Hai #SahabatRotary! Ac Mobil kamu panas? Sudah coba cek ke bengkel AC mobil TB Simatupang, belum?

Atau . . .

Kamu sering menjemur mobilmu di bawah terik matahari? Bahaya, loh!

Perubahan cuaca sudah pasti menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi mobil, entah itu ketika kendaraan tersebut sedang melaju di jalanan maupun dalam kondisi parkir. Dampak yang diakibatkannya pun bervariasi, mulai dari memudarnya kecantikan si mobil hingga munculnya kerusakan pada komponen.

Menurut Manajer Operasional Autospa, Ario Hadi, cahaya matahari yang terik dapat menimbulkan potensi kerusakan yang lebih berbahaya. Apalagi kalau kendaraan kita sering dijemur dalam waktu cukup lama. Akibatnya, eksterior mobil menjadi lebih kusam dan soft touch seperti kulit sintesis di bagian dalam interior mobil akan pecah-pecah.

Salah satu kondisi yang sering “memaksa” mobil kita dijemur adalah dikarenakan minimnya lahan parkir di perkotaan. Akibatnya, mobil tersebut mau tidak mau harus diparkir di sembarang tempat seperti lahan terbuka, yang seperti kita ketahui, langsung terkena paparan sinar matahari.

Kalau hal ini terjadi hanya sesekali memang tidak masalah, tapi jika sering dilakukan, apalagi dalam durasi waktu yang cukup lama, ada beberapa bahaya yang timbul pada mobil kita, lho!

bengkel ac mobil tb simatupang

Apa saja bahaya yang akan muncul kalau kita sering menjemur si mobil? Langsung saja kita simak poin-poin nya berikut ini:

  1. Menurut informasi yang kita tengok dari situs resmi Daihatsu, bahaya pertama adalah munculnya masalah pada eksteriornya, dimana warna mobil akan lebih pudar dan jadi kusam. Hal ini dikarenakan, suhu yang tinggi berpotensi memanggang cat dan karet-karet. Jadi, ada baiknya kita memarkirkan mobil di basement atau di bawah lokasi teduh agar cat terlindungi dari matahari.
  2. Bahaya kedua yang bisa saja muncul yaitu bagian karet pada wipernya bisa jadi mengeras dan rusak. Kalau hal ini terjadi, maka akan menyebabkan baret pada kaca saat digunakan, karena karet wipernya sudah tidak elastis lagi, dan hal ini akan sulit dihilangkan.Makanya sebelum kita meninggalkan mobil, biasakan untuk menegakkan batang wiper agar tidak bersentuhan langsung dengan kaca depan mobil. Cara ini dinilai ampuh karena wiper tidak menempel secara langsung dengan kaca. Sehingga menyebabkan efek jangka panjang karet wiper menjadi tidak mudah getas. Karena seperti yang kita ketahui, kaca merupakan konduktor panas. Selain cara tersebut, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan, seperti dengan melapisi bagian karet yang bersentuhan dengan kaca mobil menggunakan koran atau pelapis  lainnya, dan juga selalu membersihkan kaca setelah diparkir. Sekalipun cara yang paling ampuh dan mudah dilakukan adalah dengan menegakkan wiper, tapi harus diperhatikan, ya, agar pegas wiper, jangan terlalu sering untuk ditegakkan seperti itu.
  3. Selanjutnya bahaya yang akan muncul kalau kita sering membiarkan si mobil terkena cahaya matahari secara langsung adalah masalah yang muncul pada interior mobil. Dikarenakan suhu di dalam mobil yang bisa menjadi sangat tinggi hingga 70 derajat celsius, tentu saja tidak hanya membuat atmosfir menjadi tidak nyaman untuk kita tapi juga ternyata memberikan pengaruh terhadap cat dashboard mobil, lho! Nah, cara agar bisa mengatasi masalah ini dengan kita bisa melapisi kaca pada bagian depan mobil dengan kaca film yang bisa untuk mengurangi efek sinar ultraviolet ke dashboard mobil. Untuk memilihnya, pastikan kita menggunakan kaca film yang memang sudah terkenal kualitasnya ya.
  4. Keempat, AC mobil yang menjadi cepat rusak. Pada umumnya pengendara mobil akan selalu menyalakan AC dengan suhu tinggi agar suhu mobil cepat menjadi lebih adem. Tapi, tentu saja hal ini malah tidak hanya memboroskan bahan bakar tapi juga membuat kinerja dari AC mobil menjadi tidak akan optimal.Hal yang seharusnya kita bisa lakukan yaitu sebelum menyalakan AC lebih baik untuk membuka jendela lebih dahulu agar uap panas keluar, sehingga kondisi mobil menjadi lebih dingin. Setelah itu barulah kita bisa nyalakan AC mobil. Tapi, kalau ternyata selama ini kita sudah sering melakukan hal ini dan menyebabkan AC mobil kita menjadi rusak, jangan sedih. #SahabatRotary langsung saja mencari pertolongan ke bengkel-bengkel AC terdekat. Caranya sangat mudah, kita bisa langsung ketik di Google Search dengan kata kunci bengkel AC mobil TB Simatupang, Thamrin, Cijantung, Margonda dan sebagainya, dan akan muncul sederet nama bengkel sesuai lokasi yang dituju.

Baca juga: Service AC Mobil di Bengkel Rekomendasi Rotary Bintaro

Tapi, ternyata kalau kita menelusuri lagi lebih jauh ternyata kalau kita dengan sengaja menjemur mobil kita, ada dampak positifnya, lho! Tentu saja, menjemur mobil dengan kesengajaan berbeda cara dengan yang sudah kita bahas di atas.

Tahukah kita bahwa bagian dalam mobil dapat menjadi jamuran jika hanya disimpan di garasi dan jarang dipakai?

Ya, sebuah mobil kalau hanya didiamkan di tempat yang lembab dalam jangka waktu yang cukup lama maka akan membuat interior dari mobil “menumbuhkan” si jamur nakal.

Nah, tapi jangan khawatir, kita berikan langkah-langkah yang bisa dilakukan agar para jamur itu tidak mengganggu kenyamanan mobil kita.

  • Langkah pertama, yaitu dengan kita menjemur mobil di bawah sinar matahari setidaknya minimal dua minggu sekali. Dan sebaiknya, jemurlah pada saat pagi hari hingga paling siang jam 10 siang. Karena saat inilah matahari memancarkan sinar ultraviolet yang menyehatkan. Di jam tersebut, sinar mataharinya tidak hanya mengangkat kadar air di dalam interior mobil, tapi juga dapat membunuh kuman-kuman. Nah, ketika menjemur sebaiknya kaca mobilnya dalam kondisi terbuka, ya. Biar terjadi sirkulasi.
  • Setelah itu, nyalakan mesin dan hidupkan pendingin udara, dengan kondisi kaca mobilnya tetap terbuka. Atur putaran kipasnya pada setelan yang paling besar dan setelan temperatur udaranya letakkan pada suhu terdingin. Dengan melakukan hal ini memungkinkan udara di dalam sistem AC mobil untuk bersirkulasi, sehingga, uap air, virus maupun kuman di dalam kisi-kisi AC-nya akan keluar. Lakukan bagian ini selama 10-15 menit. Oh iya, jangan lupa untuk rutin melakukan service AC mobil biar AC Mobil kita sejuk selalu. Mampir aja ke bengkel AC mobil TB Simatupang.
  • Selanjutnya, bersihkan dan jemur karpet mobil. Apalagi kalau karpetnya berbahan fabric, karena lebih mudah menyerap air. Terutama sedang menghadapi musim hujan, dimana kita akan memasuki mobil dengan menggunakan alas kaki yang basah. Hal ini akan menyebabkan air akan terperangkap pada si karpet dan menjadi lembab. Dengan kita membersihkan dan menjemurnya di terik matahari, maka akan menghilangkan kadar airnya.
  • Langkah terakhir yaitu dengan meletakkan produk serap air di bawah jok, yang biasa digunakan di lemari baju. Banyak kok dijual di supermarket dengan berbagai merek dan harga yang bervariasi, mulai sepuluh ribuan. Produk seperti ini akan ampuh untuk mengikat uap air di dalam interior mobil. Tapi ingat ya, saat mobil akan digunakan sebaiknya produk ini jangan lupa diturunkan karena berpotensi membuat udara kabin lebih sumpek.

Dengan minimnya uap air didalam mobil, maka interiornya menjadi tidak lagi lembab dan jamur pun akan sulit untuk tumbuh disana. Jadi, jangan kalau mobil kita sedang tidak digunakan, rajin-rajinlah untuk selalu menjemur dan merawat mobil agar tetap nyaman ketika digunakan dan awet.