Bengkel Karawang : Setelah Kena Hujan Mobil Cepat Karat, Benarkah ?

Langsung Dicuci atau Tunggu Besok Saja kalau Mobil Kena Hujan Malam Hari 2

Share :

Hai #SahabatRotary

Kali ini pembahasan kita khusus untuk #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang.

Apakah Anda khawatir ketika musim hujan menjelang? Atau justru merasa senang saat memasuki musim hujan?

Jika Anda termasuk yang senang ketika musim hujan mengguyur karena berpikir hujan membantu mengurangi biaya cuci mobil, Anda salah besar. Karena hujan yang mengguyur mobil dan tak segera dibersihkan justru akan merusak mobil kesayanganmu di kemudian hari.

Mengapa? Ini dikarenakan air hujan menyimpan kandungan yang beresiko menyebabkan masalah pada mobil.

Kalau dilap saja mobilnya bisa ga? Kenapa harus dicuci?

Jika #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang merasa dengan mengelap mobil sudah cukup membersihkannya air hujan, Anda perlu mengubah pemikiran Anda. Sekadar mengelap mobil untuk membersihkannya dari air hujan sangat tidak dianjurkan, jika Anda ingin mobil kesayangan Anda tetap awet.

Untuk menjaga kualitas mobil Anda, mencuci mobil Anda setelah terkena hujan wajib hukumnya.

Mengapa begitu? Berikut beberapa alasan pentingnya mencuci mobil setelah terkena hujan.

1. Air Hujan Mengandung Kadar Garam yang Tinggi 

Alasan pertama pentingnya mencuci mobil setelah terkena hujan adalah kandungan kadar garam yang tinggi terkandung dalam air hujan. Air hujan merupakan sekumpulan air yang telah menguap, sehingga sebagian sumber uap air hujan, bisa dipastikan berasal dari laut. Air laut ini yang membuat air hujan mengandung konsentrasi garam yang tinggi.

Air hujan juga mempunyai pH 3-5, yang berarti air hujan cenderung basa. Artinya, jika air hujan dibiarkan menempel di mobil, sama saja seperti kamu membiarkan kandungan garam menempel di mobil.

Selain membuat mobil cepat berkarat, cat mobil juga jadi cepat rusak. Tentu Anda tidak ingin melihat karat atau cat yang pudar hanya karena malas mencuci mobil pasca hujan deras. Oleh karena itulah, cuci mobil Anda sesegera mungkin menggunakan sabun khusus agar kandungan garam yang tinggi pada cat mobil bisa luruh.

2. Air Hujan yang Tercemar Polusi

Tidak hanya mengandung garam, air hujan juga sudah tercemar oleh polusi. Mengingat semakin banyaknya pabrik yang bermunculan dan menyebabkan polusi pada air dan udara semakin parah, polusi yang sudah mencemari air dan udara akan bercampur bersama air hujan.

Air hujan yang telah bercampur dengan polusi otomatis memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, apalagi jika kamu tinggal di pusat kota yang punya kadar polusi yang tinggi.

Karena itu, jika air hujan dibiarkan menempel terus menerus pada mobil, jangan heran jika karat akan timbul serta merusak tampilan mobil. Oleh karena itulah, sangat disarankan untuk segera mencuci mobil atau membawanya ke tempat cuci mobil.

3. Kandungan Oksigen yang Tinggi

Besi yang sering terkena oksigen akan bereaksi sehingga menyebabkan karat. Kandungan oksigen pada air hujan khususnya akan membuat besi semakin cepat berkarat.

Tak heran jika mobil yang memiliki kerangka serta beberapa komponen dari besi akan cepat berkarat jika terlalu sering terkena air hujan. Apalagi mengingat mobil lebih mudah menyerap oksigen sehingga karat pun dengan mudahnya akan muncul.

Meski ga terlihat secara langsung, permukaan mobil punya retakan yang berukuran mikroskopis semakin mudah dimasuki oksigen yang terkandung dalam air hujan. Inilah salah satu faktor utama timbulnya karat pada mobil.

Karat pada mobil bisa kamu antisipasi dengan rutin mencuci mobil secepatnya setelah terkena hujan. Jika ga sempat, kamu cukup menyiram mobil menggunakan air bersih sebisanya. Tapi jika kamu ingin mobil bersih sempurna, kamu dapat mencuci mobil dengan sabun khusus.

4. Kotoran yang Merusak Mesin Mobil

Berkendara di musim hujan akan sering membuat mobil kotor, karena mobil akan terciprat banyak kotoran. Apalagi saat hujan deras turun, air hujan seringkali menggenang di jalanan sehingga bercampur dengan pasir lalu menempel di bagian bawah mobil. Kalau #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang tidak segera membersihkannya, kotoran yang menempel terus-menerus pada mobil berisiko membuat mesin bermasalah, bahkan rusak.

Baca Juga :  Bengkel Jakarta Utara : Puncak Hujan Indonesia Bukan Januari 2020

Sehingga, performa mobil akan berkurang dan menjadi tidak layak untuk digunakan. Jika kamu ingin menghindari masalah ini, usahakanlah untuk rutin mencuci mobil setelah diguyur hujan deras. Sehingga kotoran yang menempel di bagian bawah mobil bisa luruh, dan mesin jadi lebih awet.

Cepat Bilas Mobil Setelah Kena Air Hujan

Apalagi jika rumah atau lokasi tempat hujan terjadi berada di dekat laut, bisa dipastikan kandungan garam di dalam air hujan sangatlah banyak.

Karena kandungan garam yang tinggi dalam air hujan bisa merusak mobil Anda, jika mobil Anda kehujanan, sesegera mungkin cucila mobil Anda. Jika ga sempat mencuci mobil secara menyeluruh, Anda bisa menyemprotnya dengan air bertekanan tinggi yang berasal dari PDAM.

Ini akan membantu menghilangkan kotoran yang menempel di seluruh bodi mobil serta bagian kolong mobil. Jika Anda hanya mengelap mobil tanpa dicuci, mobil Anda bisa dengan mudah berkarat dan mengalami kerusakan lainnya.

Jika Anda beraktivitas atau tinggal di pusat kota atau sekitar pabrik dengan polusi yang tinggi, Anda juga perlu merawat dan mencuci mobil Anda dengan lebih menyeluruh. Lantaran, polusi yang dilepaskan ke udara dan bertemu uap air akan menjadi air hujan yang mengandung polutan, yang bisa merusak mobil Anda.

Air hujan yang mengandung banyak polusi, dan yang bersifat asam, bisa menyebabkan mobil Anda berkarat. Bukan berarti hujan di wilayah lain minim resiko, karena hujan di manapun tetap berisiko bagi mobil Anda.

Selain itu, semakin tinggi kelembapan udara, semakin tinggi pula peluang mobil Anda menjadi berkarat. Selain menimbulkan karat pada mobil, air hujan juga bisa menyebabkan kerusakan pada bagian lainnya. Berikut beberapa komponen mobil yang bisa mengalami kerusakan akibat hujan.

1. Cat mobil cepat berwarna kusam dan berjamur

Memiliki mobil kinclong, bersih dan tidak berjamur tentu menjadi impian semua orang. Hal ini bisa diupayakan dengan rutin mencuci mobil dan menservice mobil. Tapi kendala akan kamu temukan saat memasuki musim penghujan. 

Air hujan bisa berdampak buruk bagi mobil, mulai dari membuat warna mobil lebih kusam bahkan lebih mudah berjamur.

Tentu saja kamu tidak menginginkan hal ini terjadi, bukan? 

Jangan khawatir, kamu bisa menghadapi musim hujan tanpa berakhir dengan mobil yang berjamur karena Anda bisa mencegahnya dengan rutin mencuci mobil atau membilas mobil Anda begitu terkena hujan. Dengan mencuci atau membilas mobil Anda dengan air PDAM, kotoran dan sisa-sisa hujan yang bisa menimbulkan karat akan tersingkirkan dari mobil Anda.

2. Kerusakan pada komponen pengereman

Komponen pertama yang biasanya rusak akibat hujan adalah adalah pengereman, padahal pengereman merupakan salah satu komponen yang penting. Saat Anda membiarkan mobil Anda terkena hujan terus-menerus, ditambah menerjang genangan air yang meningkatkan kemungkinan kontak antara mobil Anda dengan hujan dan materi lain yang bisa merusak mobil Anda, bukan hal yang mustahil jika kampas rem dan cakram mobil Anda mengalami penurunan performa yang diakibatkan perubahan material karena kontaminasi air hujan.

3. Lampu depan terlihat kusam

Ga hanya rem, lampu depan juga bisa terkena dampaknya jika terkena air hujan terus menerus tanpa pernah dicuci atau dibilas. Jika Anda membiarkan mobil kotor terus menerus, jangan heran jika kedua lampu depan terlihat kusam. Ini dikarenakan sisa air hujan serta cipratan kotoran saat melintasi jalanan menempel di lampu mobil Anda.

Baca Juga :  AC Mobil Bau? Tinggal di Ciledug?

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, tentu saja sorot lampu menjadi kurang terang, serta mengganggu visibilitas ketika Anda berkendara di malam hari. Ga mau kan mengalami masalah saat berkendara di malam hari?

4. Ujung knalpot lebih mudah berkarat

Salah satu komponen yang terkena dampak buruk air hujan adalah knalpot mobil. Walaupun kondisi knalpot seringkali luput dari efek hujan, knalpot juga bisa bermasalah jika terus-terusan terkena air hujan.

Jika mobil Anda terlalu sering kena hujan serta melintasi genangan tapi ga langsung Anda cuci atau bilas serta segera dikeringkan, jangan heran jika ujung knalpot mobil Anda bisa mengalami karatan parah.

Kalau sudah begini, bukan cuma ujung knalpot saja yang cepat terkena karat, tapi sampai ke pipa knalpot yang mengarah ke mesin juga bisa mengalami karatan dan keropos.

Kerusakan akibat membiarkan mobil kotor sehabis hujan-hujanan juga ga sampai di sini saja. Kaki-kaki andalan mobil yang digunakan untuk menerobos genangan air serta jalanan yang basah juga merupakan salah satu komponen yang rentan mengalami kerusakan. Kotoran seperti kerikil, tanah yang bercampur dengan air hujan akan banyak menempel pada swing arm, balljoint, pelek, serta komponen roda lainnya.

5. Body mobil lebih cepat berkarat

Kalau air hujan dibiarkan menempel di body ataupun kaca lalu langsung terkena sinar matahari, jangan heran jika akan muncul jamur body serta jamur kaca. Ini dikarenakan bagian itu mengalami oksidasi sehingga menimbulkan jamur, akibat air hujan membawa beberapa komponen yang tak kasat mata serta kadar garam yang sangat tinggi.

Sifat air hujan yang asam juga bisa menyebabkan korosi di beberapa komponen mobil, termasuk body kendaraan. Jika tidak segera diatasi, hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya keropos pada mobil.

Oleh karena itulah, mobil yang sehabis terkena air hujan lebih baik segera dicuci mobil memakai shampo mobil, sehingga garam yang menempel pada body mobil bisa segera hilang. Beberapa pakar menyarankan agar pemilik otomotif wajib mencuci kendaraannya minimal 2-3 kali dalam seminggu.

6. Cat mobil cepat mengalami kerusakan

Jika cat pada mobil Anda lebih sering rusak saat memasuki musim hujan Anda perlu curiga: bisa jadi cat mobil lebih cepat rusak akibat terlalu sering terkena air hujan.

Jika memang air hujan yang menjadi penyebabnya, Anda bisa mengecat mobil menggunakan wax. Proses ini tidak membutuhkan waktu yang lama kok, biasanya hanya memakan waktu satu jam saja.

Walaupun memang semua mobil baru sudah mendapatkan proteksi anti karat, lebih baik Anda kamu selalu melakukan perawatan. Karena jika Anda telat membersihkan mobil Anda, jangan kaget jika timbul jamur yang justru akan menambah biaya buat perawatan.

 

Bengkel Karawang Tips Merawat Mobil yang Baru Selesai Dicuci dan Terkena Hujan

Jika #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang sudah rutin mencuci mobil, tentu Anda merasa jengkel saat mobil yang baru saja dicuci langsung terkena hujan. Tidak mungkin akan kembali lagi ke tempat cuci mobil, lantaran biaya perawatan mobil bisa jadi membengkak jika hal itu sering terjadi. Berikut beberapa tips mengatasi mobil yang baru selesai dicuci dan terkena hujan.

Mengecek cuaca sebelum mencuci mobil

Cuaca bukanlah sesuatu yang bisa ditebak karena dapat berubah kapanpun. Walau cuaca cukup sulit diprediksi, setidaknya bisa menggunakan aplikasi Weather di smartphone untuk mengetahui perkiraan cuaca pada hari itu. 

Kalau cuaca berpotensi hujan, lebih baik tidak mengambil risiko dengan memaksakan keluar rumah dengan menggunakan mobil. Apalagi jika #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang baru saja mencuci mobil atau baru ingin mencuci mobil. Anda bisa menundanya dan memakai transportasi lainnya.

Jangan Langsung Dilap

Saat mobil #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang terkena hujan, lebih baik jangan langsung buru-buru mengelapnya. Karena air hujan yang menempel di body mobil tercampur dengan partikel-partikel seperti tanah dan pasir, yang justru membuat mobil baret.

Anda harus membilas dan mencuci mobil terlebih dulu menggunakan air biasa. Atau lebih baik lagi jika menyiapkan spons halus serta shampoo khusus yang sangat dibutuhkan ketika musim hujan. Dengan begini, semua kotoran yang menempel bisa terangkat.

Tidak hanya body mobil, kaca mobil juga harus #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang lap agar bersih dari kotoran, serta meminimalisir munculnya jamur yang membandel. Karena ini bisa mengganggu kenyamanan serta keselamatan saat naik mobil saat musim hujan.

Melakukan perawatan sederhana

Jika terpaksa menggunakan mobil dan terkena hujan, usahakan untuk membilas sebisanya dulu dengan menggunakan air biasa. Tapi, lebih baik lagi jika menyemprotnya dengan tekanan, agar bisa merontokkan kotoran yang menmpel

Kalau #SahabatRotary pelanggan bengkel karawang sudah yakin kotorannya rontok, bisa membiarkan mobil Anda setengah kering menggunakan lap. Usahakan menggunakan kain lap berbahan mikrofiber ataupun lap lembut. Ini dikarenakan dalam kondisi basah, kondisi cat mobil biasanya jadi lunak sehingga mudah tergores. 

Mencuci mobil menggunakan sabun khusus

Anda bisa kok mencuci mobil sendiri di rumah, hanya dengan membeli sabun khusus serta rutin mencuci mobil 2-3 kali seminggu. 

Perlu Anda ketahui, jika Anda mencuci mobil tanpa menggunaksn sabun ataupun sampo khusus, Anda ga bisa membersihkan kotoran yang menempel di mobil. Apalagi saat kondisi basah, ketika kotoran menjadi ga terlihat di body mobil. Tapi setelah mobil mengering, barulah terlihat jika mobil masih sangat kotor.

Ga bisa dimungkiri, jika hal-hal seperti ini sering dianggap sepele bahkan dipandang sebelah mata. Namun, mengabaikan perawatan mobil hanya akan menimbulkan karat pada body mobil atau beberapa komponen mobil Anda. Memang dampaknya ga akan langsung kelihatan, tapi jika Anda terus membiarkannya, Anda hanya akan menyesal di kemudian hari.

Jangan sampai Anda bisa membeli mobil, tapi tidak mampu merawatnya. Untuk itulah, Anda harus meluangkan waktu sejenak buat merawat mobil, yang sering menemani kegiatanmu sehari-hari di kala musim hujan.

Menjaga kebersihan lantai mobil

Saat memasuki hujan, Anda juga harus memerhatikan kebersihan lantai mobil atau kabin, yang bisa menimbulkan bau tak sedap jika berada dalam kondisi yang lembab. Kelembaban ini bisa terjadi karena air hujan yang terbawa sepatu ataupun sandal yang Anda pakai. Untuk mengatasi masalah ini, sediakan karpet lantai pada mobil Anda.

Baca Juga :  Bengkel AC Mobil Mamuju : Mobil Kena Hujan Malam Langsung Dicuci?

Nah, itulah beberapa tips untuk merawat mobil yang baru saja selesai dicuci dan terkena hujan. Anda bisa mempraktikkan hal ini agar mobil tetap terawat dan berumur panjang. Selain itu, Anda juga harus meluangkan waktu untuk sekadar mengelap atau membasahi mobil langsung setelah terkena hujanAnda juga bisa membeli sampo yang ga terlalu banyak mengeluarkan busa, untuk menjaga kecerahan warna cat mobil Anda dan mencegah mobil Anda tampak kusam. 

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?