fbpx

Mobil Baru Ditengah Corona? Perhatikan Tips Beli dan Merawatnya

mobil baru

Hai #SahabatRotary pemilik mobil baru

Di Tengah Pandemi Corona, Masih Ada yang Beli Mobil Baru?

Penjualan mobil baru di tengah pandemi virus corona (COVID-19) turun. Bahkan diprediksi penjualan mobil tahun ini anjlok hingga 40% dari 1 juta unit lebih menjadi hanya sekitar 600.000 unit.

Permintaan mobil baru dari konsumen memang tengah lesu. Di tengah pandemi saat ini, masyarakat lebih memprioritaskan kesehatannya ketimbang membeli mobil baru. Tapi, apakah masih ada yang membeli mobil baru?

Menurut Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), untuk pemesanan unit mobil baru sebenarnya tak sampai nol. Dia mencatat masih ada konsumen yang memesan mobil baru.

“Karena kan banyaknya COVID itu di Jakarta dan Pulau Jawa, di luar Pulau Jawa sebenarnya ekonomi masih belum pengaruh, jadi kami fokus ke daerah-daerah yang belum terpengaruh COVID. Kalau di Jakarta kami tinggal follow up saja apa yang sudah didapat,” ujar Amel dalam sesi tanya-jawab dengan wartawan melalui video conference.

Ia mengakui, penjualan mobil di tengah pandemi COVID-19 ini sangat menantang. Apalagi ada pernyataan dari pemerintah soal ‘libur’ cicilan kendaraan bermotor selama pandemi corona.

Sekarang ini kondisinya bukan COVID, tapi leasing juga sangat ketat. Mengingat ada pernyataan tak usah membayar cicilan 1 tahun, itu disikapi oleh leasing dengan sangat hati-hati memilih customer-nya.


Saat Pandemi Corona, Diskon Mobil Murah Tembus Rp 20 Juta

Diskon atau potongan harga menjadi salah satu daya tarik calon konsumen untuk membeli mobil. Cara inilah yang menjadi andalan para pabrikan di tengah kondisi yang tidak menentu karena pandemi corona atau covid-19. Untuk segmen mobil murah atau low cost green car ( LCGC), hampir setiap pabrikan memberikan potongan harga mulai Rp 6 juta sampai puluhan juta rupiah.

Tak bisa dipungkiri, mobil murah masih menjadi pilihan bagi para konsumen. Selain karena harganya yang kompetitif, desain menarik serta hemat bahan bakar menjadi pertimbangan lainnya. Mobil murah yang menyuguhkan potongan harga di antaranya, Daihatsu Ayla. Diskon yang diberikan mulai dari Rp 8 juta sampai dengan Rp 12 juta tergantung variannya.

Lihat Foto Peluncuran Daihatsu Ayla dan Sirion terbaru, Kamis (19/3/2020) dilakukan melalui live streaming akibat penyebaran virus Corona. Pembaruan di kedua model terbilang minim namun diharapkan dapat memacu pasar LCGC dan Hatchback yang melambat akibat kondisi ekonomi dan global.

“Untuk potongan harganya juga tergantung variannya, ada yang Rp 8 juta hingga Rp 12 juta,” kata salah satu pramuniaga Daihatsu di Jakarta Timur, kepada Kompas.com belum lama ini.

Sementara, untuk tipe yang lainnya seperti Sigra NIK 2019 kena rabat Rp 10 juta. Hanya saja stoknya sudah tidak banyak. Sigra model 2020 diskonnya Rp 6 juta. Pabrikan lainnya seperti Toyota juga tidak kalah dalam memberikan diskon. Salah seorang pramuniaga di Depok mengatakan, bahwa potongan harga hanya berlaku untuk model yang lama. “Kalau model barunya memang belum ada diskon, adanya yang model lama maksimal Rp 10 juta,” katanya.

Bagi calon konsumen yang tertarik untuk memiliki tipe yang lainnya seperti Calya juga ada potongan harga mulai dari Rp 7 juta. Potongan harga ini hanya berlaku untuk NIK 2020 saja. Sedangkan untuk pabrikan Honda dengan produk andalannya Brio juga memberikan diskonnya. Hanya saja, potongannya tidak terlalu banyak hanya berkisar Rp 3 juta sampai Rp 7 juta. Lihat Foto Daihatsu Ayla, Honda Brio, dan Toyota Agya adalah para pemain di segmen LCGC(Rianto Prasetyo/GridOto.com) “Brio diskon Rp 7 juta untuk NIK 2019 dan sekitar Rp 3 juta untuk NIK 2020,” ujarnya.

Sementara, pabrikan Suzuki dengan Karimun Wagon R, juga memberikan diskon mulai Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Baca juga: Saat Pandemi Corona, Uang Rp 70 Juta Bisa Bawa Pulang Xenia 2010 “Karimun Wagon R Model 2019 diskonnya mencapai Rp 20 juta, untuk model 2020 sekitar Rp 10 juta,” kata salah seorang pramuniaga Suzuki di Jakarta Timur.


Banyak cara dilakukan pabrikan kendaraan roda empat untuk menarik minat konsumen, di tengah pandemi Corona yang semakin meluas.

Salah satunya, yakni dengan memberikan diskon hingga puluhan juta rupiah. Tidak hanya itu berbagai bonus juga dihadirkan agar calon konsumen semakin berminat untuk membeli mobil keluaran terbaru.

Potongan harga ini tidak hanya ditawarkan oleh satu atau dua pabrikan saja. Tetapi, hampir semua pabrikan mobil di Indonesia juga memberikan diskon untuk produknya.

Berikut beberapa tipe mobil MPV yang menawarkan potongan harga hingga Rp 30 juta.

Suzuki

Pabrikan Suzuki dengan produknya Ertiga menawarkan potongan harga yang paling besar, mencapai Rp 30 juta. Diskon ini hanya berlaku untuk tipe khusus, yaitu Ertiga NIK 2019.

Potongan harga juga tergantung dengan tipenya juga. Jika untuk model NIK 2020 sekitar Rp 20 juta untuk semua tipe. Sementara itu, harga terbaru Suzuki Ertiga mulai Rp 205 juta (tipe GA M / T) hingga Rp 260,5 juta (tipe Sport A / T).

Honda

Mobil pabrikan Honda ini menawarkan potongan harga hingga Rp 20 juta. Diskon ini hanya berlaku untuk model dengan NIK 2019 saja. “ Mobilio saat ini bisa diskon sekitar Rp 20 juta, untuk model dengan NIK 2019 sudah habis,” ujar salah satu penjual diler Honda di Jakarta Pusat. Saat ini Mobilio dibanderol mulai Rp 203,4 juta (tipe SM / T) hingga Rp 259 juta (tipe RS CVT).

Toyota

Tidak mau kalah, pabrikan Toyota dengan produknya Avanza atau Veloz juga memberikan potongan harga untuk calon konsumen. Hanya saja untuk potongan harga ini Lebih kecil jika dibandingkan dengan Honda Mobilio, yaitu hanya Rp 17 juta.

“Diskon Avanza untuk semua tipe Rp 17 juta, sudah bonus kaca film dan karpet,” ucap salah satu pramuniaga diler Toyota di Depok, Jawa Barat. Sekadar diketahui saat ini harga Avanza mulai dari Rp 197,15 juta (tipe 1.3EM / T) hingga Rp 227,3 juta (tipe 1.5GM / T). Sedangkan untuk Veloz harganya hanya Rp 221,7 juta (tipe 1,3 M / T) hingga Rp 245,5 juta (tipe 1,5 A / T).

Mitsubishi

Calon pembeli Mitsubishi Xpander juga berkesempatan mendapatkan potongan harga untuk model 2019. Diskon yang ditawarkan juga lebih tinggi dari Toyota, yaitu Rp 20 juta. Baca juga: Catat, Ini Arti Angka pada Tutup Radiator Mobil “Diskon untuk Xpander NIK 2019, bisa mencapai Rp 20 juta. Tapi unitnya sudah tidak banyak. Untuk NIK 2020 belum ada diskon.

Saat ini harga Xpander mulai Rp 215,3 juta (tipe GLX M / T) hingga Rp 270,1 juta (tipe Ultimate A / T).


Permintaan Mobil Baru Alami Penurunan di Tengah Pandemi Corona

Dampak virus corona (covid-19) sangat dirasakan oleh industri otomotif di Indonesia. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) memilih untuk menutup sementara operasional pabrik demi mengutamakan kesahatan dan keselamatan karyawan.

Di samping itu pula, permintaan konsumen terhadap mobil baru mengalami penurunan. Padahal industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan dan berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi negara.

“Jumlah penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada bulan Januari 2020 sebesar 80,4 ribu unit atau turun sebesar 1,1% dari periode sebelumnya, kemudian bulan Februari 2020 sebesar 79,5 ribu unit atau turun sebesar 3,1% dari periode sebelumnya,” ungkap Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam keterangan resminya.

Melihat situasi seperti sekarang ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) telah menyampaikan revisi target penjualan mobil di tahun ini. Pada awal tahun GAIKINDO menargetkan penjualan mobil secara nasional di 2020 sebanyak 1 juta. Di tengah pademi Covid-19, GAIKINDO memperkirakan penjualan mobil tahun ini mengalami kontraksi sebesar 50% akibat menurunnya permintaan mobil baru baik dari dalam negeri maupuan luar negeri.

Selain itu, masalah lainnya yang dihadapi industri otomotif nasional adalah pasokan bahan baku dan komponen terutama dari negara-negara yang menerapkan kebijakan lockdown. Hal ini membuat industri manufaktur kendaraan bermotor dipaksa mencari alternatif sumber bahan baku dan komponen untuk mempertahankan produksi.

“Terganggunya industri otomotif juga memberikan dampak terhadap perekonomian nasional. Industri otomotif memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98 persen pada tahun 2019,” tutur Putu.

Tanggapan Kemenperin Soal Penghentian Operasional Pabrik Mobil

Sudah ada beberapa pabrikan mobil di Tanah Air yang menutup sementara operasional pabrik pembuatan mobil. Di antaranya, Suzuki, Toyota, Honda, dan Daihatsu. Menyikapi hal tersebut Putu menjelaskan, langkah itu diambil untuk melindungi kesehatan karyawan dan seluruh elemen perusahaan sebagai bentuk respons kondisi terkini penyebaran wabah Covid-19.

Kemenperin juga telah berkirim surat kepada Menteri Dalam Negeri dan Gubernur/Bupati/Walikota di seluruh Indonesia dalam rangka permintaan dukungan untuk membantu pelaksanaan kegiatan industri dalam masa tanggap darurat di wilayah masing-masing.

“Kemenperin meminta agar pemerintah daerah tidak membatasi aktivitas kegiatan industri. Bapak Menteri Perindustrian juga meminta kepada dinas yang membidangi industri dan asosiasi untuk melakukan pembinaan kepada perusahaan industri agar senantiasa menjalankan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan kerja,” jelasnya.

Bahkan pada 7 April 2020, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah mengeluarkan Surat Edaran Menperin No 4 tahun 2020 mengenai pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Desease 2019.

Dalam edaran tersebut, industri diberikan izin untuk tetap menjalankan kegiatan usahanya, tetapi wajib memenuhi ketentuan protokol pencegahan Covid-19.


Memiliki mobil baru adalah impian tiap orang. Karena kita bisa menggunakan kendaraan pribadi ini untuk keperluan apa saja. Terutama jika aktivitas sehari – hari membutuhkan transportasi mobil. Alasannya karena jarak yang jauh dan memiliki mobilitas tinggi. Namun, mobil tidak hanya bisa kita gunakan saja. Butuh perawatan agar tidak membuatnya rusak dalam waktu yang singkat. Seperti yang Anda ketahui bahwa mobil memiliki banyak komponen di dalamnya. Mulai dari desain interior dan eksterior, dapur pacu hingga kondisi bahan bakar yang dibutuhkan. Meski terkesan sepele namun kehadiran AC mobil adalah yang penting dalam kenyamanan berkendara. Jika terjadi masalah Anda bisa melakukan perbaikan pada jasa service AC mobil Rotary Bintaro.

Mobil baru memang masih memiliki mesin yang stabil. Performanya masih sangat baik. Tetapi bukan berarti perawatan begitu saja Anda lupakan. Ada beberapa perawatan yang justru penting dan dibutuhkan untuk mobil baru. Dari segi manfaat tentunya akan menjadikan mobil anda lebih awet dan tidak mudah rusak. Beberapa perawatan tersebut bisa Anda simak pada ulasan dibawah ini.

Tips Merawat Mobil Baru dan Perawatannya 

1. Menjaga Cat Mobil

Salah satu tips yang cukup penting untuk dilakukan adalah merawat cat mobil baru Anda. Tampilan mobil baru tentu sangat baik. Cat yang digunakan dan kualitasnya masih benar – benar terjaga. Anda bisa melakukan perawatan yang benar seperti mencuci mobil dengan sabun yang khusus. Menggunakan lap yang halus agar tidak membuat baret pada cat mobil anda. Jangan lupa untuk menggunakan penutup mobil untuk menghindari lembap serta panas matahari secara langsung.

2. Pemakaian Bahan Bakar

Perlu Anda perhatikan bagaimana pemakaian bahan bakar. Penggunaan bahan bakar yang kotor ternyata bisa mempengaruhi bagaimana kinerja mesin pada mobil kita. Anda bisa mengisinya di tempat yang resmi serta steril. Pastikan tidak ada campuran bahan yang bisa mempengaruhi bagaimana kinerja mesin mobil.

3. Air Radiator

Air radiator adalah yang bisa menunjang performa dari mobil kita. Cara merawatnya dengan benar adalah melakukan penggantian air radiator serta tidak asal – asalan. Hindari pendingin mobil Anda terisi banyak kotoran karena air radiator yang tidak tepat. Pastikan Anda membelinya di toko yang resmi.

4. Penggantian Oli Mobil

Tips merawat mobil baru berikutnya adalah dengan mengganti oli sesuai jadwal dan kebutuhan. Ada buku panduan servis yang bisa Anda baca dan pahami terlebih dahulu. Oli harus diganti jika sudah menempuh jarak 5000 km tetapi jika sering terkena macet, Anda bisa melakukan pergantian di jarak 7500 km

5. Service Secara Berkala

Kendaraan Anda yang baru sangat butuh dilakukan service secara berkala. hal ini untuk mengetahui bagaimana komponen yang ada di dalamnya bisa bekerja dengan baik. Servis secara rutin dan berkala memang akan membuat mobil tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan yang parah. Servis bisa meliputi banyak hal seperti mengecek bagian mesin dan juga mengecek bagian AC mobil Anda. Mengapa? AC mobil adalah komponen penting untuk membuat Anda nyaman dalam berkendara. Tetapi untuk melakukan perawatan AC mobil ini perlu penanganan khusus. Anda bisa menggunakan jasa service AC mobil Rotary Bintaro cab Kedoya atau bengkel AC mobil Rotary Bintaro cabang Ciledug.

Bengkel service AC mobil Rotary Bintaro adalah tempat yang tepat untuk melakukan perawatan AC secara berkala. Anda bisa memastikan bagaimana kinerja AC mobil. Apakah berfungsi normal atau tidak meskipun mobil terbilang baru. Cegah kerusakan parah dengan melakukan servis AC mobil secara berkala.

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?Booking Service
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Blog

MObil barutips merawat mobil baru

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?