Efek Samping Menghirup Gas Freon pada AC Mobil yang Bocor


Share :

Freon merupakan gas kimiawi yang disebut juga dengan nama Cloroflourocarbon atau disingkat CFC. Gas tersebut digunakan biasanya dalam mesin pendingin, seperti kulkas dan juga AC mobil.

Gas kimia ini adalah partikel penting yang dibutuhkan oleh mesin pendingin, namun sebenarnya memiliki efek samping yang cukup mematikan, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Baca juga : AC Mobil Bau Dan Tidak Dingin

Lalu mengapa gas Freon ini masih digunakan apabila memang bisa mengakibatkan efek berbahaya pada orang yan menghirupnya?

 

Sebagaimana dijelaskan di awal, gas ini merupakan partikel yang sangat penting dalam sistem kerja mesin pendingin. Dan meskipun para peneliti sudah melakukan berbagai penelitian, masih belum ditemukan zat pengganti yang lebih aman dari gas freon itu. Oleh karenanya, jika Anda sering kali bepergian dan menggunakan AC mobil selama dalam perjalanan, alangkah baiknya Anda mengecek kondisi AC mobil secara berkala. Agar apabila terjadi kebocoran bisa segara diatasi, karena akan sangat berbahaya jika anda menghirupnya.

Menghirup gas freon secara langsung dapat menyebabkan beberapa efek buruk seperti : Pembengkakan pada saluran pernapasan, kehilangan daya penglihatan, sulit bernafas, mengakibatkan gangguan mata, hidung dan lidah, muntah darah, luka bakar pada kerongkongan, nyeri pada bagian perut, keluar darah saat buang air besar, gangguan peredaran darah dan detak jantung tidak stabil.

Baca juga : Alasan AC Mobil Perlu Diservice Rutin

Salah satu akibat yang paling berbahaya adalah mengakibatkan datangnya penyakit jantung. Penghirupan gas Freon secara langsung bisa berakibat pada gangguan detak jantung dan pada akhirnya bisa mengakibatkan serangan jantung secara tiba-tiba. Dengan adanya tekanan darah yang tinggi akibat pengaruh dari gas tersebut, tekanan darah tersebut akan mengakibatkan serangan jantung, yang bahkan bisa saja mengakibatkan kematian pada penghirupnya.

Baca Juga :  Bengkel AC Mobil Rekomendasi Komunitas Mobil

Bahaya-Gas-Freon-pada-AC-Mobil-Bocor-(2)

Oleh karena itu, pengecekan pada AC mobil menjadi salah satu hal yang sangat penting dan harus Anda lakukan secara rutin sebelum Anda melakukan perjalanan. Hal ini sangat penting karena fakta yang terjadi; banyak pengemudi dan penumpang meninggal dunia yang diakibatkan oleh adanya kebocoran pada sistem AC mobil atau terlalu lama menghirup udara AC mobil tanpa menghirup udara segar dari alam.

The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menerbitkan laporan bahwa korban yang meninggal karena menghirup gas freon secara langsung detak jantungnya tidak stabil dan meninggal karena lemas atau membeku.

Hal ini terjadi pada korban yang terlalu lama menggunakan AC di dalam mobil, yang ternyata mengalami kebocoran dan mengakibatkan keluarnya gas Freon secara berlebihan. Gejala yang terjadi pada korban tersebut biasa disebut inhalansia dimana sang korban mengalami pemberhentian kerja jantu secara mendadak, sepersekian detik setelah adanya gejala ketidakstabilan detak jantung.

Baca juga : Evaporator AC Mobil Bocor Sebaiknya Dilas Atau Diganti ?

Fakta lainnya tentang kebocoran AC mobil yang perlu anda ketahui adalah cara membunuh gas freon itu sendiri. Gas freon Gas Freon pada AC yang bocor tidak akan pernah ada habisnya. Gas tersebut bekerja dengan hanya bersikulasi saja dan akan terus berputar di dalam mobil Anda.

Tentu saja dalam hal ini, apabila Anda menyadari akan kebocoran AC pada mobil Anda, segeralah membuka jendela atau keluar dari mobil Anda. Hal ini dilakukan agar gas Freon yang sudah tersebar di mobil Anda bisa keluar dan tercampur dengan gas alam lainnya.

Pada akhirnya, Anda sebagai pengguna mobil pribadi sebagai alat transportasi utama dalam keseharian Anda, alangkah baiknya terus mengecek keadaan mobil Anda sebelum berpergian. Salah satunya adalah dengan mengecek komponen-komponen pada AC mobil.

Baca Juga :  Penyebab AC Mobil Mercy New E-Class W212 Kadang Panas, Kadang Dingin, dan Bau Apek

Perhatikan secara mendetail apakah AC Anda bekerja dengan baik atau tidak. Selain itu, cobalah untuk tidak terlalu sering menggunakan AC dan biarkan jendela terbuka apabila keadaan cuaca memang cocok dan mendukung perjalanan Anda.

 

Share :

1 Comment

Leave a Reply