Bengkel Jakarta Utara : Puncak Hujan Indonesia Bukan Januari 2020


Share :

Hai #SahabatRotary …

… khususnya #SahabatRotary pelanggan bengkel Jakarta Utara.

Awal 2020 kemarin kita dikejutkan dengan berita banjir yang menggenang hampir di sebagian besar wilayah Ibukota kebanjiran, yang pastinya bengkel di berbagai daerah harus menerima mobil para klien untuk di servis, seperti bengkel Jakarta Utara, Timur dan lainnya. Ga heran kalau akhirnya banyak yang berpendapat bulan Januari ini jadi bulan paling tinggi curah hujannya. Padahal, jawabannya salah total! Curah hujan di tanggal 1 Januari kemarin memang jadi yang tertinggi sejak 24 tahun terakhir, tapi nyatanya bukanlah puncak musim hujan pada 2020. Waduh, bakalan ada yang lebih gede lagi dong dari kemarin itu?

Ini kata BMKG

Kalau kata BMKG sih, secara kumulatif curah hujan tertinggi tuh diprediksi bakal terjadi di bulan Februari. Hal ini disebabkan adanya aliran udara dari Asia melalui Samudera Pasifik yang berhembus sampai bulan Maret mendatang. Meski pada kenyataannya nanti ga selalu tiap hari turun hujan. Waktunya juga ga bakal serempak di seluruh Indonesia kok. Peningkatan curah hujan ini bakal dimulai dari Indonesia bagian barat secara bertahap lho.

Mulai dari bagian selatan Pulau Sumatera, Jawa, hingga berikutnya ke Nusa Tenggara. Ga lama, hujan bakal menyebar ke wilayah Kalimantan bagian tengah, Sulawesi, dan terakhir Papua. Uniknya nih, meski musim hujan bakal mencapai klimaks di bulan Februari, tapi untuk daerah Aceh dan Riau kudu wajib waspada.

Bukannya mau nakutin, tapi justru mau kasih tahu kalau di dua kota itu malah bakal mengalami musim kemarau sampai bulan Maret, yang artinya ada potensi kekeringan dan kebakaran lahan. BMKG menghimbau juga agar Anda tetap waspada terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas lebat sampai ekstrem. Jangan lupa juga manfaatkan curah hujan tinggi ini dengan memaksimalkan kapasitas kolam, dan waduk untuk penyimpanan air. Soalnya nih, musim hujan bakal diganti ama musim kemarau yang dimulai sejak April sampai Oktober.

Satu hal lagi yang paling penting untuk diingat: kondisi lingkungan kita. Khususnya tanah, sudah banyak yang jenuh terhadap air. Ditambah lagi saluran-saluran air juga sudah mulai terisi sedimen. Jadi, kapasitas untuk menyerap air juga makin berkurang, sehingga bisa mengakibatkan banjir dan longsor. Nah, karena itulah kita patut menjaga kebersihan lingkungan demi mengurangi kemungkinan dampak yang lebih besar dari hujan lebat tersebut.

 

Puncak Musim Hujan di Indonesia Bukan Januari 2020
Pexels

Trik Supaya Tetap Aman Berkendara di Musim Hujan

Selain meminimalkan kemungkinan risiko dari tingginya curah hujan, Anda juga perlu waspada dengan kondisi jalanannya. Apalagi kalau kerjanya lebih sering di luar kantor, karena ga cuma bencana alam, musim hujan pastinya juga mengundang bahaya di jalan raya.

Anda yang sering berkendara pake mobil pribadi pastinya tahu dong, kalau bahaya kayak gini biasanya disebabkan oleh jalanan yang jadi lebih licin, belum lagi lubang di jalan yang ga keliatan karena tertutup genangan air. Buktinya nih, angka kecelakaan dijalan raya biasanya meningkat pas musim hujan datang.

Kecelakaan ini termasuk kecelakaan tunggal maupun kecelakan yang melibatkan orang lain. Serem! Kalau udah gini, Anda dan orang yang ada di sekitar pun bakal merasa rugi dong. Ga hanya harus membawa kendaraan kesayangan untuk di perbaiki ke bengkel Jakarta Utara maupun daerah lainnya, tapi bisa juga harus nguras dompet untuk bayar ganti rugi dan biaya ke rumah sakit. Bokek lagi deh!

Anda ga mau kan hal-hal buruk itu terjadi? Inget ya, ga hanya harus hati-hati, kecelakaan di jalan raya itu sebenarnya bisa kok dihindari asal kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat matang. Biar lebih jelas, simak dulu nih, beberapa tips supaya tetap aman berkendara di musim hujan!

Puncak Musim Hujan di Indonesia Bukan Januari 2020

Cek kondisi kendaraan sebelum digunakan saat hujan

 

Kesiapan kendaraan jadi salah satu faktor paling penting yang wajib Anda perhatikan saat musim hujan datang. Salah satunya dengan mengecek secara berkala mobil kita ke bengkel langganan. Tapi kalo belum ada langganan, #SahabatRotary bisa googling dengan kata kunci bengkel Jakarta Utara, Timur atau daerah tempat kita tingga. Jadi ya penting untuk mobil biar jangan asal bisa jalan doang ya, tapi hal-hal berikut ini juga kudu diperhatikan:

  • Periksa kondisi ban
Baca Juga :  Trik Mengendarai Mobil Saat Hujan Deras untuk Pelanggan Bengkel Xpander

Ban merupakan salah satu komponen paling penting yang wajib diperhatikan kalau Anda membawa kendaraan pas hujan. Kondisi jalan yang licin dan basah tentu harus didukung oleh kondisi ban yang bener-bener prima. Cara paling gampang adalah mengecek tekanan angin pada masing-masing ban.

Biasanya, informasi tentang tekanan ban mobil yang ideal bisa Anda lihat pada stiker di frame pilar sebelah kanan. Buka saja pintu kanan depan bagian driver, di pilar B, di situ bakalan ada stiker yang berisi informasi tekanan angin ban.

Jangan sampai ban mobil kempes pas kendaraan sedang digunakan untuk menempuh perjalanan yang lumayan jauh. Anda harus memeriksanya minimal satu kali dalam sebulan!

Ga cuma tekanan angin aja sih, tapi Anda juga perlu memerhatikan apakah ban masih bagus atau ngga. Kalau karetnya udah tipis, ya buruan diganti sebelum terjadi hal yang ga diinginkan di jalan raya. Perlu diketahui ya, alur ban yang masih bagus bakal membantu Anda terhindar dari risiko melayang di atas air atau yang biasa dikenal dengan istilah aquaplaning, dan tergelincir pas musim hujan.

  • Periksa kondisi lampu

Kalau Anda sudah selesai memeriksa ban, selanjutnya adalah memeriksa semua lampu mobil. Mulailah dari lampu depan atau lampu utama lebih dulu, pastikan keduanya menyala dengan baik karena lampu depan penting banget digunakan untuk berkendara di musim hujan.

Berikutnya, pastikan lampu rem menyala dan berfungsi dengan baik. Ketika hujan lebat, biasanya jarak pandang di jalanan bakal berkurang. Kalau uda kayak gini nih, lampu belakang dan lampu rem bakal sangat berjasa memberi tahu pengendara yang berada di belakang mobil Anda. Trus, jangan lupa juga untuk mengecek lampu sen (tanda belok) yang ada di bagian depan dan belakang mobil.

  • Periksa kontrol utama

Hayo, Anda udah tahu belum apa aja yang termasuk bagian kontrol utama mobil? Bagian kontrol utama mobil terdiri dari kemudi, pedal gas, rem, dan juga kopling. Pastikan aja semua bagian ini berfungsi dengan baik dan ga ada satupun yang macet.

Alangkah baiknya, kalau Anda memberikan juga perhatian dan perawatan super ekstra di setiap bagian, khususnya saat musim hujan. Hal ini sangat disarankan lho agar terhindar dari hal-hal yang ga diinginkan, termasuk kecelakaan. Ih, amit-amit deh ya! 

Nah, kalau Anda sudah memeriksa semua bagian mobil, dan ternyata ada yang harus diperbaiki, jangan tunda untuk membawanya ke bengkel langganan ya, seperti bengkel bengkel Jakarta Utara atau kawasan lainnya. 

Tahu ga sih, kalau masih banyak orang yang suka banget menyepelekan hal-hal di atas sampai akhirnya terjadi kecelakaan. Ga cuma itu, ada banyak juga yang terlalu ngirit bawa kendaraannya ke bengkel kalau ga bener-bener rusak.

Padahal nih ya, coba bayangin deh kalau mobil dibiarkan dengan kondisi apa adanya. Apa yang bakal terjadi? Bisa aja mogok di tengah jalan atau malah mengalami kecelakaan karena mesin yang ga berfungsi dengan semestinya.

Kalau uda gini, biaya yang Anda keluarkan pasti jauh lebih besar daripada sekadar membawa mobil kesayangan ke bengkel yang ada seperti bengkel daerah Jakarta Selatan, bengkel Jakarta Utara maupun bengkel langganan lainnya. Ruginya ga ketulungan kan?

 

Puncak Musim Hujan di Indonesia Bukan Januari 2020
Pexels

Wajib hukumnya memerhatikan aturan berkendara saat musim hujan

Sebagian besar orang umumnya udah pada tahu kalau berkendara pas hujan membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Meski demikian, masih aja ada segelintir orang yang berpikir kalau konsentrasi atau hati-hati dalam berkendara itu berarti ga ngebut dan waspada memerhatikan kondisi jalanan.

Kalau Anda masih berpikir kayak gitu, berarti kalian belum paham apa yang dimaksud dengan ‘berhati-hati berkendara saat musim hujan’. Nah, beberapa cara berikut ini emang kesannya sederhana, tapi bisa menyelamatkan nyawa kalian dan keluarga kalau berada di jalan raya pas hujan.

  • Waspada di 30 menit pertama berkendara
Baca Juga :  Saat Menunggu Service AC Mobil Enaknya Ngapain?

Perlu Anda tahu, kalau hujan yang baru aja turun membuat jalanan menjadi licin banget. Tingkat kelicinannya beda dengan jalanan yang udah lama basah karena hujan. Kok bisa sih? Ya, bisa dong!

Hal ini terjadi karena jalanan yang tadinya ga basah, menjadi basah ditambah lagi dengan adanya lumpur dan minyak yang tadinya udah kering, akhirnya kena hujan. Perpaduan yang sempurna banget kan untuk mengubah jalanan jadi super licin!

Akibatnya, Anda bakal kesulitan mengontrol mobil, dan ini biasanya bakal terjadi sekitar 30 menit pertama terhitung sejak hujan mulai mengguyur. Jadi, di waktu ini sebaiknya kalian super waspada dan melaju dengan sangat hati-hati ya. Kalau kata orangtua sih, biar lambat asal selamat, Cuy!

  • Lupakan soal kebut-kebutan

Mengurangi kecepatan mobil pas berkendara di musim hujan adalah hal yang kudu Anda lakukan. Pas hujan turun, jalanan bukan cuma licin karena air, tapi bisa juga licin karena air bercampur dengan oli yang berceceran. Kalau hal kayak gini terjadi, jangan heran ya ban mobil kalian tergelincir atau slip. Jadi, biar ga kejadian kayak gitu, mengemudilah dengan kecepatan rendah.

Emangnya apa sih pengaruhnya? Ya pasti ada pengaruhnya dong! Mobil yang melaju dengan kecepatan rendah bakal membuat alur ban bersentuhan langsung dengan aspal sehingga daya cengkeram ban menjadi sangat baik.

  • Wajib menyalakan lampu mobil

Pas hujan turun dengan lebat, kondisi jalanan juga jadi ga jelas banget. Oleh karena itu, Anda sangat dianjurkan untuk menyalakan lampu depan dan belakang mobil ketika berkendara di musim hujan. Sebenarnya ga cuma pas hujan deras aja, tapi kalian juga perlu menyalakan lampu mobil meskipun gerimis.

Ketahui, menyalakan lampu mobil pas hujan sangat berguna bagi Anda serta pengendara lainnya. Kalian dipastikan bisa melihat kondisi jalan yang ada di depan dengan lebih jelas dan pengendara lain juga bisa melihat kalau kendaraan kalian sedang melaju sehingga risiko kecelakaan jadi lebih kecil.

Nah, kalau mobil Anda dilengkapi dengan day time running lights, maka wajib banget dinyalakan ya! Karena fitur ini bisa membantu pengendara yang ada di belakang untuk melihat kalian dengan baik sehingga terhindar dari kejadian tabrak belakang.

  • Stop gunakan lampu hazard!

Lho, kok malah dilarang pake lampu hazard sih? Apa alasannya? Jawabannya simpel sih, penggunaan lampu hazard malah bakal membuat pengendara yang ada di belakang Anda menjadi kesulitan dan terganggu. Lampu ini justru membuat pengendara lain menjadi ga peka saat kalian memperlambat laju kendaraan.

Eits, ga cuma itu lho! Penggunaan lampu hazard juga bisa membuat pengendara yang ada di belakang Anda ga tahu kalau Anda mau berbelok arah.

  • Jaga jarak aman berkendara saat hujan

Inget ya, jangan sampai mobil Anda terlalu dekat dengan kendaraan lainnya! Sebisa mungkin, Anda harus menyesuaikan jarak aman berkendara pas musim hujan. Kondisi jalan yang licin karena air hujan membuat kendaraan membutuhkan jarak ketika harus mengerem.

Perlu Anda ketahui, jarak yang dibutuhkan kendaraan ketika harus mengerem di jalanan basah sedikit lebih jauh, kalau dibandingkan mengerem di jalanan yang kering.  Perhitungannya kayak gini, jarak aman pas cuaca normal adalah sekitar 2 detik dari kendaraan yang ada di depannya. Kalau hujan, buat jaraknya jadi lebih jauh sekitar 4 detik dari kendaraan yang ada di depan.

Ga cuma butuh waktu untuk mengerem, kadang pandangan kita sebagai pengendara pastinya juga kurang jelas kan kalau hujan turun. Kondisi ini membuat kita ga siap untuk mengerem dadakan sehingga risiko terjadinya kecelakaan pun jadi lebih besar. Sementara, manfaat lainnya adalah menghindari cipratan air dari mobil yang ada di depanAnda.

  • Waspada terhadap genangan air

Pas hujan turun, lubang besar atau kecil yang ada di jalanan ga akan terlihat karena tertutup genangan air. Kalau lubangnya ga terlalu dalam sih, mungkin ga akan terlalu bahaya, ya. Tapi, gimana kalau lubang di balik genangan air itu ukurannya luar biasa besar? Waduh, bisa-bisa mobil Anda terperosok dong ke dalamnya. Kalau udah kayak gini, pasti bakalan merepotkan! Perjalanan kalian juga pasti terganggu dan bikin macet.

  • Pelajari cara mengatasi slip di jalanan basah
Baca Juga :  Bengkel AC Mobil Mamuju : Mobil Kena Hujan Malam Langsung Dicuci?

Kemungkinan terjadinya slip atau tergelincir di jalanan basah ketika musim hujan adalah hal yang wajar, meski Anda sudah berkendara super hati-hati. Kalau udah mengalami hal seperti ini, ga jarang kita sebagai pengemudi bakal panik dong! Lalu, apa yang harus dilakukan?

Satu hal penting yang kudu diingat, jangan pernah sekalipun Anda langsung menginjak rem sampai habis ketika terjadi slip. Apalagi kalau mobil kalian dilengkapi dengan anti-lock braking system (ABS). Cukup tekan pedal rem dengan pasti sambil mengarahkan kemudi sesuai dengan arah slip. Mudah, kan?

 

bengkel jakarta utara
Pexels

Jangan memaksakan diri, berhentilah kalau hujan terlalu deras

Anda ga boleh memaksakan diri kalau hujan turun terlalu deras selagi berkendara. Meski semua cara di atas sudah dilakukan, memaksa untuk melanjutkan perjalanan saat hujan deras adalah keputusan yang kurang tepat.

Ketika hujan turun sangat deras, menyalakan lampu kadang masih membuat pandangan kita tetap ga bisa fokus. Apalagi pas wiper sudah ga bisa lagi menjaga kaca mobil kembali jernih. Lalu, apa yang harus dilakukan nih? Jawabannya adalah menepi.

Memaksa melanjutkan perjalanan bakal jadi keputusan yang sangat berbahaya bagi Anda, serta orang lain. Ga ada salahnya kok untuk menepi sebentar sambil menunggu hujan reda dan kondisi jalan jadi lebih baik. Tapi, jangan menepi di bawah pohon ya, karena hal ini juga sangat berbahaya. Duh, kenapa lagi sih?

Ketika hujan turun sangat deras, biasanya disertai juga dengan petir dan angin yang kencang. Ga jarang loh banyak banget ranting atau pohon tumbang saat kondisi kayak gini. Lah, daripada ketiban pohon kan mendingan ngopi di warung kopi! Atau ngecekin mobil ke bengkel terdekat seperti bengkel Jakarta Utara, bengkel daerah Slipi dan sebagainya.

Menepi juga ada aturannya loh. Kalau emang terpaksa menepi di pinggir jalan, usahakan untuk tetap menyalakan lampu hazard ya! Ga perlu nunggu sampai hujannya benar-benar berhenti, kalian bisa kembali melanjutkan perjalanan kalau memang kondisi cuaca dan jalan sudah lebih baik.

bengkel jakarta utara

Solusi Mobil Mogok Pas Banjir di Musim Hujan

Seringnya, kondisi jalanan pas hujan cenderung macet. Hal ini tampaknya sudah umum terjadi di semua ruas jalan, apalagi kalau hujan turun dengan lebat. Kalau udah begini, biasanya banjir bakalan terjadi di beberapa tempat. Emang bukan banjir dengan arus air yang deras, tapi lumayan tinggi untuk ukuran kendaraan.

Nah, kalau ini terjadi, ga jarang kendaraan baik mobil ataupun motor malah suka mogok. Penyebabnya adalah air yang masuk ke dalam saluran pembuangan gas. Lalu, apa yang harus Anda lakukan?

Kalau jawabannya langsung menyalakan mesin mobil, tentu salah besar! Langkah pertama yang wajib kalian lakukan adalah turun dan mendorong kendaraan ke tempat yang paling aman.

Emangnya kenapa sih kok tidak boleh menyalakan mesin? Simpel aja sih, ketika air sudah berada di saluran pembuangan gas, dan Anda langsung menyalakan mesinnya, maka sangat dikhawatirkan sistem pengapian kendaraan bakal mengalami korsleting. Parahnya, mobil kalian bisa terbakar seketika.

Demikian beberapa hal yang patut Anda persiapkan dan perhatikan ketika berkendara. Intinya, jangan pernah sekalipun menyepelekan hal kecil agar keselamatan diri terjaga dan selamat sampai di tujuan.

Ketika Anda bisa meminimalisir kecelakaan, Anda akan membuat semua anggota keluarga menjadi tenang. Nah, jika kalian ingin melindungi keluarga, teman, dan orang terkasih lainnya saat mereka berkendara di musim hujan, cukup sebarkan atau share aja artikel ini di media sosial kalian! Semakin banyak yang baca, semakin banyak juga yang selamat saat berkendara. Oh ya sekedar mengingatkan untuk jangan lupa secara berkala mengecek mobil kita yaa biar tetap prima saat dipakai berkendara, dengan membawanya ke bengkel Jakarta Utara, atau yang sudah langganan.

Semoga bermanfaat, ya!

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?