6 Tanda-Tanda Mobil Harus Servis

Mobil merupakan salah satu kendaraan yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Untuk menjaga agar performa mobil tetap bagus, pemilik mobil harus melakukan servis secara rutin. Adapun servis yang dilakukan, seperti: mencuci mobil dan peremajaan mesin-mesin.

Performa mobil yang baik tentu membuat pemilik mobil anteng karena tidak ada yang perlu dikhawatirkan, apalagi kalau mobil tiba-tiba mogok di tengah jalan. Pertanyaannya, kapan waktu terbaik untuk melakukan servis? Apakah satu bulan, dua bulan, tiga bulan, atau bahkan setengah tahun sekali? Ketahui jawabannya disini!

6 Tanda-Tanda Mobil Harus Servis

1. Saat Jarak Tempuh Sudah Melebihi Batas

Performa mobil baru dan mobil bekas tentu saja berbeda. Untuk mobil baru, performa mesinnya masih sangat gahar, suara mesinnya juga masih oke, jarak tempuhnya juga masih 0 km. Berbeda dengan mobil bekas, dimana mesinnya tidak lagi gahar, jarak tempuhnya juga sudah mencapai puluhan ribu kilometer.

Nah, saat jarak tempuh mobil sudah melebihi batas wajar, kamu perlu membawanya untuk diservis. Misalnya, 1000 km, 2000 km, 3000 km, 5000 km, 10000 km, dan seterusnya. Kamu bisa melihat batas wajar jarak tempuh di buku pedoman mobil.

2. Saat Waktu Pemakaian Melampaui Batas

Mobil yang sering dipakai tentu memiliki jarak tempuh yang besar dibandingkan mobil yang jarang dipakai. Apabila mobilmu sering dipakai, lakukan servis secara rutin, misalnya sekali dalam sebulan. Lain halnya dengan mobil yang jarang dipakai, kamu bisa menservisnya sekali dalam tiga bulan, dan seterusnya.

Intinya, waktu servis ditentukan dengan seberapa sering dirimu mengendarai mobil tersebut. Selain itu, perhatikan juga jarak tempuh yang telah dicapai ya.

3. Terdengar Suara Bising

Suara mesin akan terdengar saat mesin mobil dihidupkan dan saat mobil dikendarai oleh pemiliknya. Namun, suara mesin tidak selamanya berjalan halus. Kadang-kadang suara mesin berubah menjadi bising, berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kalau ternyata suara mesin mengalami perubahan, segera bawa mobil milikmu ke bengkel kesayangan.

Suara mesin mobil biasanya muncul dari bagian bawah kendaraan, bagian mesin, dan dari pergerakan suspensinya. Akibat yang ditimbulkan dari mesin mobil yang bising yaitu kurangnya kenyamanan saat berkendara.

4. Mesin Kurang Bertenaga

Mesin merupakan pusat pergerakan dari sebuah mobil. Tanpa adanya mesin, mobil tidak akan bisa digunakan untuk menemani kita menjalani kegiatan sehari-hari. Untuk itu, menjaga performa mesin itu sangatlah penting agar mobil dapat bekerja sesuai dengan keinginan kita.

Bertenaga atau tidaknya mesin mobil dapat diketahui dengan cara:

  • Terdengar suara pincang saat mobil dinyalakan
  • Akselerasi mobil kurang bertenaga
  • Adanya bunyi abnormal atau yang tidak biasa dari bagian mesin mobil
  • Laju kendaraan kurang

Kalau mobil kesayanganmu mengalami gejala di atas, segera bawa mobil tersebut ke bengkel langganan. Semakin cepat mobil tersebut ditangani, semakin cepat pula mesinnya membaik.

5. Saat Oli Mulai Habis

Performa mesin kurang bertenaga juga dapat disebabkan karena oli mulai habis. Saat oli mulai habis, mesin tidak punya tarikan lagi. Jika hal ini terjadi, sebaiknya lakukan penggantian oli secara rutin. Periksakan juga kendaraanmu secara rutin ke bengkel untuk mengetahui keadaan semua komponen mesinnya.

6. Saat Filter AC Mulai Tidak Dingin

Ac berfungsi untuk memberikan udara dingin di sekitar kabin. Saat hembusan ac mulai tidak dingin, itu berarti ada yang salah terhadap komponen di dalamnya. Misalnya, kompresor, filter atau evaporator, katup valve, dan lain sebagainya. Kerusakan komponen ac biasanya disebabkan karena menumpuknya kotoran.

Kalau ac mobilmu sudah menunjukkan tanda-tanda hembusan yang kurang dingin, sebaiknya kamu bawa mobil untuk diservis. Sehingga hembusan udaranya dapat kembali seperti semula.

Apabila salah satu dari enam gejala di atas terjadi pada mobil milikmu, segera bawa mobil tersebut ke bengkel langganan. Beritahukan keluhan yang kamu rasakan agar penanganannya dapat dilakukan dengan tepat. Servis bisa dilakukan sekali sebulan, tidak harus menunggu sampai gejala kerusakan muncul.

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Previous Post 2 Hal yang Paling Sering Membuat AC Mobil Bermasalah
Next Post AC Mobil Honda Mobilio Tidak Dingin? Ini Dia Cara Mengatasinya!

Tinggalkan Balasan