Tahukan Anda Awal Mula Dibuatnya Air Conditioner (AC)
Air Conditioner atau yang kini yang lebih dikenal dengan sebutan AC, sudah menjadi salah satu kebutuhan hidup yang wajib dimiliki oleh setiap orangnya. Terlebih lagi bagi Anda yang hidup di cuaca yang cukup panas, kehadiran AC akan sangat membantu Anda untuk menyegarkan kembali udara yang ada di sekitar Anda.
Kini AC, atau yang bisa juga diartikan menjadi penyegar udara ini sudah banyak digunakan di rumah, mall, tempat makan, tempat belajar dan juga pada digunakan sebagai AC mobil. Dengan teknologi yang ada di dalamnya, kehadiran AC di berbagai tempat tersebut menjadi sangat penting agar Anda tetap bisa merasa nyaman dalam beraktivitas.
Tahukan Anda Awal Mula Dibuatnya Air Conditioner (AC)?
Air Conditioner, pada awalnya dibuat dengan tujuan untuk mendinginkan udara, terutama digunakan bagi beberapa orang yang tinggal di cuaca yang cukup panas. Teknologi pendingin udara ini pertama kali ditemukan oleh Dr. John Gorrie. Dokter tersebut berasal dari Apalachicola, di daerah Florida.
Baca juga : Sejarah AC Mobil & Asal Mula Orang Menggunakan AC Pada Mobilnya
Pada awalnya, atau tepatnya pada tahun 1830, Dokter Gorrie membuat mesin pembuat es. Dalam proses 

Dengan keberhasilannya tersebut, akhirnya sang Dokter mencoba untuk membuat mesin penyegar udara dengan teknologi yang lebih layak. Seorang Dokter ahli kedokteran dan ilmu bedah ini, akhirnya mencoba bereksperimen untuk bisa membuat mesin pertamanya. Berdasarkan ilmu semasa ia sekolah; seperti Fisika, akhirnya dokter Gorrie berhasil membuat mesin penyegar udara pertamanya. Seperti yang kita ketahui bahwa panas akan selalu mengalir dari sebuah gas atau cairan yang jauh lebih panas menuju cairan atau gas yang jauh lebih dingin. Cara kerja dari mesin pertamanya tersebut dibuat berdasarkan hukum Fisika tersebut. Pengkompresan pada gas-gas panas yang disedot melalui mesin tersebut menghasilkan udara dingin yang akhirnya dikeluarkan dan membuat udara di sekitarnya menjadi lebih segar.
Baca juga : Prinsip Kerja AC Mobil Anda


es pada sebuah wadah lalu ditutup dengan kain. Hal ini menghasilkan udara dingin tepat di atas kain tersebut. Kemudian sang Insinyur menggunakan kipas angin untuk menyebarkan udara dingin tersebut ke udara di sekitar alat tersebut. Hal ini pun berhasil dengan membuat udara di sekitar alat tersebut menjadi lebih dingin, lebih tepatnya berhasil menurunkan suhu panas sampai 7-8 derajat Celcius. Namun pada kala itu, kebutuhan akan es sangatlah besar, atau untuk membuat alat tersebut, sang Insinyur bisa menghabiskan sampai 225,000 Kg es dalam jangka waktu 2 bulan saja.
Kedua kejadian tersebutlah yang pada akhirnya menjadi inspirasi awal para ilmuan dan penemu untuk mengembangkannya menjadi sebuah Air Conditioner. Berkat temuan mereka lah, kini kita semua bisa menikmati AC sebagai alat penyegar dan juga pendingin udara, dikala cuaca sedang panas-panasnya.












