeda.  Pada dasarnya semua bisa digunakan, tapi memang harus digunakan dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah untuk kabin mobil.

  1. Pengharum Jenis Padat

Pengharum berbentuk pada terbuat dari campuran berbagai bahan.  Biasanya terdiri dari plastik, keramik, resin, dan bahan lain yang ditambahkan dengan pewangi.  Pengharum ini sangat mudah digunakan sebab pemilik mobil tidak perlu khawatir isinya tumpah saat terjadi guncangan di dalam mobil.  Kita bisa menyimpannya di berbagai sisi kabin seperti di samping pintu, di dashboard, maupun di bawah jok.

Nah, jenis pengharum padat biasanya lebih tahan lama dibanding jenis yang lain.  Jika kita suka gonta ganti aroma mobil, sebaiknya menggunakan jenis pengharum ini.  Kita bisa meletakkan pengharum bergantian antara di dalam mobil dan di dalam kamar.

Jadi kita tetap bisa berhemat meskipun tiap minggu ingin aroma mobil berbeda.  Alokasi perawatan mobil bisa kita gunakan untuk biaya servis di bengkel AC mobil Rawamangun.  Pengharum jenis padat juga cocok digunakan untuk pemilik mobil yang tidak suka aroma yang terlalu kuat.  Bahan padat tidak mudah menguap sehingga aroma yang dihasilkan juga tidak kuat.   Pengharum jenis padat bisa kita peroleh dengan harga mulai dari Rp35.000.

  1. Pengharum Jenis Gel

Jenis pengharum yang juga tidak mudah tumpah adalah pengharum mobil jenis gel.  Namun, pengharum jenis gel memiliki aroma yang kuat.  Pengharum ini mengandung deodorant yang  berfungsi dobel, tak hanya mengharumkan tetapi juga menghilangkan bau tak sedap di dalam kabin.

Nah kita harus hati-hati saat menggunakan pengharum jenis gel.  Sebab jika salah penempatan bisa menimbulkan masalah untuk interior kabin.  Hindari meletakkan pengharum jenis gel di area yang langsung terkena sinar matahari.  Pengharum ini akan meninggalkan bercak noda di dalam interior mobil jika tersengat panas secara langsung.

Area yang tepat untuk menyimpan pengharum ini adalah bagian bawah jok mobil.  Ingat jangan meletakkan di dashboard ataupun area depan AC ya.  Sayang banget kan kalau biaya perawatan di bengkel AC mobil Rawamangun harus dialihkan untuk memperbaiki interior cuma gara-gara pengharum.  Biayanya pasti gak sedikit, padahal pengharum jenis gel bisa kita dapatkan mulai dari Rp18.000 saja.

  1. Pengharum Jenis Spray

Selain pengharum jenis padat, pengharum yang cocok digunakan jika kita suka gonta ganti aroma mobil adalah pengharum jenis spray.  Kelebihannya tentu sesuai dengan sifat spray, yaitu mudah menyebar ke seluruh area kabin.  Tapi kita harus meluangkan waktu sesaat sebelum menggunakan mobil.  Semprotkan pengharum spray secukupnya sebelum kita memasuki mobil lalu tunggu beberapa saat hingga wanginya menyebar.

Kekurangan dari pengharum jenis spray adalah sifat wangi yang dihasilkan tidak bisa bertahan lama.  Hanya bertahan satu hingga dua minggu saja.  Jadi kita memang harus rajin menyemprotkan pengharum yang bisa kita dapatkan dengan harga sekitar Rp90.000.

  1. Pengharum Jenis Cair

Jika menyukai aroma yang kuat dan menyebar ke seluruh penjuru kabin, sebaiknya kita gunakan pengharum jenis cair.  Sesuai dengan sifat cairan, pengharum ini mudah menguap.  Kita bisa letakkan pengharum cair di dalam botol atau di antara lubang udara AC.

Jika diletakkan di kisi-kisi AC, kita bisa mengatur kekuatan aroma pengharum dengan cara menyetel kekuatan AC.  Jika dirasa aroma terlalu kuat dan membuat napas sesak segera atur kekuatan AC mobil.  Jadi harus dipastikan AC selalu dalam kondisi optimal, saat timbul masalah kita bisa segera membawanya ke bengkel Ac mobil Rawamangun.

Perlu diperhatikan juga bahwa cairan selalu mudah tumpah.  Biasanya pengharum jenis cair diletakkan tergantung di bagian area depan kabin.  Kita bisa menikmati aroma segar dari pengharum jenis cair mulai dari harga Rp79.000.

  1. Pengharum Jenis Diffuser

Jenis pengharum ini paling mahal jika dibandingkan dengan pengharum sebelumnya.  Namun efeknya juga lebih terasa.  Aroma akan langsung menyebar ke dalam kabin sejak pertama pengharum ini digunakan.

Pengharum jenis diffuser bekerja dengan cara memanfaatkan sumber panas dari port rokok mobil atau soket untuk menyebarkan aroma wangi ke seluruh bagian kabin.  Pengharum ini juga mampu menstrerilkan udara di dalam kabin sehingga terasa lebih segar sepanjang hari.  Kita bisa mendapatkannya mulai dari harga Rp125.000.

Sudah terbayang ingin menggunakan jenis pengharum yang seperti apa?  Pastikan tidak timbul rasa mual saat menghirup aromanya.   Jenis apapun yang kita pilih yang terpenting adalah sesuai dengan kebutuhan dan budget agar tidak boros.  Sebab masih banyak kebutuhan lain dari mobil kita yang harus dipenuhi seperti misalnya melakukan perawatan di bengkel AC mobil Rawamangun

Tips Memilih Pengharum Mobil

Setelah mengenal berbagai jenis pengharum mobil, selanjutnya kita perlu mengetahui tips-tips dalam memilih produk pengharum yang tepat.  Banyak sekali merek pengharum yang beredar di pasar offline maupun online.  So, tips ini akan membantu kita agar tidak salam dalam memilih pengharum.

  1. Pilih Pengharum Beraroma Terapi

Aroma terapi cenderung lebih cocok oleh mayoritas orang sebab menghasilkan sensasi yang menenangkan.  Penggunaan aroma terapi bisa membuat pemilik mobil seolah berada di dalam salon.  Coba gunakan pengharum beraroma kopi, dedaunan, kayu-kayuan, kulit jeruk ataupun teh.

Jika tidak menyukai aroma terapi, pilihlah aroma yang bersifat fresh seperti misalnya buah-buahan.  Kebanyakan kaum perempuan menyukai aroma buah sebab kesannya menjadi lebih feminim.  Hindari penggunaan pengharum beraroma menyengat sebab bisa mengganggu pernapasan pengendara dan penumpang mobil.

  1. Pilih Pengharum yang Tahan Lama

Kita harus jeli dan pintar memilah jenis produk pengharum yang tahan lama.  Beberapa jenis pengharum ada loh yang hanya bertahan hanya dalam hitungan jam.  Gunakan internet untuk mencari review produk pengharum yang ingin kita beli.  Lebih baik sedikit repot dengan mencari referensi daripada kita salah memilih sehingga harus bergonta ganti pengharum.  Padahal budget perawatan mobil bisa kita alokasikan untuk perbaikan di bengkel AC mobil Rawamangun

  1. Jika Memungkinkan Hindari Pengahrum Jenis Gel

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, pengharum jenis gel bisa menyebabkan bercak di dalam interior mobil.  Sebenarnya tidak masalah jika kita meletakkannya di tempat yang tepat.  Hanya saja ada beberapa produk pengharum gel yang mengandung silikon yang bisa mempercepat proses perubahan warna kabin.  Selain itu pengharum jensi gel ternyata bisa menimbulkan kerak di bagian tertentu.

  1. Gunakan Pengharum Secukupnya

Tidak perlu menggunakan hingga dua jenis pengharum di dalam mobil.  Sebab aroma yang terlalu menyengat justru tidak baik untuk kesehatan kita.   Apalagi jika kita sering menghabiskan waktu di dalam mobil.  Cukup gunakan satu pengharum saja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

  1. Biarkan Udara Bersirkulasi

Biasakan untuk membuka-tutup jendela mobil sebelum dan setelah berkendara.  Kira-kira 5 menit sebelum memulai perjalanan, buka jendela mobil agar udara di dalam kabin bersirkulasi dengan udara luar.  Demikian juga saat kita selesai berkendara, lakukan kebiasaan ini agar suhu dan sirkulasi udara di dalam kabin tetap terjaga.

Tips diatas bisa kita terapkan agar penggunaan pengharum mobil menjadi lebih efisien.  Oiya saat aroma pengharum mulai berubah biasanya itu adalah ciri bahwa pengharum mulai habis.  Tak jarang juga pemilik mobil mengira perubahan aroma disebabkan oleh AC yang rusak.  Kita bisa cek keduanya untuk memastikan sumber masalah tersebut.  Jika memang pengharum belum habis, mungkin saja terjadi masalah pada kekuatan AC.  Jangan tunda lagi, segera bawa mobil kita ke bengkel AC mobil Rawamangun