fbpx

Mobil Baru Ditengah Corona? Perhatikan Tips Beli dan Merawatnya

mobil baru

Hai #SahabatRotary

Penyebaran virus Covid menyebabkan ekonomi menurun. Kurs mata uang menurun terhadap Dollar. Permintaan-permintaan barang akan ikut menurun. Produsen mulai mengurangi produksi. Banyak toko yang tutup akibat menurunnya penjualan. Lalu, apakah penurunan ini terjadi pada industri otomotif? tentu saja. Industri otomotif juga mengalami penurunan.

Penurunan ini terjadi pada industri mobil. Akibat penurunan ini, produsen harus menurunkan target penjualan. Dari yang awalnya 1,05 juta produk menjadi hanya 600.000 produk saja. Hal ini berarti produsen harus menurunkan produksinya sebesar 40%.

Tren Penurunan Penjualan Mobil Sejak Januari hingga Maret 2020

Penurunan ini layak sejak Januari 2020. Pada bulan Januari penjualan turun sebesar 2,1%. Kemudian Februari 2020 penjualan turun sebesar 2,6%. Di bulan Maret, kasus Covid di Indonesia yang semakin tinggi juga mempengaruhi industri otomotif. Maret 2020, jumlah penurunan penjualan sebesar 15%.

Dari semua tipe mobil, ternyata hanya mobil dengan tipe hijau berbiaya rendah (LCGC) yang menentang peningkatan penjualan. Penjualan LCGC selama bulan Maret 2020 menerima 18.507 unit. Atau naik sebesar 1,7% jika dibandingkan dengan Maret 2019, yaitu 18.192 unit. SAYA

Sementara pada industri otomotif Indonesia, Grup Astra dengan penjualan sebesar 45.931 unit, naik 8,78%. Berdasarkan merek mobil, angka penjualan mobil terbesar pada bulan Maret 2020 masih diduduki oleh Toyota. Penjualan diterima sebanyak 26.346 unit, yaitu turun 8,8%. Kemudian di posisi selanjutnya ditempati oleh Daihatsu. Dengan angka penjualan sebesar 18.162 unit, turun 7,4%. Selanjutnya, posisi ketiga ditempati oleh Honda, penjualan diterima 12.068 unit, naik 48,1%.

Sementara penjualan di luar Grup Astra, penjualan kendaraan selama Maret 2020 mencapai 30.869 unit. Angka di turun 22,85% dari Maret 2019. Menurunkan angka penjualan di luar Grup Astra lebih dari semua kendaraan, kecuali Honda. Sementara itu, penjualan kendaraan Mitsubishi, Suzuki, dan Nissan menurun. Penjualan Mitsubishi menurun 35,7% menjadi sebesar 10.359 unit. Kendaraan bermerk Suzuki turun 19,17% menjadi sebesar 5.085 unit. Kemudian Nissan menurun 81,08% menjadi sebesar 600 unit.

 

Faktor Penyebab Penurunan Penjualan Pada Industri Otomotif

Penurunan penjualan mobil baru ini diprediksikan akan terus berlangsung. Terkait menurut ketua umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan ini.

Yang pertama adalah penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Beberapa daerah di Pulau Jawa mulai mengeluarkan kebijakan PSBB. Kebijakan ini merupakan salah satu cara untuk memutus penyebaran virus.

“Penjualan kendaraan akan terus menurun karena adanya PSBB. Kebijakan ini membuat showroom mobil satu persatu tutup, ”kata Yohannes dalam sebuah wawancara.

Ada faktor lain yang memengaruhi penurunan permintaan mobil oleh konsumen. Permintaan mobil ditengah pandemi virus ini juga ditawarkan oleh prioritas kebutuhan konsumen. Masyarakat akan lebih memilih untuk mencukupi kebutuhan pokok mereka. Membeli mobil baru akan menjadi prioritas akhir.

Faktor lain yang menyebabkan masyarakat enggan membeli mobil baru adalah kebijakan. Jarak sosial, jarak fisik, kerja dari rumah, dan belajar dari rumah . Himbauan ini menyebabkan masyarakat membeli mobil. Kesehatan adalah hal yang harus diprioritaskan.

Satu Persatu Pabrik Mobil Tutup Sementara

Satu persatu pabrik otomotif di Indonesia memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraannya sementara karena imbas pandemi  virus Corona  ( COVID-19 ). Tak hanya pabrik mobil dan motor, pabrik truk dan bus Hino pun terdampak.

Satu persatu pabrik otomotif menghentikan produksinya. Pengambilan keputusan ini terkait dengan dampak dari virus Covid-19. Akibatnya, maka pabrik otomotif menghentikan produksinya untuk sementara. Faktor internal pun menjadi pertimbangan pemberhentian produksi ini.Salah satunya adalah menghindari penyebaran virus di kalangan karyawan pabrik.

Dalam siaran pers, PT Hino Motors menyebut efek dari penyebaran COVID yang menyebabkan pasar kendaraan di Indonesia melambat. Komponen kendaraan yang dibeli dari luar negeri pun ikut terhambat. Terdapat banyak regulasi yang harus dipenuhi.

“Sejak kondisi penebaran virus COVID di Indonesia masuk ke tahap darurat, PT Hino Motors telah mengambil keputusan untuk langkah tahap awal dalam mencegah virus Covid-19 .  Yakni PT Hino Motors akan mengalihkan kegiatan produksi untuk sementara waktu. Terhitung mulai tanggal 13 April hingga 24 April 2020. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah Indonesia untuk menangani pandemi virus Covid19 di Indonesia, ”kata Presiden Direktur HMMI, Masahiro Aso.

Menyikapi kondisi darurat ini, PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) melakukan beberapa kebijakan. Pabrik Hino memberhentikan sementara produksi kendaraan selama dua minggu. Yakni mulai tanggal 13 April hingga 24 April 2020.

Menurut Masahiro Aso, pabrik akan ditutup sementara. Meskipun begitu, stok unit penjualan Hino di Indonesia dipastikan tetap aman.

Aktivitas lain yang tidak terkait dengan produksi akan tetap berjalan sesuai keperluan dan akan dilakukan Penjajaran sosial dan pekerjaan dari rumah yang juga dijalankan oleh PT Hino Motors.

“Semua bisnis Hino Indonesia tidak terdampak. Dapat kami pastikan stok di Indonesia aman, “jelas Presiden Direktur HMSI, Masato Uchida

Bantuan Kemenperin Terhadap Industri Otomotif

Kementerian Perindustrian memberikan bantuan untuk industri otomotif. pemberian stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter diberikan demi pertahanan otomotif di dalam negeri. Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan bahwa bantuan berupa stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter diharapkan dapat menyelamatkan industri otomotif Indonesia agar dapat tetap berkontribusi pada anggaran negara.

“Meskipun terdapat sedikit industri otomotif yang mengalami permasalahan dalam produksinya karena Covid-19,  kami tetap berusaha untuk memprioritaskan produk dan suku cadang transportasi sehingga kedepannya dapat mencukupi kebutuhan pasar domestik serta memenuhi permintaan pasar internasional” katanya.

Stimulus Fiskal

Usulan stimulus fiskal yang akan dilakukan antara lain berupa insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, 22, 25 selama enam bulan. Kemudian Pajak Pertambahan Nilai Pertambahan (PPn) dipercepat selama enam bulan melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 23/2020. Lalu yang terakhir adalah keringanan bea masuk.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, telah mengirim surat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang meminta Pos Tarif terkait stimulus jilid II.

“Stimulus fiskal diberikan berdasarkan kesepakatan dalam pemberian kemudahan lartas eskpor dan impor bahan baku, kemudahan proses ekspor-impor untuk produsen ulung, serta pemudahan proses ekspor impor melalui NLE (National Logistic Ecosystem)” katanya.

Stimulus Moneter

Sebagai bantuan stimulus yang diberikan kepada industri otomotif. Stimulus ini diberikan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020. Yakni tentang Stimulus Perekonomian Nasional. Peraturan ini mengandung Kebijakan Penyakit Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus 2019 (Covid-19) dan Program Relaksasi Jaminan pada BPJAMSOSTEK.

Putu menyebut, Kemenperin juga tengah berkoordinasi dengan industri otomotif. Membahas upaya untuk mendapatkan masukan yang digunakan sebagai dasar untuk stimulus lainnya. Sebsgai upaya mengurangi beban industri otomotif masa masa pandemi Covid-19.

Dorongan Ekonomi untuk bidang perindustrian , termasuk di dalamnya industri kendaraan bermotor telah dimasukkan ke dalam paket stimulus. Saya dan pengguna II, saat ini sedang menyediakan kembali stimulus baru” imbuhnya.

Sehubungan dengan stimulus di II, Menperin juga telah meminta bantuan lainnya. Yakni dengan berpartisipasi dalam pembebasan bea masuk penting terhadap industri otomotif. Berdasarkan surat tersebut, diusulkan 593 pos tarif untuk diberikan pembebasan impor. Sementara itu untuk sektor industri kendaraan , trailer dan semi trailer, diusulkan sejumlah 45 Pos Tarif dengan perkiraan impor pada bulan April sampai bulan September 2020 sebesar 632.175 dolar AS dan Negara potensial yang hilang mencapai Rp 924 miliar.

 

Jika Tetap Ingin Membeli Mobil Baru, Tips Apa yang Harus Diterapkan?

Bagaimana jika memang harus membeli mobil? Baiknya #SahabatRotary membaca tips berikut. Tips ini akan memberikan Anda dalam membeli mobil baru ditengah pandemi.

  1. Mobil Murah

Perusahaan otomotif tidak lengkap untuk menarik minat konsumen. Salah satunya dengan cara memberikan diskon. Konsumen mana yang tidak tergiur dengan diskon. Apalagi #SahabatRotary yang ingin membeli mobil baru. Tak hanya satu perusahaan saja yang memberikan diskon untuk calon konsumen. Hampir semua produsen menyediakan diskon untuk calon konsumen. Disamping ada diskon, beberapa perusahaan juga akan memberikan bonus kepada pembeli.

Berikut beberapa tipe MPV mobil yang menawarkan potongan harga hingga Rp30 juta.

Suzuki

Suzuki Ertiga memberikan diskon yang paling besar di antara semua perusahaan. Yakni mencapai angka Rp 30 juta. Diskon ini hanya berlaku untuk tipe Ertiga NIK 2019. Lalu untuk model NIK 2020 sekitar Rp 20 juta.

Honda

Mobil yang dibeli oleh Honda juga memberikan diskon untuk calon pembeli. Yakni hingga jumlah Rp20 juta. Diskon yang diberikan ini berlaku untuk model dengan NIK 2019 saja.

Toyota

Toyota dengan produknya Avanza atau Veloz juga memberikan diskon pembelian. Yakni sebesar Rp17 juta.

“Diskon Avanza gratis di semua jenis sebesar Rp 17 juta. Sudah termasuk bonus kaca film dan karpet, ”ucap seorang pramuniaga showroom Toyota di Depok, Jawa Barat.

Mitsubishi

Mitsubishi Xpander juga tidak mau kalah. Konsumen Xpander juga bisa mendapatkan diskon pembelian. Diskon ini berlaku untuk model 2019. Diskon yang diberikan pun lebih tinggi dari Toyota, yaitu Rp 20 juta.

  1. Membeli Mobil Baru Secara Online

Beberapa perusahaan hadir menghadiri pembelian mobil baru online. Membeli calon pelanggan yang ingin membeli mobil tidak harus keluar rumah. Pelanggan juga dapat memperoleh fasilitas baru dari perusahaan yang diterima oleh Suzuki. Yakni test drive dari rumah dan juga layanan rumah. Konsumen akan didatangi oleh perwakilan dari showroom dan melakukan transaksi jual beli dari rumah.


Memiliki mobil baru adalah impian setiap orang. Karena kita bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk keperluan apa saja. Penting jika aktivitas sehari – hari membutuhkan transportasi. Alasannya karena jarak yang jauh dan memiliki mobilitas tinggi. Namun, mobil tidak hanya bisa kita gunakan saja. Butuh perawatan agar tidak rusak dalam waktu yang singkat.

Seperti yang Anda ketahui tentang mobil yang memiliki banyak komponen di dalamnya. Mulai dari desain interior dan eksterior, dapur pacu hingga bahan bakar yang dibutuhkan. Meski terkesan sepele, namun datang AC mobil yang terpenting dalam kenyamanan berkendara. Jika terjadi masalah Anda dapat melakukan perbaikan pada layanan AC mobil Rotary Bintaro.

Mobil baru memang masih memiliki mesin yang stabil. Performanya masih sangat baik. Hanya bukan berarti perawatan begitu saja Anda lupakan. Ada beberapa perawatan yang penting dan diperlukan untuk mobil baru. Dari segi Manfaat akan membuat mobil Anda lebih awet dan tidak mudah rusak. Beberapa perawatan ini dapat Anda simak pada kesimpulan di bawah ini.

Tips Merawat Mobil Baru 

1. Menjaga Cat Mobil

Salah satu tips yang cukup penting untuk dilakukan adalah merawat mobil baru Anda. Tampilan mobil baru sangat baik. Kucing yang digunakan dan kualitasnya masih benar-benar nyaman. Anda bisa melakukan perawatan yang benar-benar suka mencuci mobil dengan sabun yang khusus. Menggunakan lap yang agar halus tidak membuat baret pada kucing mobil Anda. Jangan lupa untuk menggunakan ponsel untuk menghindari panas matahari secara langsung.

2. Pemakaian Bahan Bakar

Perlu Anda pertimbangkan bagaimana menggunakan bahan bakar. Penggunaan bahan bakar yang sangat kotor bisa memperbaiki mesin pada mobil kita. Anda bisa mengisinya di tempat yang resmi juga steril. Pastikan tidak ada campuran bahan yang bisa meningkatkan kinerja mesin mobil.

3. Radiator Udara

Radiator udara yang dapat menunjang kinerja dari mobil kita. Cara merawatnya dengan benar adalah melakukan penggantian radiator air asalan dan asalan. Hindari pendingin mobil Anda terisi banyak kotoran karena radiator air yang tidak tepat. Pastikan Anda membeli di toko yang resmi.

4. Ganti Oli Mobil

Tips merawat mobil baru berikutnya adalah dengan mengganti oli sesuai jadwal dan kebutuhan. Ada buku panduan servis yang bisa Anda baca dan pahami terlebih dahulu. Oli harus diganti jika sudah melewati jarak 5000 km tetapi jika sering macet, Anda bisa melakukan pergantian di jarak 7500 km

5. Layanan Secara Berkala

Mobil baru sangat perlu dilakukan layanan teratur. hal ini untuk mempelajari bagaimana komponen yang bisa dilakukan dengan baik. Servis secara rutin dan berkala memang akan membuat mobil tetap terhindar dan terhindar dari kerusakan yang parah.

Servis dapat memuat banyak hal seperti mengecek bagian mesin dan juga mengecek bagian AC mobil Anda. Mengapa AC mobil adalah komponen penting untuk membuat Anda nyaman dalam berkendara. Hanya untuk melakukan perawatan AC mobil ini perlu perawatan khusus. Anda bisa menggunakan jasa layanan AC mobil Rotary Bintaro cab Kedoya atau bengkel AC mobil Rotary Bintaro cabang Ciledug.

Bengkel layanan AC mobil Rotary Bintaro adalah tempat yang tepat untuk melakukan perawatan AC secara berkala. Anda dapat menginstal bagaimana menginstal AC mobil. Apakah ditangani normal atau tidak dapat dibuka, ponsel baru. Cegah kerusakan parah dengan melakukan servis AC mobil secara berkala.

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu,  Klik di sini  untuk kita bantu.

Seneng  bisa berbagi.

Pasti bermanfaat.Layanan Pemesanan

Blog

@kangsunting#MobilBaru#serviceACmobil#ServiceBintarohondaMitsubishiMObil baruSuzukitips merawat mobil baru

Leave a Reply