Ini Dia! Tips Membeli Mobil Bekas Online

tips membeli mobil bekas online karya glenn-carstens-peters

Share :

Hai #SahabatRotary

Pernahkah terpikirkan untuk membeli sebuah mobil yang nyaman untuk dikendarai? Tentu saja jawaban kebanyakan dari kita adalah iya.

Nah, untuk membeli mobil, tentu saja uang yang harus kita keluarkan nominalnya tidak sedikit. Tergantung dari bagaimana keamanan dan kenyamanan yang diberikan dari mobil tersebut yang kita rasakan. Oleh karena itu, banyak dari kita pernah berpikir bahwa mobil dengan harga yang mahal pasti bisa menawarkan keamanan dan kenyamanan berkendara. Akan tetapi, pemikiran tersebut tidak selamanya benar, karena hanya dengan mengendarai sebuah mobil bekas, kita juga bisa mendapatkan rasa aman dan nyaman ketika berkendara kemanapun kita pergi.

Untuk memiliki sebuah mobil bekas, kita harus mengerti tips dan trik dalam membeli mobil bekas, agar nantinya kita bisa praktikkan ketika membeli mobil di showroom. Jelas bahwa membeli mobil bekas bisa dibilang bukan hal yang mudah. Hal ini dikarenakan, mobil tersebut sebelumnya sudah pernah dipakai oleh orang lain, dan kita kurang tahu bagaimana sejarah pemakaiannya. Maka dari itu, untuk kita yang berencana membeli mobil bekas, setidaknya mengerti paling tidak tentang masalah mesin. Mesin mobil merupakan hal paling utama yang harus kita mengerti dari sebuah keadaan mobil. Mungkin kalau terlihat dari luar, bentuk body dan penampilan mobilnya bagus dan bersih. Tapi, kita belum tentu tahu bagaimana keadaan mesinnya, dan bagaimana rasanya ketika dikendarai.

Saat ini banyak orang yang tertipu dengan harga mobil yang sangat murah tetapi kondisi mobilnya sangat mengecewakan. Lalu kira-kira apa saja yang perlu diperhatikan ketika membeli mobil bekas? Kalau kita masih belum tahu tentang cara memilih mobil bekas yang tepat, ada baiknya membaca tips membeli mobil bekas berikut ini sampai selesai.

Baca juga : Kapok Nggak Pernah Rawat AC Mobil

Ini Dia! Tips Membeli Mobil Bekas Online

karya glenn-carstens-peters

Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil bekas:

  1. Belilah di Tempat Terpercaya
    Hal pertama yang harus kita perhatikan sebelum membeli mobil bekas, yaitu kunjungilah tempat terpercaya seperti showroom mobil yang sudah terpercaya. Sehingga kalau tiba-tiba ada masalah apapun, kita bisa langsung mendatangi tempat tersebut. Hindarilah untuk membeli mobil dari penjual yang menawarkan harga murah, tapi belum bisa menunjukkan mobilnya karena suatu alasan yang tidak jelas. Jangan membeli mobil bekas di tempat yang nama showroom-nya kurang meyakinkan, kalau kita tidak ingin tertipu.
  2. Pastikan Jenis Mobil yang Akan Dibeli
    Sebelum kita membeli mobil bekas, ada baiknya kita pastikan terlebih dulu jenis mobil apa yang akan kita beli. Ini kita lakukan untuk menghindari hal-hal membingungkan seperti memilih mobil, karena ada beragam jenis mobil bekas di luar sana. Sebaiknya, kita membeli mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan menunjang aktifitas.
  3. Carilah Informasi Sebanyaknya Lewat Offline maupun Online
    Lalu, hal lain yang kita harus perhatikan, yaitu mencari informasi sebanyak-banyaknya lewat media offline maupun online. Dengan begitu, akan menambah pengetahuan kita tentang mobil bekas yang bagus dan cocok untuk dibeli. Untuk mendapatkan informasi offline, kita bisa mengandalkan orang yang sudah ahli dalam bidang mobil bekas. Kemudian untuk sumber informasi online, kita tinggal mencarinya di situs jual beli mobil bekas semacam OLX, mobil123, Otosia dan situs penjualan otomotif lainnya. Informasi ini berkaitan dengan harga pasaran, spesifikasi, serta tahun pembuatannya.
  4. Sebaiknya Membeli Dari Tangan Pertama
    Hal yang penting untuk diingat sebelum kita membeli mobil bekas, yaitu sebisa mungkin untuk membeli dari orang pertama. Maksudnya adalah membeli dari orang pertama yang sebelumnya memakai mobil tersebut. Hal ini sangat membantu kita untuk bisa mendapatkan mobil bekas berkualitas. Karena kita bisa langsung mengetahui kondisi mobil dari orang yang pernah mengendarainya.
  5. Jangan Tergiur Harga Murah
    Sebaiknya, kalau kita  ingin membeli mobil bekas, hindari harga yang murah meriah. Karena harga yang murah bisa menjadi alasan penjual untuk menutupi kebusukan atau kerusakan mobil bekas yang dijualnya. Oleh karena itu, jika ada penawaran mobil murah yang ditawarkan lewat media apapun, jangan langsung mudah tergiur, apalagi langsung membelinya.
  6. Ceklah Semua Kondisi Mobil Secara Menyeluruh
    Beberapa hal yang bisa kita cek dari mobil bekas yang akan kita beli adalah:
    – Apakah ada bagian body mobil bekas itu yang pernah diganti sebelumnya
    – Lakukan pengecekan juga terhadap interior dalam, apakah masih layak pakai atau tidak.                                    -Mengecek kondisi mesin dari mobil bekas tersebut. Masih berfungsi normal kah atau dalam kondisi yang sering rusak.
    – Perhatikan setiap bagian dari dalam maupun luar mobil, apakah ada kemungkinan bagian-bagian body mobil sudah diganti, dan pastikan pintu mobil, kursi, kap, AC mobil, radio, dan semua tombol-tombol berfungsi dengan baik. Kita bisa membandingkan bagian-bagian mobil bekas tersebut dengan kondisi baru dari mobil yang sama, dengan cara mengeceknya di internet.
    – Cek juga suara mesinnya apakah ada yang janggal. Pastikan kondisi rem masih berfungsi dengan baik. Hal lain yang dikhawatirkan dari kebanyakan pembeli biasanya adalah mobil yang bekas banjir. Biasanya mobil bekas yang pernah terendam atau terimbas banjir suaranya akan lebih keras dari mobil normal. Sebaiknya kita perlu mengajak orang yang ahli, montir bengkel, atau teman kita yang lebih memahami mesin untuk mengecek mobil.
  7. Cek Box Transmisi.                                                                                                                                                            Entah itu mobil bekas matic, ataupun manual, hindari yang pernah mengalami kebocoran oli dari celah box transmisi. Untuk mengeceknya bisa dengan cara melihat pada bagian transmisi di body mobil, apakah terdapat bekas oli yang berantakan atau tidak.
  8. Cek Semua Dokumen Mobil.                                                                                                                                          Setelah kita memilih mobil bekas yang kita idamkan, cek lah keaslian dokumen mobil. Seperti STNK, BPKB dan dokumen lainnya. Karena sekarang ini sudah banyak dokumen mobil bekas yang dipalsukan. Mungkin kita juga bisa mengecek keaslian dokumen tersebut di Polda terdekat.
  9. Lakukan Test Driving
    Melakukan test driving terhadap mobil bekas yang akan dibeli adalah langkah lain untuk menghindari “kebuntungan” di masa depan. Hal ini bertujuan agar kita bisa tahu bagaimana kondisi mobil tersebut ketika kita berkendara. Mintalah izin dan ajak si penjual untuk mencoba mobil tersebut bersama. Cek setirnya apakah masih normal dengan melakukan lepas setir di kecepatan rendah untuk mengecek apakah mobil tersebut masih tetap berjalan lurus atau tidak, dan lakukanlah juga berbagai manuver lainnya.
  10. Menawar Harga
    Sebelum menawar, sebaiknya kita lebih dulu mencari tahu harga pasarannya. Harga sebuah mobil bekas umumnya memiliki rentang pasaran yang tergantung dari kondisi dan tahun produksinya. Setelah itu buatlah tawaran awal senilai Rp 5 juta dari harga pasaran, kalau perlu ajaklah orang lain untuk membantu, seperti pasangan atau teman. Membeli mobil bekas secara online, entah itu lewat showroom maupun perorangan, kalau kita tidak cermat, tentu saja akan berisiko menimbulkan kecewa di kemudian hari.

Berbicara tentang membeli mobil bekas secara online, sebenarnya sangatlah membantu kita di era yang serba instan dan super sibuk. Tapi membeli barang secara online tidak ada jaminan tanpa risiko. Hal ini karena barang yang ditunjukkan di foto belum tentu sama dengan barang aslinya. Apalagi kalau mobil bekas yang dijual punya harga tinggi.

Seorang CEO dari Carmudi, Jeffry Anwar Sanim, memberikan pendapat sebagai berikut:

“Pada dasarnya orang itu belum bisa dibilang membeli secara online sepenuhnya. Karena kita kan pasti harus melihat barangnya dulu. Menurut penghitungan data kami, disetiap 60 hari kami verifikasi ulang data di website. Sistem kami melakukan verifikasi bahwa mobil sudah berapa (yang laku). Rata-rata dalam sebulan ada 65 ribu listing. Kalau kita lihat agregasinya kurang lebih mobil yang sudah laku secara online itu sekitar rata-rata per bulan yaitu 2.000-3.000 unit.”

Angka tersebut di nilainya masih terbilang kecil. Kebanyakan dari konsumen ingin melihat barangnya secara langsung ke tempat penjualan mobil bekas, dibanding mengajukan secara online. Hal ini karena, cara ini dianggap paling aman untuk mendapatkan mobil yang sesuai dengan keinginan. Apalagi kalau kendaraan yang dibeli berstatus secondhand yang rentan kerusakannya.

“Kalau dengan cara online kita bisa membandingkan harga, tipe, kualitas, dan segala macamnya, mereka harus memastikan fotonya benar-benar sama tidak dengan yang dipajang di online. Sedangkan lewat offline kan benar-benar cek fisik,” lanjutnya.  Oleh karena itu, agar kita tidak kecolongan atau tertipu saat membeli mobil secara online, berikut ada beberapa hal yang harus kita perhatikan,

  • Perhatikan dengan Seksama Foto Mobil dan Lihat Kondisi Fisik
    Cermati foto mobil bekas yang terpajang di situs online. Lakukan pengecekan di setiap detailnya agar kalau ada perbedaan dengan kendaraan aslinya, bisa segera diketahui.
  • Cek Tahun Pembuatan
    Hal ini sangat penting karena menyangkut dengan harga dan pembuatan dokumen. Jangan sampai kita tertipu. Selain itu pengurusan pajaknya juga bergantung pada tahun pembuatan.
  • Cek Odometer
    Odometer ini menunjukkan seberapa jauh mobilnya sudah pernah digunakan oleh para pemilik sebelumnya. Semakin jauh mobilnya digunakan, akan terdapat penyusutan komponen yang akhirnya akan berpengaruh terhadap biaya perawatan. Dari sini kita juga akan mengetahui apakah kendaraan yang akan kita beli pernah digunakan sebagai armada fleet perusahaan dan taksi online atau tidak.
  • Cek Dokumen
    Seperti penjelasan di atas, ketika kita akan membeli mobil bekas secara online, kita juga wajib mengecek rekam jejak mobil yang akan kita beli, apakah pernah terlibat kasus kriminal atau tidak. Apalagi kalau kita ingin membelinya secara kredit, perusahaan pembiayaan pasti akan meminta kepastian bahwa  kendaraan yang kita pilih tidak bermasalah.

 

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?