biaya servis mobil tidak membengkak dikemudian hari

Bengkel Terkenal - Begini Merawat Mobil Secara Mandiri

Share :
Hai #SahabatRotary Tulisan ini khusus dibuat untuk #SahabatRotary dalam biaya servis mobil
Pernahkah Anda mengalami membawa mobil ke bengkel resmi untuk ganti oli dan servis ringan saja, tapi malah ‘ditodong’ untuk mengganti ini-itu sehingga biaya servis pun membengkak? Apa yang akan Anda lakukan, marah atau terima keadaan?

Rekomendasi pabrikan memang Anda harus melakukan servis di bengkel resmi sesuai waktu atau jarak yang ditentukan. Tapi ada kalanya Anda membawa mobil ke bengkel resmi karena Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya baik itu untuk jasa maupun penggantian part.

Nah, disini kadang masalah baru muncul. Saat tagihan ditunjukkan Anda kaget karena biaya servis ternyata membengkak, lebih mahal dari yang Anda kira. Bagaimana menghadapi situasi semacam ini, apa Anda mesti marah? Tunggu dulu.

Sebelum marah-marah sebaiknya Anda intropeksi diri, apakah ketika pihak bengkel resmi memberitahu bahwa suku cadang perlu diganti, Anda mengiyakan? Jika demikian, Anda tidak sepatutnya marah, karena pihak bengkel resmi telah meminta izin Anda terlebih dulu. Sebaliknya, ketika pihak bengkel resmi tidak memberitahu terlebih dulu untuk mengganti suku cadang mobil, maka Anda berhak marah-marah.

Tips Atasi Biaya Servis Supaya Tidak Membengkak Di Kemudian hari

  • Menggunakan bahan bakar yang sesuai

    Tips selanjutnya untuk mengurangi biaya servis Mobil Toyota adalah dengan memakai BBM yang direkomendasikan oleh pihak pabrikan. Memang menggunakan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah harganya cukup murah, akan tetapi saat servis harus nombok biayanya setiap bulan. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk menggunakan bahan bakar sesuai standar Mobil. Anda bisa melihatnya di buku panduan yang biasanya ikut disertakan pada saat membeli Mobil baru.

     

    Memakai BBM sesuai rekomendasi membuat mesin Mobil tetap prima

    Perlu diketahui bahwa menggunakan bahan bakar yang mempunyai oktan lebih rendah dengan rekomendasi, bisa membuat kinerja mesin Mobil tidak maksimal. Dengan begitu kompresi mesin Mobil menjadi tertahan dan komponen Mobil umurnya menjadi lebih pendek. Selain itu mesin akan lebih cepat kotor karena pembakaran yang terjadi tidak sempurna, sehingga melakukan servis Mobil menjadi lebih sering

  • Gunakan suku cadang asli. Begitu Anda membawa mobil untuk servis di bengkel resmi dan pihak bengkel menyatakan ada suku cadang yang perlu diganti, maka sebaiknya gantilah suku cadang mobil Anda itu dengan suku cadang asli. Memang suku cadang asli harganya lebih mahal dibandingkan suku cadang palsu, tapi ada perbedaan nyata pada kualitas yang dimilikinya.
  • Rutin pada jadwal servis. Mesin mobil yang bagus sebaiknya dijadwalkan servis secara rutin. Hindari menunda servis yang akan memperpendek usia mobil.
  • Rawatlah ban. Ban merupakan suku cadang mobil yang berperan vital, tapi masih sering dianggap remeh. Jika tidak mau sering menggantinya, maka rawatlah ban dengan baik. Apa yang harus diperhatikan untuk merawat ban? Tekanan angin, lakukan spooring dan balancing, gunakan sabun khusus saat membersihkan ban, copot dan bersihkan sela-sela ban minimal sebulan sekali.

 

mobil yang jarang dicek keadaannya akan rentan mengalami kerusakan. Kerusakan ini bukan saja membutuhkan biaya banyak dalam perbaikannya namun juga menyebabkan Anda tidak bisa berpergian karenanya. Mobil juga bisa mengalami kemacetan sewaktu-waktu karena kondisi sparepart yang kurang terawat.

Terbayang kan betapa merugikannya dampak dari service mobil yang jarang dilakukan? Mobil pun juga bisa turun harga jualnya karena banyaknya kerusakan pada mobil yang Anda punya. pastinya kita tidak mau hal ini terjadi bukan? nah berikut adalah beberapa sparepart mobil yang rentan mengalami kerusakan ketika kita jarang melakukan service:

  • Oli mesin

Oli merupakan salah satu bagian dari mobil yang perlu Anda lakukan dengan berkala mengingat peran oli yang tidak boleh kita sepelekan. Ketika oli mobil jarang diganti maka jangan heran jika mobil akan sulit dikendalikan ataupun tidak bisa melaju dengan kencang seperti apa yang kita inginkan. Oleh sebab itulah kita perlu mengganti oli mobil dengan berkala, lebih tepatnya mulai dari jarak tempu 10,000 km. Jangan khawatir karena kitabisa mengandalkan jasa teknisi di bengkel mobil yang siap membantu kapan saja.

  • Filter oli

Layaknya peran oli yang penting untuk mobil kita, filter oli adalah komponen alias sparepart mobil lainnya yang sering diganti oleh bengkel mobil ketika Anda melakukan service. Filter oli sendiri berfungsi untuk menyaring berbagai kotoran yang sekiranya bisa mengotori oli mobil sewaktu-waktu. ketika oli mobil kotor pun maka akan menimbulkan berbagai masalah sehingga akan menyebabkan kinerja mobil terganggu. Oleh sebab itulah teknisi bengkel juga perlu mengecek kondisi filter oli sewaktu-waktu dan perlu diganti pada mobil yang jarak tempuhnya sudah mencapai angka 10,000 kilometer.

  • Busi

Bagi kita yang sering mengecek kondisi mobil, pastilah sudah tidak asing lagi dengan nama sparepart yang satu ini. busi memiliki fungsi yang penting untuk mobil, yaitu melakukan pembakaran pada mobil sehingga mesin mobil bisa hidup secara sempurna. Apabila busi mobil tidak terawat maka kinerja mobil akan terganggu seperti jalannya mobil yang menjadi tersendat. Oleh itulah busi perlu diganti tiap jarak tempuh mencapai jarak 20,000 atau 40,000 kilometer. Bisa juga kita mengganti busi pada jarak tempuh 100,000 kilometer apabila menggunakan busa iridium.

  • Minyak rem

Seperti namanya, minyak rem merupakan komponen mobil yang mempengaruhi kinerja mobil, lebih tepatnya pada sistem rem. Apabila minyak rem jarang diganti maka akibatnya fatal karena rem tidak akan bisa bekerja dengan normal alias rem akan blong. Pastinya sudah sering mendengar kan tentang kecelakaan yang terjadi akibat rem blong? Oleh sebab itulah kita perlu membawa mobil ke bengkel mobil secara berkala dan mengganti minyak rem setiap 40,000 km sekali.

  • Air radiator

Air radiator adalah komponen lainnya pada mobil yang tidak boleh Anda sepelekan. Tanpa air radiator, mobil kita tidak bisa beroperasi dengan seharusnya dan berarti kinerja mobil akan terganggu karenanya. Air radiator ini berfungsi untuk mendinginkan mesin dan hal ini membrikan banyak manfaat terutama jika mobil kita sering terjebak kemacetan di jalan. Ketika air radiator habis, maka mobil pun akan kesulitan untuk menjaga suhunya tetap stabil dan berujung pada mobil yang mogok di tengah jalan. Oleh sebab itulah kita disarankan untuk mengganti air radiator tiap 20,000 kilometer sekali.

Tips Menjaga AC Mobil Tetap Dingin, Diiamin Membuat Perjalanan Anda Semakin Nyaman!

Terbayang kan betapa pentingnya melakukan service mobil supaya kita tidak mengeluarkan banyak biaya untuk mengganti sparepart mobil yang rusak karena jarang diservice?

Bukan cuma perawatan mesin yang perlu, perawatan internal juga khususnya AC mobil. Itu kenapa diawal khusus yang di kota besar seperti Banjarmasin kita sarankan untuk periksa ke Bengkel AC mobil banjarmasin terdekat.

Ada satu lagi komponen mobil yang tidak boleh terlupakan perannya yaitu AC. AC akan membuat kita nyaman selama perjalanan mengingat fungsi utama dari AC adalah untuk menjaga suhu dingin di dalam mobil. Nah berikut adalah beberapa tips untuk menjaga suhu AC tetap dingin selama perjalanan:

  • Memarkir mobil di tempat teduh

Meskipun kelihatannya sepele, ternyata cara ini cukup jitu untuk menjaga kinerja AC mobil lho!  memakirkan mobil di tempat yang teduh akan memengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan, termasuk untuk AC mobil. Sebaliknya ketika kita memarkirkan mobil di tempat panas, maka AC juga akan ikut panas sehingga tidak akan bisa beroperasi dengan seharusnya.

Kondensor adalah salah satu komponen mobil yang rentan berkarat.  Oleh sebab itulah kita perlu merawat kondensor dengan telaten agar terawat dan tidak mudah karatan karena hal ini hanya akan merugikan diri sendiri.

  • Memasang kipas tambahan

Tidak jarang orang memasang kipas tambahan di mobilnya agar mobil bisa terasa lebih sejuk. Hal inilah yang perlu menjadii fokus kita karena kehadiran kipas ini juga akan membuat AC cepat kotor atau tidak. Sering membersihkan kipas tambahan adalah keputusan yang tepat supaya AC tetap terjaga kebersihannya dan bisa berfungsi seperti sedia kala.

  • Membersihkan kabin secara berkala

Kabin adalah bagian dari mobil yang lokasinya paling dekat dengan AC. oleh sebab itu lah kebersihan kabin akan mempengaruhi kinerja AC pula. kita bisa menambahkan filter kabin supaya kabin selalu bersih dan AC mobil juga bisa berjalan dengan efektif. Selain itu, filter kabin ini juga berfungsi untuk menyaring kotoran sehingga tidak masuk ke lubang AC di mana hal ini dapat menyebabkan evaporator terganggu dan kinerja AC pun akan terganggu karenanya.

 

 

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?