Musim hujan sebentar lagi akan terjadi di Indonesia. Persiapan menghadapi musim ini pun harus dilakukan untuk menghndari kemungkinan timbulnya bencana, seperti banjir. Di Indonesia, banjir menjadi problem langganan saat musim penghujan tiba, terutama di daerah padat penduduk. Jakarta bisa dikatakan sebagai kota langganan banjir tiap tahunnya. ย Banyak daerah potensi banjir di Jakarta.

Banjir yang terjadi di Ibu Kota tidak hanya disebabkan faktor alam seperti cuaca ekstrem. Namun perilaku masyarakat turut membuat banjir tidak dapat dihindari oleh warga Jakarta. Memang, masalah banjir di Jakarta bisa dikatakan tanpa solusi. Tapi bukan berarti tidak dapat diminimalisir.

Daerah Potensi Banjir di Jakarta

Banjir yang terjadi di Jakarta disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya ialahย  adanya curah hujan tinggi, penduduk padat sementara lahan serapan air menyusut, dan karena Jakarta dialiri 13 sungai. Selain itu, juga disebabkan oleh penurunan muka tanah dan perilaku masyarakat. Faktor perilaku masyarakat juga menjadi faktor utama penyebab banjir di Jakarta.

Bulan september menjadi bulan dimana musim hujan diprediksi akan terjadi. Banyak daerah potensi banjir di Jakarta. Diantaranya termasuk beberapa jalan protokol. Bukan hal yang baru lagi jika jalan protokol rawan digenangi air, yakni Jalan MT Haryono dan Jalan Raya Fatmawati di depan ITC Fatmawati. Banjir terjadi karena saluran tersumbat sampah atau utilitas, bisa juga karena pembangunan. Ditambah lagi, di titik-titik tersebut tengah berlangsung pembangunan MRT, LRT, underpass, dan flyover.

Nama-Nama Daerah Potensi Banjir di Jakarta

Berdasarkan data BPBD Jakarta, terdapat beberapa titik daerah potensi banjir di Jakarta. Di Jakarta Barat 20 titik, Jakarta Timur 19 titik, Jakarta Selatan 19 titik, dan Jakarta Pusat sembilan titik. Nah, apakah daerah tersebut termasuk daerah tempat tinggal atau tempat kerjamu? Waspadalah.

Di Jakarta Utara, daerah potensi banjir meliputi Kelurahan Kapuk Muara, Kelurahan Pejagalan, Pluit, Pademangan Barat dan Timur, Sunter Agung dan Sunter Jaya, Lagoa Buntu-Tanjung Priok, Kebon Bawang. Daerah lain yakni Warakas, Sungai Papanggo, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading Timur, Rawa Badak Utara dan Selatan. Selain itu, Tugu Selatan, Semper Barat, Dewa Kembar, dan Rorotan atau Babek ABRI juga berpotensi banjir.

Daerah di Jakarta Barat potensi banjir adalah daerah Rawa Buaya, Duri Kosambi, Tegal Alur, Kapuk Kedaung Poglar, Kapuk, Kembangan, Meruya/Pengampuan, Meruya, Pesing, Green Garden, Krendang dan Duri Utara. Sementara itu, daerah Jelambar Baru, Pinangsia, Mangga Besar, Tanjung Duren Raya, Grogol, Sukabumi Utara, Kelapa Dua, dan Duri Kepa juga berpotensi banjir. Jakarta Barat merupakan daerah potensi banjir di Jakarta yang paling banyak.

Di wilayah Jakarta Timur yang berpotensi banjir adalah daerah Kebon Nanas, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cipinang Indah, Malaka Selatan, Pondok Kelapa, Tegal Amba, Halim Perdanakusuma, Cipinang Melayu, Kampung Makasar, Kramatjati , dan Al Hawi Cililitan. Selain itu, Perumahan BHP, Kampung Rambutan, Ciracas, Cibubur, Kelapa Dua Wetan, Kawasan depan Pasar Cibubur, dan Gandaria juga berpotensi banjir.

Di wilayah Jakarta Selatan yang berpotensi banjir adalah IKPN, Ulujami, Pondok Pinang, Cireundeu Permai, Kebalen, Mampang Prapatan , Kelurahan Kuningan, Tegal Parang, ย Petogogan, Pondok Karya, Darma Jaya. Selain itu, daerah Pulo Raya, Kampung Pulo, Bukit Duri, Kebon Baru, Pengadegan, Rawajati, Cipulir, dan Ciledug Raya juga berpotensi banjir.

Selanjutnya wilayah di Jakarta Pusat yang berpotensi banjir yakni Kawasan Kali Pasir, Bunderan Hotel Indonesia, Pejompongan, Jati Pinggir, Mangga, Kartini, Serdang, Gunung Sahari, dan Cempaka Putih. Apakah daerah tempat tinggalmu termasuk dalam daerah potensi banjir di Jakarta? Jika iya, maka kamu harus waspada.

Itulah beberapa daerah potensi banjir di Jakarta. Jika tempat tinggal atau lokasi kerjamu masuk diantaranya, maka kamu harus waspada dan memikirkan tindakan apa yang harus dilakukan untuk meminimalisir akibat terjadinya banjir. Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Semoga bermanfaat.