fbpx

Musim Hujan Datang! Lindungi Mobil Agar Tidak Rusak

Musim Hujan Datang! Lindungi Mobil Agar Tidak Rusak karya adrian dascal

Hai #SahabatRotary, Sudah tau gimana caranya supaya musim hujan tidak membuat mobil Anda rusak ?

Musim hujan memang tak jarang membuat pemilik mobil jadi cemas. Alasannya karena banyak hal yang bisa jadi penyebab mobil rusak.

Air hujan tidak hanya membawa kotoran yang membuat mobil jadi kotor. Namun, alasan lain juga karena air hujan mengandung garam. Hal ini bisa membuat bodi jadi kusam dan berkarat. Jika #SahabatRotary tidak cepat bertindak, lama – lama cat mobil akan pudar atau retak – retak.

Selama musim hujan, mobil pasti melintas di jalan yang tergenang air. Air bisa masuk lewat celah – celah. Nantinya, ini akan jadi penyebab macam – macam kerusakan. Mulai dari karpet yang berjamur sampai terjadi korosi yang bisa membuat mesin rusak.

Banyak cara yang bisa #SahabatRotary lakukan supaya mobil tetap awet meski digunakan selama musim hujan. Berikut ini beberapa tips yang bisa #SahabatRotary lakukan ketika musim hujan agar mobil tidak cepat rusak :

Tips Merawat Mobil Ketika Musim Hujan Datang   

1. Periksa Komponen Mesin Sebelum Bepergian Selama Musim Hujan.

Ada beberapa komponen mesin yang harus Anda periksa sebelum bepergian. Pertama, pastikan saringan dan saluran tangki bahan bakar tidak bocor. Lalu, periksa juga apakah ada celah yang jadi jalan masuk air. Hal ini penting agar bahan bakar tidak tercampur dengan air.

Yang tidak kalah penting, pastikan juga bagian penutup sistem elektrik sudah tertutup rapat. Hal ini untuk mencegah mobil mogok jika terjadi arus pendek.

2. Hindari Jalan Yang Tergenang Air.

Jika mobil sampai terendam, air akan masuk ke dalam mobil. Air yang menggenang di karpet akan membuat bau apak dan jamur jika tidak segera dikeringkan.

Air yang masuk ke mesin bisa membuat mesin rusak. Hal yang paling sering terjadi adalah oli yang tercampur dengan air. Komponen lain yang bisa rusak adalah transmisi, bearing dan suspensi.

Kolong mobil biasanya juga jadi bagian yang luput dari perhatian penggunanya. Alasannya karena letaknya yang berada di bawah mobil dan tidak terlihat langsung. Itulah mengapa bagian ini sering lupa dibersihkan. Saat musim hujan, #SahabatRotary disarankan untuk memberi perhatian lebih pada kolong mobil. Pasalnya bagian ini adalah bagian yang paling dekat dengan jalan.

Karatan terjadi karena air hujan mengandung garam. Kotoran seperti lumpur dan tanah juga bisa membuat karatan lebih cepat terjadi. Meski bagian bawah mobil sudah dilengkapi dengan anti karat, risiko terjadinya korosi tetap ada. Simak juga Tips Mengendarai Mobil Saat Hujan. Jika sudah terjadi, tidak hanya bodi mobil yang menjadi rusak, tapi juga berisiko membuat mesin menjadi rusak.

Musim Hujan Datang! Lindungi Mobil Agar Tidak Rusak karya adrian dascal

Tips Untuk Mencegah Karat di Kolong Mobil :

  • Bersihkan kolong mobil secara teratur. Jika tidak hujan, cukup bersihkan kolong mobil seminggu sekali.  Namun jika Anda sering mengendarai mobil ketika hujan turun, kolong mobil juga harus lebih sering dibersihkan.
  • Jangan tunda untuk mencuci mobil. Alasannya agar kotoran tidak menempel terlalu lama di kolong mobil.
  • Cuci di salon mobil dengan hidrolik. Hidrolik sangat membantu ketika #SahabatRotary mencuci kolong mobil. Langkah ini efektif karena Anda bisa lihat dengan jelas, letak kotoran di kolong mobil. Selain itu, bagian – bagian yang tidak terjangkau bisa dibersihkan dengan mudah.
  • Cuci Steam. Cara ini juga efektif agar kotoran seperti lumpur, air hujan dan tanah yang menempel bisa hilang. Setelah semua kotoran dibersihkan, semprot juga dengan lapisan undercoat. Hal ini  supaya mobil terhindar dari karatan jika terkena air hujan atau banjir.
  • Jangan lupa untuk semprot spatbor dan  lantai bawah mobil. Semprot juga panel bawah mobil, panel bagian pintu juga bagian lainnya yang rentan berkarat jika terkena air hujan.

Cara untuk Mengatasi Karat Yang Timbul Pada Mobil :

  • Periksa sejauh mana karatan yang terjadi. Jika di kolong mobil terlihat warna kekuningan dan kasar, maka Anda dapat mengamplasnya.
  • Berikan cairan anti karat setelah diamplas dan karatnya hilang.
  • Selain diamplas, #SahabatRotary juga bisa memakai cairan cuka. Karat pada mobil  dapat hilang dengan cuka. Ini karena cuka mengandung asam seperti asetat atau asam sitrat. Jika memakai cuka, gunakan sikat dan lap khusus untuk bersihkan karat.
  • Rendam  bagian yang berkarat dengan air cuka. Ini bisa dilakukan jika bagian kolong mobil yang berkarat bisa dilepas.
  • Selain cuka, baking soda juga bisa menetralisir karat pada kolong mobil. Caranya dengan menyikat bagian yang berkarat dengan sikat atau lap yang sudah direndam dalam baking soda
  • Jeruk nipis atau lemon juga bisa dipakai. Namun, ini bisa dipakai jika hanya ada sedikit karat yang muncul. Caranya dengan menabur garam terlebih dulu pada bagian yang berkarat. Lalu, berikan cairan jeruk atau lemon. Setelah beberapa saat, kikis dengan penggosok aluminium.

Menjaga kolong mobil dari karatan dapat membuat komponen mesin terhindar dari kerusakan. Dengan begitu mobil bisa aman dikendarai ketika musim hujan.

Musim Hujan Datang! Lindungi Mobil Agar Tidak Rusak karya adrian dascal

3. Rutin Mencuci Mobil

Sewaktu mobil masih basah kena hujan, sebaiknya Anda tidak langsung mengelapnya. Kandungan garam dan kotoran – kotoran halus di dalamnya akan berpotensi menyebabkan bodi mobil tergores.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah guyur mobil dengan air bersih. Setelah itu, keringkan mobil. Jika memang sudah kotor banget, barulah #SahabatRotary wajib mencucinya.

Mencuci mobil ketika musim hujan memang terlihat sia – sia. Alasannya karena nanti mobil akan menjadi kotor lagi. Tapi, jangan tunda untuk mencuci mobil ya.  Paling tidak lakukan 2 kali seminggu. Meski tidak harus ke tempat cuci mobil, Anda juga bisa cuci sendiri dengan sampo cuci mobil.

Pakailah spon yang lembut. Lalu, pilih  sampo cuci mobil yang ada PH balance. Dengan demikian, cat mobil bisa terlindung dan membuat mobil lebih mengkilap.

Penggunaan Sampo

#SahabatRotary  amat tidak disarankan mencuci mobil dengan sabun cuci piring.

Alasannya, sabun cuci piring punya kemampuan korosif yang bisa buat cat mobil jadi rusak. Sabun cuci piring juga berisiko membuat kusamnya lapisan pernis. Selain itu, juga membuat cat mobil jadi belang.

Memang, ketika pertama kali digunakan akan terlihat bersih. Namun jika mobil sudah di-wax, maka wax akan langsung luntur. Kalau sudah berulang kali, cat mobil akan terkikis. Lalu berakhir dengan munculnya karat di bodi mobil. Jadi, hindari pakai sabun cuci piring untuk mencuci mobil ya.

Pakai sampo khusus untuk mobil yang kadar PH-nya di atas 7 dan kandungan silikonnya minimal 60 persen. Jika di bawah PH-7, sampo bersifat asam. Ini akan jadi penyebab korosi pada bodi mobil.

Kandungan silicon di bawah 60 persen juga kualitasnya kurang bagus. Hal ini bisa dilihat ketika #SahabatRotary  memakainya untuk cuci mobil. Sebelum diguyur dengan air, sampo sudah mengering. Ketika dibasuh akan berisiko merusak bodi mobil. Jadi, Anda harus tahu Tips dan trik Mencuci Mobil  yang benar.

Jangan lupa bersihkan bagian bawah mobil. Bagian ini adalah bagian yang paling kotor. Alasannya karena jaraknya dekat dengan jalanan. Kotoran akan melekat di bagian bawah mobil ketika musim hujan. Gunakan sikat dan semprotkan air untuk membersihkannya.

Anda juga harus memeriksa suspensi agar mobil tetap stabil dan mudah dikendalikan di jalanan yang basah dan licin.

Musim Hujan Datang! Lindungi Mobil Agar Tidak Rusak karya charles loyer

4. Pastikan Wiper Berfungsi Normal Agar Tidak Mengganggu Pandangan Pengendara Mobil.

Wiper punya fungsi penting selama musim hujan. Bagian ini berguna untuk menyeka air hujan yang menempel di kaca mobil.

Wiper yang sudah rusak akan membuat kemampuan menyeka air menurun. Penggunaan karet wiper yang tidak tepat juga bisa membuat baret kaca mobil.

Beberapa tips yang bisa #SahabatRotary lakukan agar terhindar dari kerusakan akibat penggunaaan wiper yang salah adalah :

  • Pilih wiper yang berkualitas. Wiper yang elastis dan lembut serta yang berwarna gelap adalah salah satu pilihan terbaik.
  • Wiper harus dibersihkan secara berkala, terutama saat mencuci mobil. Gunakan lap lembut dan air bersih. Jangan gunakan sabun pencuci mobil.
  • Segera ganti karet wiper yang sudah pecah – pecah dan terasa keras.
  • Angkat wiper agar tidak menempel pada kaca jika sedang parkir di tempat terbuka dan cuaca sedang cerah. Ganjal dengan kardus atau koran. Hal ini harus dilakukan karena kaca mobil yang terpapar sinar matahari panas akan merusak lapisan pelindung wiper tersebut. Lebih baik lagi kalau #SahabatRotary gunakan pelindung khusus untuk menutupi wiper.

Perawatan Washer

Washer berfungsi menyemprotkan washer fluid ke kaca mobil. Untuk mengisi  washer reservoir (WR), Anda bisa gunakan air yang sudah dicampur dengan cairan khusus wiper.

Ganti karet wiper jika sudah tipis agar dapat berfungsi maksimal. Karet wiper rata – rata harus diganti setelah 6 – 12 bulan. Untuk wiper, #SahabatRotary juga bisa pakai produk rain reppelent.

Rain reppelent memberikan lapisan khusus pada kaca mobil. Efeknya membuat kaca mobil bebas dari jamur. Selain itu, air hujan yang jatuh ke permukaan kaca semakin mudah diseka oleh wiper. Biasakan untuk semprot air lebih dulu dengan washer sebelum menyapu kaca dengan wiper agar kaca tidak tergores.

5. Gunakan Silicone Spray Secara Rutin Pada Komponen Mobil Yang Terbuat dari Karet dan Kaca

Jangan lupa gunakan Silicone Spray secara rutin pada komponen mobil yang terbuat dari karet dan kaca. Tujuannya agar bagian tersebut tetap lentur dan kuat. Silicone Spray membuat karet lebih licin dan lembab sehingga karet terhindar dari getas serta tidak cepat mengeras.

Jangan mengganti Silicon Spray dengan oli. Penggunaan oli untuk menggantikan Silicon Spray dapat menyebabkan kerusakan pada karet – karet mobil.

6.Rutin Memoles Bodi Mobil.

#SahabatRotary juga disarankan untuk rutin memoles bodi mobil selama musim hujan agar mobil tidak rusak. Proses ini bertujuan menghilangkan noda dan kotoran. Poles bodi juga dapat meningkatkan kilap dan melindungi cat dari pengaruh air hujan.

Mobil yang mengkilap adalah pengaruh dari pernis mobil. Namun, pernis mobil juga mudah terkontaminasi oleh air hujan. Ini karena air air hujan tidak hanya bersifat asam tapi juga membawa kotoran.

Agar tetap mengkilap, #SahabatRotary harus rajin mencuci dan memolesnya dengan lapisan wax. Wax akan melindungi bodi mobil dari ancaman yang dapat membuat cat mobil jadi kusam. Juga mengurangi risiko mobil menjadi berkarat.

Manfaat Memoles Mobil:

  • Mobil Menjadi Lebih Menarik dan Berkilau

Meski sedang musim hujan, mobil yang rajin dipoles akan terlihat tetap menarik dan berkilau. Selain itu #SahabatRotary akan menjadi lebih tenang. Alasannya karena polesan mobil bisa melindungi eksterior mobil dari ancaman air hujan sehingga mobil tidak rusak karena karat.

  • Melindungi Lapisan Cat dan Berfungsi Menjadi Pelindung.

Jika waxing dilakukan oleh ahlinya, efek perlindungan maksimal bisa diberikan. Waxing akan mencegah kotoran dari luar menempel pada lapisan cat.

Kotoran yang tidak segera dibersihkan akan melekat di bawah pernis mobil dan menempel keras pada cat. Hal tersebut tidak akan terjadi jika mobil rutin dipoles. Pernis mobil juga bisa menghindari efek daun talas yang disebabkan oleh reaksi kimia pada kandungan wax.

  • Memudahkan Perawatan.

Polesan pada bodi mobil membuat mobil menjadi mudah dibersihkan dibanding dengan mobil yang tidak dilapisi wax. Hanya dengan mengguyur air atau dicuci dengan sampo mobil,  kotoran yang menempel akan mudah dilepaskan tanpa harus digosok dengan keras.

Mobil yang belum dipoles membuat kotoran menempel lekat. Untuk membersihkannya, maka akan dibutuhkan tenaga lebih. Akibatnya, bisa membuat cat mobil tergores atau bahkan terkelupas.

  • Mencegah Kusam

Mobil yang kusam dapat disebabkan oleh perubahan iklim. Di daerah tropis seperti Indonesia yang sering hujan dan panas, cat mobil bisa kusam akibat air hujan yang mengering.

Air hujan yang mengering dan menimbulkan water spot pada kaca mobil bisa membuat Anda mengalami kesulitan pandangan ketika hujan. Polesan mobil juga berguna melindungi bagian yang paling cepat menjadi kusam yaitu kap mobil dan bagian atas mobil.

Mobil yang sudah dilapisi wax akan berfungsi maksimal untuk mencegah hal itu terjadi.

7. Cegah Jamur dan Bau Apak

Air yang masuk ke dalam mobil jika tidak segera dikeringkan akan menimbulkan bau apak. Selain itu membuat jamur tumbuh dan merusak mobil.

Berikut Tips Membersihkan Karpet Mobil :

  • Pertama – tama lepas semua karpet dari dalam mobil. Baik yang ada di kabin depan atau bagian belakang. Bawalah ke tempat terbuka yang lapang.
  • Basahi karpet dengan air bersih secara merata. Lalu, guyur karpet agar kotoran yang menempel tersapu bersih.
  • Pakai deterjen atau sampo mobil untuk membersihkan noda yang menempel pada karpet. Gunakan sikat agar lebih bersih.
  • Lalu, bilas secara merata seluruh bagian, baik sisi atas ataupun bawahnya. Pastikan sisa – sisa sabun sudah habis.
  • Jemur karpet sampai benar – benar kering. Jangan menjemur karpet di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Alasannya agar warna karpet tidak berubah.
  • Pastikan karpet benar – benar kering sebelum dipasang kembali.

Perawatan Bagian dalam Mobil Lainnya

Selain karpet, bagian dalam mobil yang terbuat dari vinyl atau kulit juga tidak luput dari ancaman jamur. Anda bisa lakukan pencegahan dengan membersihkan bagian – bagian tersebut.

Bersihkan dengan lap chamois terutama di lekukan atau celah – celah interior. Untuk meminimalisir air masuk ke dalam, selalu cek karet – karet pada jendela juga pintu. Lihatlah kondisinya, apakah masih berfungsi maksimal atau harus diganti. Biasakan juga mengeringkan alas kaki sebelum masuk.

#SahabatRotary juga bisa melapisi karpet mobil dengan kertas koran. Lakukan jika harus keluar ketika hujan sehingga air  di alas kaki tidak sampai membasahi karpet.

8. Pilih Tempat Parkir Yang Tepat

Memilih tempat parkir yang tepat selain dapat melindungi mobil dari hujan, juga bisa menghindarkan mobil dari sengatan matahari. Berikut beberapa saran tentang tempat parkir agar mobil tidak rusak :

  1. Parkir  Mobil di Garasi atau Tempat yang Memiliki Atap.

Memarkir mobil di garasi atau tempat yang memiliki atap akan membuat mobil Anda terlindung dari air hujan dan sengatan matahari. Dengan begitu, mobil Anda tidak akan mudah rusak karena berada di tempat yang tepat.

       2. Gunakan Car Cover

Jika terpaksa karena keterbatasan tempat atau kondisi yang tidak memungkinkan, Anda bisa gunakan penutup mobil (car cover). Yang terpenting adalah agar seluruh mobil tertutup rapat. Jadi air tidak membasahi mobil apalagi masuk ke dalam mobil.

 

Cara perawatan mobil di atas tidak hanya bisa #SahabatRotary terapkan ketika musim hujan. Terapkan secara rutin agar mobil tetap berfungsi maksimal dan tidak rusak. Dengan begitu, kondisi mobil akan tetap baik saat melaju di jalanan, meski saat musim hujan atau saat musim hujan sudah berlalu.

Kalau semua sudah dilakukan dan #SahabatRotary masih merasakan ada kejanggalan mobil ketika dikendarai, segera cek ke bengkel mobil terdekat ya. Info bengkel service selama musim hujan

 

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?Booking Service
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

 

 

Blog

Leave a Reply