Bengkel Fortuner Tak Memberi Tahu Ini!

bengkel fortuner 3

Hai #SahabatRotary

Ketahui Hal Ini Sebelum Pergi Ke Bengkel Fortuner dan Memutuskan untuk Membeli Mobil Idamanmu!

Beberapa hal ini perlu diketahui sebelum #SahabatRotary mengunjungi bengkel Fortuner dan memilih lalu membeli mobilnya. Hal-hal tersebut meliputi fakta unik, kelebihan dan kekurangan, tips merawat mobil hingga estimasi biaya perawatan. Ini bertujuan agar calon pembeli tidak salah dalam memilih mobil Fortuner yang diklaim sebagai salah satu jenis mobil sport yang paling diminati masyarakat Indonesia. Cus disimak!

#SahabatRotary!

Saat ini, mobil bukan lagi termasuk ke dalam kebutuhan tersier bagi sebagaian besar masyarakat khususnya yang tinggal di kota besar. Kebutuhan akan kenyamanan, efektivitas dan pemenuhan gengsi menjadi salah satu utama penyebab menjamurnya produksi mobil saat ini. Terdapat beberapa jenis mobil yang menjadi minat utama masyarakat Indonesia, hal ini tergantung pada kebutuhan masyarakat akan fungsi mobil itu sendiri.

Dari beberapa jenis mobil yang beredar di pasaran, terdapat mobil SUV (Sport Utilities Vehicle) atau kerap disebut mobil sport. Mobil jenis ini merupakan mobil dengan spesifikasi mesin yang mampu melewati medan sulit dan terjal. Biasanya pasar utama mobil SUV adalah kaum adam karena secara penampilan mobil ini terlihat laki banget. Salah satu mobil SUV yang menjadi selera pasar adalah Fortuner.

Fortuner merupakan bagian dari keluarga Toyota. Mobil ini sudah diperkenalkan sejak 2005 dan saat ini Fortuner merupakan rival Mitsubishi Pajero Sport. Mobil ini dibuat berdasar platform IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle), yaitu platform yang juga digunakan Toyota untuk memproduksi Hilux serta Kijang Innova.

Dalam pemasarannya, Fortuner terbagi menjadi enam varian yaitu SRZ (bensin), G, A/T, G M/T, G A/T 4×4, VRZ A/T 4×2, dan tertinggi VRZ 4×4 A/T. Varian ini dibuat guna menyesuaikan kebutuhan pengendara nantinya. Soal harga, Fortuner dijual di pasaran mulai dari Rp456.800.000 hingga Rp651.800.000.

Sebelum #SahabatRotary membeli dan mengunjungi bengkel Fortuner, ada beberapa hal yang perlu diketahui agar lebih cermat dalam pemilihan dan pemakaian, seperti yang diuraikan berikut ini:

bengkel fortuner

Fakta Unik Mobil Fortuner

Dilansir dari oto.com, terdapat beberapa fakta unik mobil Fortuner, yaitu:

  1. Diproduksi di Karawang, Jawa Barat

Saat pertama kali dipasarkan pada 2005, Fortuner masih didatangkan secara utuh atau CBU (Completely Built Unit) dari pabrik Toyota yang ada di Thailand. Namun kemudian, Toyota memutuskan merakit Fortuner di Indonesia dua tahun setelahnya yaitu pada 2007.

Seiring berjalannya waktu dan melihat penjualannya yang terbilang baik, serta tutupnya salah satu pabrik Toyota di Thailand, akhirnya pada 2010 mobil ini mulai diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Pabrik Toyota yang berlokasi di Karawang itu juga memproduksi Fortuner untuk berbagai negara di seluruh dunia.

  1. Kandungan Lokal Mencapai 75 Persen

Bila sebelumnya pabrik Toyota di Indonesia hanya melakukan perakitan pada Fortuner, sejak 2016 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia sudah menggunakan kandungan lokal pada Fortuner mencapai 75 persen.

Seiring dengan kelahiran generasi kedua Fortuner yang diluncurkan pada 2016 lalu, jumlah kandungan lokal ini mengalami peningkatan. Sebelumnya, kandungan komponen lokal pada Fortuner hanya 60 persen saja.

  1. Ekspor Hingga Timur Tengah

Fortuner menjadi salah satu mobil buatan Indonesia yang diekspor ke luar negeri. Dari data yang diberikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, pada kuartal pertama 2019 sudah melakukan ekspor kendaraan utuh sebanyak 49.300 unit. Angka ini meningkat dibanding periode sama di 2016 yang hanya 34.700.

Mengenai target ekspor, negara yang tertarik memasarkan Fortuner buatan Indonesia berasal dari berbagai kawasan, seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin hingga beberapa negara di Afrika.

Bahkan, bila dilihat dari data Gaikindo, angka ekspor Fortuner bisa dikatakan lebih besar dibanding jumlah penjualan dalam negeri. Hal ini terbukti pada periode kuartal pertama (Januari hingga Maret), penjualan Fortuner di dalam negeri hanya mencapai 5.019 unit. Angka ini jauh bila dibanding jumlah ekspor yang mencapai 16.600 unit.

  1. Memiliki Rahasia di Bagian Mesin

Meski ber-body besar, Fortuner memiliki tenaga yang tangguh. Mobil ini tersedia dalam dua pilihan mesin, yaitu bensin dan diesel.

Untuk mobil berjenis mesin diesel, pada Fortuner varian VN Turbo berkapasitas 2.5 liter dilengkapi Intercooler. Tambahan teknologi ini diyakini Toyota mampu mendongkrak tenaga hingga 40 PS. Selain itu, Fortuner juga dilengkapi turbocharger yang merupakan teknologi mesin diesel dengan memanfaatkan gas buang untuk menggerakkan turbin kompresor.

Teknologi ini berfungsi mengisap udara dari luar dan memaksanya masuk ke ruang bakar. Hal ini berdampak pada jumlah udara masuk lebih besar, sehingga mampu meningkatkan performa mesin. Terdapat pula teknologi Variable Nozzle Turbocharger, yang mengatur tekanan turbo agar sesuai kebutuhan.

  1. Generasi Baru Menunggu Hingga 11 Tahun

Mobil ini tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak 2005. Akhirnya di awal 2016, PT Toyota Astra Motor meluncurkan generasi terbaru Fortuner.

Sebelumnya, Toyota hanya melakukan perubahan kecil pada Fortuner atau yang kerap disebut facelift. Seperti pada 2008, Fortuner facelift hadir di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) dan memiliki pembaruan di bagian lampu depan baru model proyektor, grille model baru, lampu belakang desain baru, serta velg alloy baru dan lainnya.

Perubahan lain dilakukan pada 2011, pesaing Mitsubishi Pajero Sport ini mengalami perubahan di bagian eksterior, interior dan juga mesin. Selanjutnya pada 2012 Toyota menyodorkan Fortuner diesel 4×4. Lalu terakhir pada 2013, Fortuner muncul dalam versi facelift dan mengalami perubahan ringan.

Hingga awal 2016, PT Toyota Astra Motor secara resmi memasarkan generasi kedua Fortuner yang mengalami perubahan signifikan. Selain dari tampilan, perubahan juga terjadi di bagian kabin serta dapur pacunya.

bengkel fortuner 2

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Fortuner

Seperti yang kita ketahui, Fortuner adalah salah satu model terbaik di kelas Big SUV. Namun demikian, sebelum #SahabatRotary datang ke bengkel Fortuner, pesaing Mitsubishi All New Pajero Sport ini memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti berikut ini:

Kelebihan

  1. Mesin Diesel Tangguh

Mesin diesel yang terdapat pada mobil Fortuner yang terbaru saat ini memiliki output power mencapai 163 dk. Hal ini membuat Fortuner dapat dibawa menempuh medan yang berat. Namun tak hanya itu, mobil ini memiliki daya serap benturan, sehingga Fortuner mampu memberi keamanan lebih pada penumpangnya.

  1. Daya Angkut Banyak

Mobil ini dapat menampung hingga sebanyak tujuh orang dewasa dengan layak. Jika dibandingkan dengan Honda All New CR-V Turbo, yang juga SUV 7-seater namun 2 penumpang paling belakang tak bisa mendapat kenyamanan sebanding penumpang lain.

  1. Mode Berkendara

Fortuner terbaru sudah memiliki mode berkendara. Pada kontrol mesin, terdapat fungsi untuk mendapat tenaga yang lebih responsif melalui Power Mode atau lebih efisien melalui Eco Mode.

Kekurangan

  1. Harga yang Semakin Mahal

Bagaimana tidak, nominal untuk Fortuner termewah, sudah lebih dari Rp 650 juta. Harga ini kian kentara setelah pada GIIAS lalu TAM merilis Fortuner TRD Sportivo, versi dress up karya anak bangsa.

  1. Tidak Ada Fitur Sunroof

Pada segi fitur, Fortuner harus mengaku kalah dari pesaingnya yaitu Mitsubishi Pajero Sport. Pesaing yang terkenal dengan skema desain Dynamic Shield itu menawarkan fitur yang lebih bermanfaat. Sebut saja sunroof, yaitu kaca di bagian atap pengemudi Pajero Sport ini bisa dibuka dan tutup demi mendapatkan sensasi berbeda saat berkendara.

  1. Mesin Masih Defisit Tenaga

Meski sudah mengalami perubahan total, namun unit picu kompresinya masih defisit tenaga. Bila Pajero Sport mampu memproduksi hingga 181 dk, sedangkan Fortuner hanya mampu memproduksi hingga 163 dk. Meski angka tersebut sudah cukup tinggi, namun bukan tidak mungkin orang-orang akan memilih sang pesaing. Teknologi MIVEC terbaru konon berdampak besar dalam menghasilkan tenaga besar ini.

Bukan cuma mesinnya yang kalah, transmisi penyalur tenaganya juga tak sebaik Pajero Sport. Unit transmisi otomatis termahal Fortuner menggunakan 6-percepatan. Memang jumlah yang terbilang banyak untuk mobil era modern bertransmisi konvensional. Pajero Sport punya jumlah percepatan lebih, mencapai 8-percepatan. Hal ini tentu menjanjikan efisiensi yang lebih baik dan performa yang apik.

 

Tips Merawat Mobil Fortuner

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Fortuner merupakan salah satu mobil SUV Toyota yang terkenal Tangguh dan juga gagah. Mobil ini mempunyai pilihan mesin yakni bensin dan diesel. Toyota Fortuner diesel perlu dilakukan perawatan agar performanya dapat maksimal. Akan tetapi jika tidak dilakukan, apalagi salah dalam perawatan maka bisa membuat performanya menurun.

Merawat Toyota Fortuner diesel tergolong mudah, hal tersebut dikarenakan penggemarnya yang cukup banyak. Apalagi untuk teknologi mesin diesel saat ini sudah lebih canggih sehingga suara mesin yang dihasilkan lebih halus. Bahkan asap yang dihasilkannya pun tidak terlalu hitam ataupun kotor. Dalam hal perawatan, Fortuner mesin diesel perlu dilakukan lebih sering apabila dibandingkan dengan mesin bensin. Bahkan dalam hal perawatan juga terdapat perbedaan.

Mengenai perawatan, sebelum memutuskan untuk bengkel Fortuner dan memilih mobilnya, #SahabatRotary perlu juga mengetahui tips merawat Toyota Fortuner diesel agar kondisi tetap maksimal:

  1. Filter Udara

Adapun kompresi yang dimiliki tergolong tinggi, yaitu mencapai 200 bar. Sehingga dampak yang didapat adalah filter udaranya yang lebih cepat mengalami kekotoran dibanding dengan mesin bensin. Oleh sebab itulah untuk penggantian filter udara juga sebaiknya lebih cepat, yakni setiap 15.000 km.

  1. Filter Bahan Bakar

Penggantian filter bahan bakar dilakukan sesuai rekomendasi yang terdapat pada buku panduan pemilik. Dengan begitu kondisi bahan bakar tetap bagus jika melakukannya secara teratur.

  1. Water Sedimeter

Pada umumnya untuk mesin diesel modern telah menggunakan water sedimenter. Fungsinya adalah untuk menangkap kandungan air yang terdapat pada bahan bakar. Apabila indikator yang terdapat pada speedometer yang menyala berhubungan dengan bahan bakar, maka hal tersebut menandakan bahwa tingkat air yang terdapat pada water sedimenter sudah maksimal dan perlu segera dilakukan pembuangan. Caranya adalah dengan memutar keran drain cock yang umumnya ditempatkan di bagian bawah water sedimenter.

  1. Oli Mesin

Oli mesin Toyota Fortuner dengan mesin diesel mudah sekali kotor. Hal tersebut menjadikan untuk proses penggantian sebaiknya dilakukan lebih cepat. Untuk saran dari pihak pabrikan dalam interval penggantian umumnya setiap 5.000 km. Bahkan dalam pemilihan oli juga  perlu diperhatikan, pastikan bahwa oli yang dipakai adalah yang ditandai dengan adanya kode sertifikasi API C (Compression).

  1. Filter Oli

Dalam merawat Toyota Fortuner diesel, mengganti filter oli umumnya dilakukan setelah 3 kali penggantian oli mesin. Hal itu dikarenakan oli sangat mudah membawa residu kotoran mesin berupa material yang bentuknya seperti pasir. Jika tidak dilakukan penggantian dalam waktu yang cukup lama, maka residu tersebut akan beresiko menyebabkan kerusakan di bagian mesin.

  1. Busi Pijar

Ketika mesin Toyota Fortuner diesel sudah menyala saat dihidupkan, mungkih saja busi pijar kondisinya sudah tidak maksimal sehingga perlu dilakukan penggantian. Namun sebelumnya bisa dilakukan pengecekan, untuk caranya adalah dengan memberi arus dari aki mobil, apabila ternyata masih menyala merah menandakan bahwa kondisinya masih bagus.

Selain agar kondisi tetap maksimal, hal ini juga perlu dilakukan agar mesin mobil Fortuner tidak mudah mengalami masalah:

  1. Memanaskan Kendaraan Sebelum Digunakan

Dalam pemanasan mesin memang tergolong penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mesin telah siap dalam konsumsi bahan bakar dan tidak kaget saat nanti diajak berkendara karena suplai bahan bakar yang kurang.

  1. Melakukan “Cuci Darah”

Hal ini merupakan salah satu teknik yang dapat dilakukan sesekali saat mengganti oli. Jadi dalam hal ini untuk penggantian oli dilakukan secara menyeluruh dan sangat bersih.

  1. Melakukan Tune Up Berkala

Merawat Toyota Fortuner diesel terakhir yang disarankan adalah melakukan tune up secara berkala. Tujuannya adalah agar kondisi mobil tetap maksimal dan performanya juga terjaga. Apapun jenis kendaraan yang dimiliki, apabila perawatan dilakukan secara rutin sesuai rekomendasi maka akan mempunyai umur lebih panjang dan tentunya lebih nyaman. Hal tersebut dikarenakan saat ada kerusakan kecil dapat segera ditangani sebelum nantinya bisa berubah menjadi besar. Pastikan pula melakukan servis di bengkel Fortuner yang resmi agar kualitas mobil tetap terjaga.

 

Estimasi Biaya Perawatan Mobil Fortuner

Jika kami telah memberikan tips menjaga Fortuner agar tetap dalam kondisi prima, maka rasanya tidak lengkap bila tidak membeberkan estimasi biaya perawatan untuk mobil yang laki banget ini, dilansir dari gridoto.com, berikut adalah perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat mobil keren ini di bengkel Fortuner:

Interval 10.000, 20.000, 50.000, 70.000, dan 100.000 Km

Dalam interval 10.000, 20.000, 50.000, 70.000, dan 100.000 Km ada beberapa item yang harus diservis, yaitu oli mesin, gasket oli mesin, filter oli, dan balance timah. Berikut adalah perkiraan biayanya:

10.000 Km biayanya Rp 1.854.810

20.000 Km biayanya Rp 1.977.900

50.000 Km biayanya Rp 1.854.810

70.000 Km biayanya Rp 1.854.810

100.000 Km biayanya Rp 1.977.900

Interval 30.000, 60.000 dan 90.000 Km

Pada interval 30.000, 60.000, dan 90.000 Km item yang diservis adalah oli mesin, gasket oli mesin, filter oli, filter udara, dan balance timah. Berikut adalah perkiraan biayanya:

30.000 Km biayanya Rp 2.215.810

60.000 Km biayanya Rp 2.338.900

90.000 Km biayanya Rp 2.215.810

Interval 40.000 dan 80.000 Km

Pada interval 40.000 Km itemnya sama dengan servis 80.000 Km. Yaitu meliputi oli mesin, gasket oli mesin, filter oli, minyak rem, balance timah, oli transmisi, differential oil, dan gasket plug gear. Berikut adalah perkiraan biayanya:

40.000 Km biayanya Rp 2.647.490

80.000 Km biayanya Rp 2.811.610

Jumlah biaya yang telah disebutkan di atas merupakan data dari Bengkel Toyota Astra Motor, Sunter, Jakarta Utara pada 2018. Seiring dengan berjalannya waktu, biaya dapat berubah. Namun estimasi ini dapat dijadikan acuan bila ingin membeli Toyota Fortuner.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui dan diperhatikan oleh #SahabatRotary sekalian sebelum membeli dan berkunjung ke bengkel Fortuner. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menentukan pilihan terbaik sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *