AC Mobil Rusak? Bawa ke Bengkel Mobil Terpecaya


Share :

Hai #SahabatRotary,

Apakah #SahabatRotary pernah mengalami ketidaknyamanan berkendara dikarenakan AC mobil yang tidak bekerja maksimal? Komponen pendingin satu ini sangat penting untuk menjaga suhu agar pengendara dalam mobil merasa nyaman. Bisa Anda bayangkan jika berkendara dalam kondisi panas maka perjalanan akan terganggu. Namun, tidak sedikit yang mengabaikan kondisi komponen ini sehingga harus memperbaiki AC dengan budget ekstra untuk dibawa ke bengkel.

Merawat dan memperbaiki AC tidak bisa dilakukan sendiri, perlu tangan profesional yaitu bengkel AC untuk melakukan servis secara berkala. Tidak sulit menemukan bengkel AC mobil mungkin disekitaran anda banyak ditemukan bahkan mungkin di Banda Acehpun mudah ditemukan. Hal ini tidak serta merta anda asal memilih bengkel, perlu ketelitian dan kejelian untuk menghindari bengkel yang kurang mumpuni dan dapat memperparah kondisi AC mobil anda.

Servis rutin sangat perlu dan penting untuk menjaga performa AC mobil dan komponennya. Sehingga meminimalisir adanya penggantian komponen AC karena ada beberapa komponen yang bisa diperbaiki dan tidak. Hal ini tentunya akan membuat budget yang dikeluarkan lebih banyak.

Jangan Tunggu AC Mobil Mengalami Masalah

bengkel service AC mobil terdekat

Kenapa melakukan servis AC secara rutin perlu dilakukan? Selain menjaga AC tetap optimal juga meminimalisir kerusakan yang meluas. Komponen pada AC memang memiliki fungsi sendiri-sendiri namun ketika salah satunya rusak dapat menggangu kinerja AC secara keseluruhan. Sebelum mendatangi bengkel service AC mobil terdekat di Banda Aceh atau dimanapun, berikut ini adalah komponen AC yang perlu anda tahu :

  • Filter Dryer
  • Expansion Valve
  • Evaporator
  • Kompresor
  • Kondensor

Ketika anda tidak melakukan servis secara rutin maka kelima komponen diatas dapat mengalami kerusakan. Semakin luas kerusakannya semakin banyak budget yang harus dikeluarkan. Terlebih lagi pengerjaannya akan memakan waktu yang cukup lama sehingga menggangu mobilitas anda bukan. Oleh sebab itu, berikut berbagai jenis servis mobil AC yang perlu anda ketahui:

  1. Basic Service

Basic service merupakan servis dasar dimana mobil harus mendapatkan perawatan ketika sudah menempuh jarak kilometer 10.000 sampai 20.000. Untuk Lebih mudahnya, anda melakukan servis setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali tergantung pada intensitas penggunaan AC.

Bagi yang berada di perkotaan di mana selalu menyalakan AC setiap berkendara, maka baiknya segera lakukan service ketika kilometer sudah menyentuh angka 10.000. Jika intensitas penggunaan AC terbilang jarang, Anda bisa memulai basic service di angka 20.000. Mengapa terdapat perbedaan?

Hal ini dikarenakan penggunaan AC yang berbeda. Sebagai contoh di Banda Aceh penggunaan AC lebih intens dikarenakan kondisi cuaca yang lebih panas. Akan berbeda dengan kondisi AC mobil yang digunakan di daerah yang sejuk. Pada servis kategori ini akan dilakukan penggantian bagian  filter AC kabin dan pembersihan blower jika anda melakukan servis setiap 6 bulan sekali atau mencapai kilometer 10.000.

Sedangkan pada kilometer 20.000 atau servis 1 tahun sekali, pada umumnya akan dilakukan penggantian oli kompresor, dryer, dan refrigant tanpa melewatkan perawatan pada filter ac dan blower. Penggantian dryer dan filter ini dikarenakan keduanya bersifat sekali pakai dan tidak bisa diperbaiki.

  1. Advance Service

Jika basic service sudah dilakukan pada tahun pertama, maka yang dilakukan kemudian adalah advance service. Servis tersebut dilakukan ketika mobil sudah mencapai dua tahun. Item yang diperbaiki tentu lebih banyak dibandingkan basic. Dimulai dari perawatan kompresor, evaporator, hingga kondensor. Ada juga penggantian Receiver Dryer, Filter Kabin, dan Expansion Valve.

Proses pengerjaan akan lebih lama karena item yang dirawat lebih banyak. Pengerjaan untuk servis kategori ini bisa mencapai 4 jam dan tergantung pada bagian yang diperbaiki. Semakin luas dan berat permsalahannya maka bisa semakin lama pengerjaanya.

Nah, untuk biayanya relatif berbeda-beda. Untuk mobil buatan Jepang, rata-rata biaya servis berkisar 300.000-1.000.000 rupiah. Sedangkan untuk mobil buatan Eropa dan negara lainnya mencapai budget 1,2 juta-3 juta rupiah.

Mengapa biaya servis AC mobil Jepang dan Eropa berbeda? Sebab mobil buatan Eropa memiliki sistem pendingin yang lebih kompleks dibanding buatan Jepang. Maka tak heran jika proses perawatannya lebih rumit. Bahkan tidak semua bengkel AC mobil mampu menangani mobil-mobil buatan Eropa.

Hitungan biaya tersebut masih biaya jasa saja. Belum termasuk sparepart yang harus diganti. Seperti Evaporator dan Kompresor. Namun umumnya bengkel service AC seperti yang ada di Banda Aceh sudah memasukan biaya jasa dengan penggantian freon jika memang harus diisi ulang.

Trik Bengkel: Freon Ac habis dan Harus isi Ulang

Banyak servis AC mobil yang kompeten namun juga tidak sedikit bengkel yang mencoba melakukan kecurangan. Hal yang sering kali dijumpai ketika melakukan servis AC mobil adalah freon pada AC habis, hal ini belum tentu terjadi. Perlu pengecekan lebih jauh dan bertahap. Perlu diketahui bahwa freon tidak akan habis jika sistem pada AC tidak mengalami kebocoran. Hal ini sering dilakukan untuk secara halus memaksa pemilik mobil untuk mengisi ulang freon.

Jika memang freon habis, maka dipastikan ada kebocoran di sistem pendingin. Baik itu di pipa saluran, evaporator, atau pipa saluran. Sebab sistem AC mobil sifatnya tertutup. Maka freon yang fungsinya membuat dingin akan terus mengalir dan berputar sejak didorong ke kompresor.

Tipe-tipe Perawatan Komponen Utama AC

Selain service secara umum, service per komponen juga kerap dilakukan. Tujuannya untuk memaksimalkan perawatan. Selain itu, servis per komponen bermanfaat agar kita bisa mengganti secara tepat jika ada salah satu bagian yang mengalami kerusakan parah. Komponen utama yang biasanya dirawat antara lain:

  1. Oli

Oli sangat perlu diganti secara rutin. Tujuannya agar komponen kecil seperti piston tetap bekerja se-optimal mungkin dan tidak mudah terkikis. Oli yang sudah jelek tidak akan mampu melumasi piston. Akibatnya piston mudah panas dan kompresor tidak bekerja secara maksimal. Perawatan yang akan dilakukan adalah flushing dengan mesing lax terhadap kompresor. Biaya perawatannya sekitar 700 ribu rupiah.

  1. Spare Part Lain

Sela, thrust bearing, shaft seal, dan sore merupakan spare part lainnya yang perlu dirawat atau diganti. Biaya yang dikeluarkan untuk spare part tersebut kisaran 475 ribu rupiah. Biaya tersebut berlaku dengan catatan noken as, piston, dan silinder piston tidak terkikis.

  1. Magnetic Clutch

Biasanya keluhan pada magnetic clutch adalah menghasilkan suhu yang tidak stabil seperti kadang panas, kadang dingin. Komponen tersebut tidak bisa direparasi jika terjadi kerusakan. Maka jalan satu-satunya adalah diganti dengan harga kisaran 380 ribu rupiah.

  1. Kondensor

Perawatan kondensor terbilang lebih mudah. Sebab perwatannya hanya dengan menyemprot air agar kotoran hilang. Namun jika kondensor mengalami mampet, maka harus dilakukan pengurasan dengan freon berjenis RII serta n2 atau Nitrogen. Biaya untuk perawatan kondensor ini berkisaran 175 ribu rupiah.

  1. Receiver Dryer dan Expansion Valve

Receiver Dryer dan Expansion Valve merupakan dua komponen yang mesti diganti jika terindikasi terjadi kerusakan. Harga keduanya berbeda-beda tergantung jenis mobilnya. Untuk receiver dryer paling murah sekitar 90 ribu rupiah. Sedangkan expansion valve dipatok sekitar 200 ribu rupiah.

Disisi lain ada beberapa komponen yang harus diganti jika terjadi kerusakan yaitu fanbelt dan extra fan. Ada baiknya melakukan pengecekan serta konsultasi karena ketika setelah diperbaiki masih tetap rusak, fanbelt akan membuat komponen lain mengalami masalah.

Besar kemungkinan terjadinya mobil mogok karena fanbelt pecah. Harga sparepart fanbelt ini berkisar 40 ribu yang paling murah . Sedangkan extra fan sekitar 300 ribu rupiah.

Perawatan Evaporator tidak begitu berbeda dengan kondensor. Jika evaporator bocor, baiknya langsung diganti baru. Untuk harga evaporator mobil Daihatsu Xenia misalnya, harganya kisaran 900 ribu rupiah. Sedangkan untuk Toyota Kijang Kapsul berkisar 800 ribu rupiah.

Bayar Mahal untuk Kualitas Servis Terbaik? Mengapa Tidak

Memang biaya servis AC mobil terbilang tinggi. Tidak terkecuali di Banda Aceh. Maka banyak pemilik mobil yang menimbang terlebih dulu akan melakukan perawatan di bengkel mana. Sebagai konsumen tentu akan mencari harga paling murah dengan kualitas servis nomor wahid. Kalau di sisi penjual tentu sangat tidak masuk akal. Namun dari pertimbangan ekonomi sangat manusiawi. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki ac mobil,

Namun jangan selamanya berpatokan bahwa servis AC mobil mahal akan menjamin kualitas hasilnya yang baik. Begitu pula dengan bengkel service AC mobil terdekat yang mematok biaya servis murah belum tentu kualitasnya diragukan.

Maka gunakanlah faktor lain dalam mempertimbangkan bengkel servis AC mobil. Yakni teknik dan teknologi servis yang digunakan. Bisa jadi ada bengkel yang mematok harga servis terjangkau namun memiliki teknisi jago serta alat-alatnya yang mumpuni.

Gambarannya bengkel X memiliki teknologi tinggi dan terbaru dalam melakukan perbaikan dan perawatan AC. Misalnya mampu mengganti oli kompresor tanpa membongkar perangkat lain yang ujung-ujungnya membuang freon. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa bengkel tersebut memiliki teknisi yang mumpuni dalam mendeteksi dan memperbaiki kerusakan secara tepat dan cepat.

Biaya yang dipatok oleh bengkel tersebut tentu tidak sedikit. Untuk sekali perawatan setidaknya Anda harus merogoh budget sekitar 1.5 juta rupiah. Namun jika proses perawatannya cepat dan tidak mengecewakan, mengapa tidak Anda pilih?

Nah, sekarang kita bandingkan dengan bengkel Y yang masih menggunakan teknologi manual dan apa adanya. Biaya yang dipatok memang murah, mungkin sekitar 500 ribu rupiah. Namun beberapa bulan kemudian Anda mesti melakukan perbaikan lagi. Bisa jadi karena kinerja AC mobil sudah tidak maksimal.

Kemungkinan Anda bisa saja terpaksa harus menggantu kompresor yang harganya mencapai 2 juta rupiah. Dan beberapa bulan kemudian kompresor AC mobil kembali bermasalah karena bocor. Maka Anda pun harus mengeluarkan biaya lagi untuk melakukan servis.

Padahal biaya perbaikan untuk kebocoran oli kompresor lebih mahal dibandingkan biaya servis rutin. Biayanya bisa mencapai 800-900 ribu rupiah. Maka mencari bengkel service AC mobil terdekat dengan kualitas teknisi yang bagus tentu sangat penting. Di Banda Aceh, Anda tidak akan kesulitan menemukan bengkel berkualitas.

Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa biaya servis di bengkel X lebih terjangkau dibandingkan bengkel Y. Meskipun di awal Anda mengeluarkan uang lebih besar, namun kelanjutannya tidak ada biaya-biaya tambahan lainnya.

Nah, dua gambaran diatas hanya sekedar contoh. Anda bisa menggunakannya untuk mencari patokan bengkel AC yang tepat. Bengkel yang mematok harga mahal memang bukan jaminan hasil maksimal. Namun yang menawarkan harga murah tentu wajib Anda pertimbangkan lagi.

Carilah referensi sebanyak mungkin untuk mendapatkan bengkel servis AC terbaik di Banda Aceh ini.

Merawat AC Mobil Bisa Dimulai dari Hal Sederhana

Mengingat mahalnya biaya servis AC, tentu Anda wajib merawatnya dengan baik. Sebenarnya tidak begitu sulit merawat AC mobil. Bahkan dengan cara sederhana pun, AC akan lebih awet dan tentunya lebih menghemat pengeluaran Anda.

Selain itu, seberapa besarpun biaya yang Anda keluarkan tiap tahun akan percuma jika perawatan AC secara mandiri masih buruk. Banyak kebiasaan buruk yang kerap dilakukan pengguna yang berujung pada kerusakan pendingin mobil ini. Antara lain:

  1. AC Dinyalakan Begitu Mesin Distater

Kebiasaan satu ini memang sulit dihindari. Terlebih jika kita memarkir mobil di tempat panas. Maka begitu distater, pasti akan muncul keinginan menyalakan AC secepat mungkin. Namun hal tersebut berdampak buruk pada kinerja AC Anda. Sebab AC mobil akan bekerja lebih keras mendinginkan ruang kabin.

Maka sebelum menyalakan mobil, pintu dan jendela dibuka terlebih dulu agar udara dalam kabin terbawa keluar. Jika suhu kabin sudah mulai turun, minimal sudah netral, maka saatnya menyalakan mesin dan AC mobil. Pendingin mobil pun akan bekerja lebih ringan dan komponen di dalamnya tidak cepat rusak.

  1. Pintu dan Jendela Tidak Ditutup Rapat Ketika AC Mobil Dinyalakan

Banyak pengguna mobil yang sengaja membuka jendela ketika AC mobil aktif. Hal tersebut justru akan membuat AC bekerja lebih berat. Sebab, jendela yang terbuka akan membuat AC kesulitan menghasilkan suhu ideal. Suhu dingin yang dibuat AC akan bersaing dengan suhu luar.

Jika seluruh jendela ditutup sementara AC menyala, maka AC mobil akan lebih cepat menghasilkan suhu sejuk sesuai yang diinginkan tanpa membebani beban kerjanya.

  1. Merokok dalam Mobil ketika AC menyala

Jangan sekali-kali merokok dalam mobil ketika AC hidup. Memang hal tersebut terbilang sulit dihindari untuk para perokok berat. AC mobil akan menghisap udara di dalam kabin. Kemudian ketika menjalankan proses pendinginan di Evaporator, akan dikeluarkan lagi ke dalam kabin.

Siklus tersebut menyimpulkan bahwa udara sebenarnya tidak pernah berganti. Maka dengan adanya asap rokok dalam kabin, fungsi dan kerja perangkat AC tidak maksimal. Selain itu dari segi kesehatan pun sangat buruk.

Asap dan abu rokok akan memunculkan kotoran. Baik itu dalam evaporator maupun di kisi-kisinya. Jika hal tersebut terjadi, maka servis yang semestinya dilakukan setahun sekali, harus dilakukan 2-3 kali setahun. Sudah tentu biaya servis yang dikeluarkan kain membengkak.

  1. Menunda-nunda Jadwal Servis

Segera penuhi jadwal servis AC mobil Anda. Misalnya jika ada masalah kurang dingin atau ada tetesan air dari selang serta kisi-kisi, segerakan untuk diperbaiki. Semakin lama membiarkan masalah tersebut, maka kerusakan akan terus menjalar ke komponen lainnya. Biaya servis AC pun akan membengkak.

Sebagai permisalan ada kebocoran di selang AC mobil. Namun karena terus dibiarkan akan membawa dampak buruk di komponen kompresor. Tentunya biaya yang dikeluarkan pun kian besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda mesti mengganti seluruh perangkat AC mobil.

Harga AC Mobil baru di bengkel service tidak bisa dikatakan murah. Terlebih jika Anda maniak dengan merk tertentu. Misalnya Denso yang merupakan merk AC mobil berkualitas. Harga AC mobil tersebut akan membuat kita merogoh kocek lebih dalam.

Maka rawatlah AC secara baik. Salah satunya dengan tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk diatas. Jika Anda cermat merawat pendingin mobil, maka biaya servisnya akan lebih ringan dan masa kerjanya lebih panjang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Temukan informasi lain seputar tips perawatan mobil di sini.

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat? Booking Service
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.

.
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Share :

No comment

Leave a Reply