Penyebab AC Mobil Tidak Dingin Selain Freon Habis

#SahabatRotary,

Freon habis sepertinya sudah sangat familiar ketika ada permasalahan pada AC mobil. sehingga kerap kali ketika AC mobil tidak dingin langsung dihubungkan dengan habisnya zat refrigerant ini. Sejatinya, sistem AC mobil terdiri dari berbagai komponen utama dan komponen pendukung, di mana komponen-komponen tersebut juga bisa menimbulkan masalah pada AC mobil ketika tidak berfungsi dengan baik.

Yuk, pahami lebih dalam mengenai penyebab AC mobil tidak dingin. Selain freon habis, penyebab AC mobil tidak dingin atau gagal fungsi bisa juga dari berbagai permasalahan berikut :

  1.   Tali Kipas atau Fan Belt Putus

Fan belt atau tali kipas merupakan komponen pendukung berbentuk semacam sabuk. Fan belt terbuat dari bahan karet yang tahan panas dan menghubungkan putaran mesin dengan kompresor. Jika fan belt putus, tentu saja kompresor AC tidak akan berputar. Otomatis freon tidak akan terpompa dan menjadikan AC mobil tidak dingin.

  1. Kondensor Kotor

Umumnya, kondensor terletak di bagian depan mobil. Letaknya ini membuat kondensor mudah terkena kotoran dan debu. Apabila tidak rutin dibersihkan, kotoran akan menumpuk dan semakin menebal pada kondensor. Akibatnya, sirip-sirip kondensor tak mampu menyerap panas dengan baik. Agar hal ini tidak terjadi pada AC mobil Anda, maka rutinlah membersihkan kondensor dengan menyemprotnya dengan air.

  1. Masalah pada Cooling Fan

Cooling fan meniupkan angin untuk membantu menurunkan suhu freon cair. Jika cooling fan mati, putarannya terbalik atau lemah. Maka suhu freon akan terlalu panas. Hal ini menyebabkan freon tidak bisa diubah menjadi gas secara maksimal. Masalah pada cooling fan biasanya berkaitan dengan komponen kelistrikan, seperti relay, kabel-kabel atau sekring. Bisa juga motor fannya yang memang sudah lemah. Lakukan pengecekan di bengkel rekomendasi untuk memastikan penyebab utamanya.

  1. Spool Magnet atau Magnetic Clutch Putus

Spool magnet yang rusak atau terbakar menyebabkan center piece tidak terhubung dengan kompresor. Penyebabnya bisa jadi karena usia pemakaian atau konsleting. Akibatnya, kompresor tidak akan berputar biarpun saklar dalam posisi menyala.

  1. Tekanan pada Pressure Switch Berlebihan.

Jika tekanan pada presure switch kurang, menyebabkan kompresor tidak akan berputar. Namun, tekanan pressure switch yang terlalu tinggi juga dapat menimbulkan masalah. Jika tekanan terlalu tinggi, pressure switch akan overheating.

  1. Oli Kompresor Terlalu Banyak

Mengingat kompresor bekerja secara mekanis, oli kompresor sangat diperlukan agar kompresor dapat tetap bekerja dengan baik dan  terawat. Oli berfungsi untuk melindungi bantalan-bantalan atau piston kompresor dari gesekan. Meski demikian, terlalu banyak oli juga akan berbahaya karena dikhawatirkan oli bersirkulasi bersama freon. Selain itu, volume oli kompresor yang berlebihan juga akan mengurangi ruang untuk zat refrigerant. Misalnya, sistem AC hanya mampu mengolah 0,4 kg freon. Jika ada 0,3 oli tercampur di dalamnya, berarti hanya tersisa 0,1 kg ruang untuk freon. Padahal, jika freon kurang AC mobil tidak bisa dingin.

  1. Saluran Pembuangan Air Kondensasi Terhambat

Pernahkah melihat bus atau mobil ber-AC meneteskan air ketika AC-nya menyala? Jika pernah, mungkin mobil anda akan bertanya-tanya asal muasal air tersebut. Air yang menetes itu merupakan hasil kondensasi AC mobil.  Jika air kondensasi tidak dapat dikeluarkan, air akan memenuhi rumah evaporator. Tidak hanya itu, air juga biasanya akan merembes hingga membasahi karpet mobil. Jika tidak segera ditangani, air yang menggenangi evaporator akan membuat blower tidak bekerja maksimal. Akibatnya, gas bertekanan tidak dapat dialirkan sempurna ke dalam kabin.

  1. Evaporator Kotor

Evaporator terletak di bagian bawah dashboard penumpang. Kerap kali debu-debu yang berasal dari karpet mobil terhisap blower. Debu dan kotoran ini akan menempel dan membuat evaporator kotor. Sehingga gas bertekanan yang dialirkan blower tidak akan sekencang biasanya. Hal ini menyebabkan udara dalam kabin tidak langsung dingin begitu AC mobil dinyalakan.

Lakukan pengecekan secara teliti ketika permasalahan AC mobil tidak dingin menimpa. Jika ragu, hubungi bengkel rekomendasi Rotary Bintaro. Montir akan memeriksa dan mendiagnosa permasalahan dengan tepat sebelum menangani mobil Anda. Semua merk dan type mobil bisa ditangani di Rotary Bintaro. Mobil jepang seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi. Hingga mobil Eropa dan Amerika seperti Chevrolet, BMW, Mercedess Benz dan Audy bisa ditangani.

booking service

Tinggalkan komentar