Hai, #SahabatRotary,

Apa sih, Penyebab AC Mobil Mati Hidup?

Seringkali kita dibuat jengkel dengan masalah kompresor AC mobil mati hidup sendiri secara tiba-tiba sedangkan kita tidak mengetahui penyebabnya. Apalagi pada saat itu, suhu udara sangat panas-panasnya. Sebenarnya kenapa hal itu bisa terjadi? Yang jelas ini bukanlah permasalahan baru dari sekian banyak macam kerusakan pada pendingin kabin mobil. Anda pun bukan yang pertama kali mengalami permasalahan kompresor AC mobil mati hidup ini. Banyak dari sekian pengguna AC mobil pasti juga pernah mendapatkan permasalahan yang sama. Bahkan juga tidak terjadi pada merk mobil tertentu saja, namun bisa saja terjadi pada semua merk dan type mobil. Penyebabnya bisa berbagai macam. Kali ini Rotary Bintaro akan sharing mengenai berbagai penyebab kompresor AC mobil mati hidup ini.

  1. Thermistor AC rusak atau lemah

Kegunaan thermistor ini sebagai pengatur suhu otomatis pada sistem AC. Akan tetapi jika alat ini tidak normal, maka dapat menyebabkan kompresor AC mati hidup sendiri. Silahkan Anda baca ulasan fungsi thermistor AC dan cara pengecekannya. Kalau pun memang ini penyebabnya, ada di thermistor. Sebenarnya kita dapat mengakalinya dengan menjauhkan thermistor tersebut dari evaporator. Namun hal tersebut biasanya juga tidak akan tahan lama, hanya untuk sementara saja. Thermistor adalah perangkat yang berfungsi untuk mengelola suhu secara otomatis pada mesin AC sehingga apabila mengalami kerusakan, maka risikonya ialah menyebabkan kompresor AC mobil mati hidup sendiri.

Cara terbaik untuk menguji thermistor adalah ketika thermistor terhubung ke controller lakukan pengecekan dengan multi meter dalam model VDC, lalu pasang kabel probe pada sambungan thermistor. Thermise ini terletak di dalam unit indoor AC yang berfungsi mengatur kerja kompresor sesuai dengan suhu temperatur yang ada pada display sensor AC.

Apabila thermise ini tidak berfungsi, maka unit indoor tidak akan bisa mengirim arus listrik ke kompresor yang tentunya akan membuat AC tidak dingin saat mesin panas. Biasanya ditandai dengan kipas dan outdoor tidak nyala barengan dengan kompresor mati.

  1. Tekanan refrigerant atau freon kurang

Perlu diingat, kurang sama habis itu beda ya. Kalau habis, sudah pasti AC tidak akan dingin sama sekali. Kurangnya freon ini bisa disebabkan karena beberapa hal. Biasanya karena ada kebocoran halus pada pipa instalasi, evaporator atau kondensor, nepel kendor akibat getaran mesin dan penyambungna pipa yang tidak sempurna. Jika ternyata setelah Anda cek freon tidak sampai pada tekanan, silahkan lakukan penambahan gas freon dengan jenis yang sama dan jangan lupa untuk memperhatikan ampere.

Namun jika tidak menunjukan adanya tekanan sama skeali, sudah pasti ada kebocoran yang harus diperbaiki. Dalam mencari kebocoran freon bisa dibilang gampang-gampang susah, terlebih jika instalasi pipa tertutup komponen mesin.

Dalam mencari kebocorannya di mana, lakukan pengisian freon terlebih dulu. Kemudian siapkan busa dan sabun. Setelah itu, buka kap mesin dan perhatikan di mana letak selang-selang AC. Kemudian cermati titik demi titik. Kalau pun ada titik yang dicurigai terjadinya kebocoran, maka olesin di titik tersebut dengan busa sabun. Kalau memang betul di situ bocornya, pasti akan terlihat gelembung udara pada busa tadi. Biasanya juga terdapat cairan seperti oli pada titik kebocoran.

Jika memungkinkan, juga bisa menggunakan alat Leak Detector. Alat itu khusus untuk mendeteksi kebocoran refrigerant, penggunanya juga mudah dan pastinya lebih efisien untuk pekerjaan kita.

Baca juga : Pedoman Service AC Mobil di Bengkel Resmi Denso

  1. Magnetic clutch kompresor tidak berfungsi

Sebuah mesin kompresor AC mobil biasanya dilengkapi dengan magnetic clutch. Magnetic clutch atau kopling kompresor ini berfungsi untuk memutuskan arus yang masuk ke kompresor jika suhu di kabin sudah sesuai pengaturan. Kerap terjadi magnetic clutch konsleting hingga terbakar sehingga tidak dapat berfungsi. Tentu saja hal ini akan membuat AC mobil tidak dingin saat rpm rendah. Jangan lupa untuk mengecek kabel kiriman, barangkali ada kabel yang putus atau ada sambungan kabel yang kurang kuat. Atau ada relay yang bermasalah.

Dalam konteks masalah kompresor AC mobil mati hidup memang tidak ada penyebab yang pasti sehingga kita harus mengeceknya satu per satu dari kemungkinan yang ada. Tentunya juga dibutuhkan pengalaman dan keahlian dalam hal ini. Jika Anda ragu, ada baiknya menyerahkan permasalahan kompresor AC mobil mati hidup ini pada bengkel AC mobil Jakarta Timur, Rotary bintaro Rawamangun. Atau Bengkel AC mobil di Jakarta Selatan, Rotary Bintaro Ciledug dan Rotary Bintaro Veteran.

Terimakasih,

Semoga bermanfaat.

booking service