Hai #SahabatRotary,

Mobil kesayangan saya, Toyota Avanza 2015. Mobil sejuta umat yang suka jadi bahan ledekan karena saking banyaknya yang pakai mobil type ini. Biarpun begitu, mobil ini adalah bagian dari keluarga. Dulu beli mobil ini second, selain harganya terjangkau untuk kantong saya, biaya servicenya juga lumayan bisa ditekan karena harga spare part yang tidak terlalu mahal. Iya, bandingkan saja dengan mobil-mobil merk lain seperti Ford, Chevrolet atau Honda. Spare part mobil Toyota Avanza ini relatif lebih murah, dan kalaupun part originalnya mahal ada opsi spare part KW atau OEMnya yang lumayan juga kualitasnya. Biarpun, sebenarnya tidak disarankan juga ganti part bukan original, tapi kalau memang harus ganti saat itu juga dan kondisi keuangan sedang menipis, ya apa boleh buat.

Sekitar awal tahun 2019 ini AC mobil Avanza saya tiba-tiba ngadat. AC mobil tidak dingin hanya keluar angin saja. Mendapat rekomendasi dari seorang teman kantor, akhirnya saya datang ke bengkel Rotary Bintaro cabang Ciledug. Teman saya ini staf di bagian kendaraan dan kebetulan perusahaan kami bertahun-tahun memakai jasa bengkel Rotary Bintaro. Katanya sih, kualitas servicenya mantap dengan pelayanan kekeluargaan.

Benar saja, baru masuk ke bengkel saya disambut oleh seorang pemuda berusia sekitar 25 an. Sopan dan ramah, dia memperkenalkan diri sebagai mekanik. Saya pikir mobil saya mau langsung ditangani oleh pemuda ini, eh ternyata saya diarahkan menuju ruang service advisor untuk melakukan pendaftaran. Agak ribet karena kalau di bengkel saya biasa ganti oli, langsung saja tanpa proses administrasi bertele-tele. Tetapi kemudian saya diberi penjelasan kalau proses pendaftaran ini untuk memastikan semua pekerjaan service terekam dalam system mereka. Jadi kalau suatu saat ada permasalahan atau harus service ulang dalam masa garansi tidak perlu bayar lagi. Baiklah, cukup masuk akal sih, namanya juga service bergaransi, wajar kalau pembukuannya harus rapi.

Setelah melakukan pendaftaran, mekanik melakukan pengecekan menyeluruh. Waduh, saya kurang paham juga mengenai teknisnya, daripada pusing saya memutuskan menunggu di ruang tunggu sambil nonton film dan ngemil. Hahaha, lumayan juga karena dari rumah belum ngopi, bisa ngopi gratis di Rotary Bintaro.

Menunggu sekitar 20 menit, service advisor memanggil saya keluar. Namanya Pak Nixon, Bapak ini memberi penjelasan panjang lebar mengenai kondisi AC mobil saya. Freonnya ternyata habis. Akhirnya mau tidak mau AC mobil harus dibongkar untuk mencari sumber bocornya. Beberapa lama menunggu kemudian mengajak saya menuju bengkel. Kaget juga sewaktu pak Nixon memperlihatkan evaporator mobil saya yang kotor dan berlendir serta sudah keropos. Dari evaporator yang keropos inilah sumber masalah AC mobil menjadi tidak dingin hanya keluar angin saja. Freon AC jadi habis, terbuang melalui lubang-lubang korosi evaporator. Tadinya saya pikir bisa di las, tapi keroposnya sudah parah dan tidak memungkinkan untuk dilas. Saya galau, soalnya pas akhir bulan jadi kondisi kantong juga minim. Jalan terakhir, saya pakai jurus andalan pakai kartu sakti, Credit Card BNI. Lega, ketika mengetahui bengkel Rotary BIntaro menerima pembayaran dengan credit card juga.

Butuh waktu sekitar 2 jam, saya diberi informasi kalau pengerjaan AC mobil saya sudah selesai. Setelah mengecek untuk memastikan ACnya dingin, saya langsung menuju kasir untuk melakukan pembayaran. Pakai credit card tidak dikenai charges tambahan loh, ada promo cicilan juga malahan. Benar-benar meringankan buat saya.

Recommended banget deh service AC mobil di bengkel Rotary Bintaro. pelayanan memuaskan, hasilnya oke dan bergaransi. Pantas saja perusahaan tempat saya bekerja bertahun-tahun mempercayakan kendaraan operasionalnya pada Rotary Bintaro.

 

booking service