rotarybintaro.co.id

rotarybintaro.co.id

Sistem Kemudi Mobil: Apa, Fungsi, dan Cara Merawatnya

Sistem kemudi mobil adalah salah satu komponen penting yang di gunakan untuk mengatur arah pergerakan mobil sesuai dengan keinginan pengemudi. Komponen sistem kemudi mobil terdiri dari beberapa bagian, seperti roda kemudi, poros utama kemudi, rumah poros kemudi, dan reduksi gigi kemudi.

Dan sistem kemudi mobil harus dapat memutar roda depan mobil dengan mudah, akurat, dan stabil, agar mobil dapat berjalan lurus, berbelok, atau berputar sesuai dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas.

Pertanyaan Seputar Sistem Kemudi Mobil

Sistem kemudi mobil dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu manual dan power steering. Sistem manual telah digunakan sejak awal perkembangan mobil, sedangkan power steering merupakan teknologi terbaru dalam sistem kemudi. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, power steering umumnya ditemukan pada mobil keluaran lama atau telah ada sejak zaman dahulu.
Komponen Sistem Kemudi Manual meliputi: 1. Roda kemudi: Merupakan roda kemudi yang terletak di dalam kabin. 2. Steering column: Terpasang pada bodi mobil menggunakan bracket column dengan tipe breakaway. 3. Gear box kemudi: Bertanggung jawab untuk mengubah gerakan putar menjadi gerakan linear. 4. Steering linkage: Menghubungkan roda kemudi dengan roda depan. 5. Ball joint: Menghubungkan steering linkage dengan roda depan. 6. Dust boot: Melindungi komponen dari debu dan kotoran. 7. Tie-rod end: Menghubungkan steering linkage dengan roda kemudi. 8. Rumah kemudi: Tempat komponen-komponen tersebut terpasang.
Fungsi utama sistem kemudi adalah mengatur arah kendaraan dengan memutar roda-roda depan. Saat roda kemudi diputar, tenaga putarnya disalurkan melalui steering column ke gear kemudi.
Sistem kemudi bekerja berdasarkan prinsip mekanis yang sederhana. Saat pengemudi memutar roda kemudi, gerakan ini diterjemahkan menjadi gerakan roda depan mobil melalui serangkaian komponen yang saling terhubung.

Fungsi Sistem Kemudi Mobil

sistem kemudi mobil 1

Mekanisme kemudi mobil merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kendali yang memungkinkan pengemudi untuk mengubah arah pergerakan mobil dengan tepat dan efisien. Sistem kemudi mobil memiliki beberapa fungsi seperti:

1. Mengubah Arah Pergerakan Mobil

Fungsi utama Mekanisme kemudi mobil adalah untuk mengubah arah pergerakan mobil dengan cara membelokkan roda-roda depan. Bila roda kemudi di putar, tenaga putar dari tangan pengemudi akan di teruskan ke poros utama kemudi, yang kemudian di salurkan ke rumah poros kemudi.

Di sini, tenaga putar akan diperbesar oleh reduksi gigi kemudi, sehingga dihasilkan momen yang lebih besar untuk menggerakkan roda depan melalui reduksi gigi kemudi.

2. Menyesuaikan Sudut dan Radius Belokan

Fungsi lain Mekanisme kemudi mobil adalah untuk menyesuaikan sudut dan radius belokan yang dibutuhkan oleh mobil. Sudut belokan adalah sudut yang dibentuk oleh roda depan mobil dengan arah lurus. Radius belokan adalah jarak antara titik pusat belokan dengan roda depan mobil.

Sudut dan radius belokan harus disesuaikan dengan kecepatan, berat, dan jenis mobil, agar mobil dapat berbelok dengan aman dan nyaman. Mekanisme kemudi mobil harus dapat memastikan bahwa roda depan mobil memiliki sudut belokan yang berbeda, sehingga roda dalam memiliki radius belokan yang lebih kecil daripada roda luar.

Bahaya Jika Sistem Kemudi Mobil Tidak Berfungsi dengan Baik

Akan ada beberapa bahaya dari Mekanisme kemudi mobil jika tidak berfungsi dengan baik, seperti:

1. Menyebabkan Kecelakaan

Bahaya utama jika Mekanisme kemudi mobil tidak berfungsi dengan baik adalah dapat menyebabkan kecelakaan. Jika Mekanisme kemudi mobil mengalami kerusakan, seperti bocor, longgar, macet, atau patah, maka pengemudi akan kesulitan untuk mengendalikan arah mobil.

Hal ini dapat berakibat fatal, terutama jika terjadi pada kecepatan tinggi atau di jalan yang berliku-liku. Pengemudi dapat kehilangan kendali atas mobil, dan menabrak kendaraan lain, benda, atau pejalan kaki.

2. Menimbulkan Kepanasan dan Kebisingan

Kemudian, bahaya lain jika Mekanisme kemudi mobil tidak berfungsi dengan baik adalah dapat menimbulkan kepanasan dan kebisingan. Jika Mekanisme kemudi mobil mengalami gesekan, karat, atau kotoran, maka akan terjadi gesekan yang berlebihan antara komponen-komponen Mekanisme kemudi.

Dan hal ini dapat menyebabkan suhu sistem kemudi meningkat, dan mengeluarkan suara berisik, seperti bunyi berdecit, berdenting, atau bergesekan. Kepanasan dan kebisingan ini dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan pengemudi dan penumpang.

Baca Juga : Daftar Bengkel Mobil Terdekat di Seluruh Indonesia 2023

Tips Menjaga Sistem Kemudi Mobil Agar Tetap Berfungsi Dengan Baik

sistem kemudi mobil 2

Sebagai pengguna mobil sehari-hari, penting untuk melakukan perawatan pada kendaraan anda. Di bawah ini ada tips untuk menjaga Mekanisme kemudi mobil agar tetap berfungsi dengan baik:

1. Melakukan Pemeriksaan Rutin

Tips pertama untuk menjaga Mekanisme kemudi mobil agar tetap berfungsi dengan baik adalah melakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan rutin dapat di lakukan secara mandiri atau di bengkel resmi.

Pemeriksaan rutin meliputi pengecekan kondisi fisik, kinerja, dan keseimbangan Mekanisme kemudi mobil. Jika di temukan adanya kerusakan, kebocoran, atau keausan, maka segera lakukan perbaikan atau penggantian komponen yang bermasalah.

2. Mengganti Cairan Power Steering

Tips kedua untuk menjaga Mekanisme kemudi mobil agar tetap berfungsi dengan baik adalah mengganti cairan power steering. Cairan power steering adalah cairan yang digunakan untuk membantu menggerakkan roda depan mobil dengan lebih mudah dan ringan.

Cairan power steering harus diganti secara berkala, sesuai dengan anjuran pabrikan atau bengkel. Jika cairan power steering tidak diganti, maka dapat menyebabkan kerusakan pada pompa, selang, atau katup power steering.

3. Menghindari Kebiasaan Buruk

Tips ketiga untuk menjaga Mekanisme kemudi mobil agar tetap berfungsi dengan baik adalah menghindari kebiasaan buruk yang dapat merusak Mekanisme kemudi mobil. Beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari adalah:

• Memutar roda kemudi saat mobil diam atau parkir. Hal ini dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan pada sistem kemudi, dan merusak komponen-komponennya.
• Menaruh barang berat di atas roda kemudi. Hal ini dapat menyebabkan roda kemudi menjadi miring, dan mengganggu keseimbangan sistem kemudi.
• Mengemudi dengan gaya agresif, seperti berbelok dengan tiba-tiba, menabrak polisi tidur, atau melaju di jalan yang tidak rata. Hal ini dapat menyebabkan benturan yang keras pada sistem kemudi, dan merusak komponen-komponennya.

Cara memeriksa sistem kemudi mobil secara mandiri

Untuk memeriksa Mekanisme kemudi mobil secara mandiri, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:
• Pertama, Pastikan mobil diparkir di tempat yang rata dan aman, lalu buka kap mesin.
• Periksa volume oli mesin dengan menggunakan dipstick. Pastikan oli mesin berada pada posisi normal, tidak terlalu rendah atau berlebihan. Jika perlu, tambahkan oli mesin jenis yang sama.
• Periksa kondisi cairan power steering, yang berfungsi untuk membantu menggerakkan roda depan dengan lebih mudah. Pastikan cairan power steering tidak bocor, kotor, atau berkurang. Jika perlu, ganti cairan power steering sesuai dengan anjuran pabrikan atau bengkel.
• Periksa kondisi komponen sistem kemudi, seperti ball joint, tie-rod, dan steering house. Pastikan komponen-komponen tersebut tidak ada yang rusak, longgar, aus, atau berkarat. Jika perlu, lakukan perbaikan atau penggantian komponen yang bermasalah.
• Periksa keselarasan dari pergerakan sistem kemudi, dengan cara meletakkan balok kayu di bawah mesin sehingga roda depan terangkat dan dapat bergerak. Belokkan batang kemudi ke kanan-kiri secara perlahan-lahan sambil merasakan kelancaran pergerakannya.

Baca Juga : Anda Wajib Tahu! Ini Penjelasan Tie Rod Mobil Yang Jarang Diketahui!

Pentingnya Service Sistem Kemudi Mobil

Anda mungkin juga bertanya-tanya, mengapa penting sekali untuk Service Sistem Kemudi Mobil, maka dari itu, agar Anda selalu rajin servis, maka perhatikan ulasannya di bawah ini:

1. Meningkatkan Performa dan Keamanan Mobil

Pentingnya service Mekanisme kemudi mobil adalah untuk meningkatkan performa dan keamanan mobil. Dengan melakukan service sistem kemudi mobil secara teratur, maka Mekanisme kemudi mobil akan selalu dalam kondisi optimal, dan dapat bekerja dengan baik.

Hal ini akan membuat mobil dapat bergerak dengan lancar, akurat, dan stabil, sesuai dengan arah yang di inginkan pengemudi. Selain itu, service sistem kemudi mobil juga dapat mencegah terjadinya kecelakaan akibat kerusakan Mekanisme kemudi.

2. Menghemat Biaya Perawatan dan Perbaikan

Kemudian, pentingnya service Mekanisme kemudi mobil juga adalah untuk menghemat biaya perawatan dan perbaikan. Dengan melakukan service Mekanisme kemudi mobil secara teratur, maka Mekanisme kemudi mobil akan selalu dalam kondisi baik, dan tidak mudah mengalami kerusakan.

Sehingga, hal ini akan menghemat biaya perawatan dan perbaikan yang harus di keluarkan jika Mekanisme kemudi mobil mengalami kerusakan yang parah. Selain itu, service Mekanisme kemudi mobil juga dapat memperpanjang umur pakai Mekanisme kemudi mobil, dan meningkatkan nilai jual mobil.

Demikianlah artikel tentang Sistem Kemudi Mobil yang saya buat untuk Anda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang Sistem Kemudi Mobil. Kunjungi website Rotarybintaro untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar kendaraan kesayangan anda.

Jika Anda ingin melakukan service atau perawatan pada kaki kaki mobil anda dengan profesional dan berkualitas, Anda dapat melakukan reservasi dengan cara klik disini, Atau konsultasikan terlebih dahulu pada customer service kami.

logo Rotary Bintaro VECTORE 2
Perbaikan & Perawatan Mobil

Reservasikan mobil Anda sekarang juga,

Dengan isi form dibawah ini!

Loading...