Di era seperti sekarang, punya mobil sudah menjadi keharusan. Kondisi ini sangat berbeda dengan 15 tahun silam, dimana mobil masih menjadi barang mahal. Hanya orang tertentu saja yang dapat memilikinya.

Sebagai pemilik atau pengguna mobil, tentu selalu mencari cara terbaik untuk menghemat pengeluaran pada saat melakukan perawatan. Apalagi biaya perawatan mobil bisa dibilang cukup mahal. Satu kali full service saja bisa memakan biaya Rp 3 jutaan, lumayan, kan?

Akan tetapi, pengeluaran untuk service mobil tentu saja beranekaragam, sesuai dengan tingkat kerusakan dan merek mobilnya itu sendiri. Misalnya, pengeluaran untuk mobil buatan Jepang jauh lebih murah ketimbang mobil pabrikan Eropa.

Salah satu komponen pengeluaran yang perlu dihemat yaitu bahan bakar mobil (BBM). Bahan bakar yang cepat habis tentu membuat kantong jebol. Belum lagi biaya perawatan rutin setiap bulannya. Tentu memusingkan, bukan?

Untuk mengatasi hal di atas, mulailah diproduksi kendaraan yang hemat bahan bakar. Ada pula kendaraan yang ramah lingkungan. Akan tetapi, boros atau tidaknya penggunaan bahan bakar tergantung pada tingkat aktivitas dan perawatan si pemilik.

7 Cara Ampuh Agar Menghemat Pengeluaran Perawatan Mobil

1. Menggunakan Mobil Hemat Bahan Bakar

Salah satu cara menghemat pengeluaran yaitu dengan menggunakan mobil hemat bahan bakar. Saat ini, produksi mobil hemat bahan bakar semakin banyak pilihannya. Mulai dari merek Honda, Toyota, Suzuki, bahkan Jaguar sekalipun. Ada juga beberapa mobil yang digerakkan dengan tenaga listrik, bukan menggunakan bensin.

Oh ya, mesin mobil juga mempengaruhi daya tahan bahan bakar. Mobil dengan mesin manual dipercaya jauh lebih hemat daripada mobil mesin otomatis. Terutama di daerah yang menanjak, mobil manual sangat layak dijadikan pilihan. Karena mobil mesin otomatis sangat boros pada kondisi tanjakan.

2. Memilih Bengkel yang Ekonomis

Keberadaan bengkel di era sekarang semakin menjamur. Anda selaku konsumen bisa memilih bengkel sesuka hati. Jika maksudnya untuk menghemat pengeluaran, pilih bengkel dengan tawaran harga yang ekonomis.

Harga ekonomis yang dimaksud juga harus disesuaikan dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan. Jika range harga antara bengkel A dan bengkel B dengan fasilitas lengkap hanya berbeda sedikit, lebih bagus pilih bengkel B.

Satu hal yang perlu diingat, jangan pernah menganggap bengkel yang harganya murah adalah bengkel murahan. Justru bengkel seperti inilah yang patut dicoba. Soalnya banyak bengkel murah yang menawarkan fasilitas kelas atas.

3. Pilih Bengkel Dekat Rumah

Mengapa memilih bengkel dekat rumah? Anda sudah tahu jawabannya, tentu untuk menghemat bahan bakar. Jarak tempuh sangatlah menentukan jumlah liter bensin yang dibutuhkan. Jika jarak tempuhnya dekat, jelas lebih hemat bahan bakar.

Apabila Anda tinggal di pusat kota yang ramai, beruntunglah Anda. Pasalnya, ada banyak bengkel yang dapat dijadikan pilihan. Anda juga dapat membandingkan harga dan fasilitas yang ditawarkan.

Misalnya: Anda tinggal di daerah Tembalang, Semarang. Sebaiknya pilih bengkel di daerah Tembalang dan sekitarnya, seperti Bengkel Mobil Mapan, atau Bengkel Mobil Saudara, bisa juga Bengkel Mobil Sinar Barito.

Sah-sah saja jika Anda membawa mobil ke bengkel yang jauh. Akan tetapi, bengkel yang dekat rumah lebih efisien, mudah, cepat, dan pastinya hemat pengeluaran. Soalnya bensin yang diperlukan hanya sedikit.

4. Melakukan Servis Secara Rutin

Servis merupakan kegiatan rutin bagi semua pemilik mobil. Adanya servis juga sangat membantu untuk mengetahui kerusakan pada mobil itu sendiri. Jika kerusakan sudah diketahui, maka dapat ditanggulangi dengan cepat.

Servis rutin yang Anda lakukan memang memakan biaya. Namun, jumlah biayanya hanyalah sedikit. Berbeda jika mobil sudah rusak parah. Yang ada malah biayanya membengkak dan waktu pengerjaannya lebih lama.

5. Hindari Penggunaan AC Secara Terus-Menerus

AC sangat berguna untuk memberikan udara dingin di kabin mobil. Sadar atau tidak, pemakaian AC secara terus-menerus buat pengeluaran membengkak. Pasalnya, AC menggunakan bensin mobil untuk memberikan udara dingin.

Sebaiknya AC dinyalakan pada saat suhu udara sangat panas alias terik matahari. Hindari untuk menghidupkan AC dengan posisi kaca mobil yang terbuka. Karena hal ini akan membuat bensin semakin boros. Matikan juga AC mobil ketika macet berkepanjangan.

6. Mengurangi Kecepatan Saat Berkendara

Mobil yang melaju cepat tentu menggunakan tenaga mesin ekstra untuk mendorong pergerakannya. Laju yang cepat juga akan memicu mesin untuk membelah angin menjadi dua kali lipat daripada biasanya. Oleh sebab itu, perhatikan rpm atau kecepatan mobil. Sesuaikan juga dengan kondisi dan keadaan. Apabila dalam keadaan buru-buru, naikkan rpm mobil. Dan sebaliknya, turunkan rpm saat dalam keadaan santai.

7. Memanfaatkan Fasilitas Promo yang Ditawarkan Bengkel

Untuk menarik hati pelanggan, banyak bengkel mobil yang memberikan promo. Promo yang diberikan juga sangat bervariasi. Ada potongan biaya servis, ada juga diskon spare part, atau promo beli satu gratis satu.

Promosi yang diberikan suatu bengkel biasanya disesuaikan dengan hari besar dari bengkel itu sendiri. Misalnya, perayaan tahunan di tanggal didirikannya bengkel, bisa juga dalam rangka cuci gudang, atau pemberian promo saat pembukaan cabang bengkel baru.

Promo yang ditawarkan oleh sebuah bengkel tidak boleh dianggap remeh, lho! Justru bengkel yang menawarkan promo seperti ini yang harus dimanfaatkan dengan baik. Terlebih lagi jika Anda ingin menghemat pengeluaran.

Cara termudah dan terpraktis untuk menghemat pengeluaran perawatan mobil memang dengan memanfaatkan promo. Untuk ikutan promo, Anda perlu sering update tentang bengkel mobil yang bersangkutan. Mulai dari mengikuti sosial media, membaca selebaran, atau update informasi di media sosial.

Dalam rangka Pembukaan bengkel AC Mobil baru di Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tanggal 12 November 2017 akan mulai dibuka. Adapun promo diskon yang ditawarkan:

Diskon 50% untuk jasa + 10% untuk sparepart.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.