Kebiasaan Apa yang Menyebabkan AC Mobil Panas dan Berbau Apek?

Siapa yang Patut Disalahkan Saat AC Mengalami Kerusakan?

Tidak dapat dipungkiri, ac mobil menjadi komponen penting di dalam mobil yang berfungsi untuk menyejukkan hawa di dalam kabin. Adanya ac mobil membuat berkendara jauh lebih nyaman, apalagi untuk jarak yang sangat jauh.

Pada umumnya, ac mobil diperlukan kapanpun dan dimanapun. Namun, fungsi ac meningkat dua kali lipat saat musim kemarau datang. Tetapi, berbagai permasalahan sering kali terjadi pada ac mobil. Mulai dari ac yang kurang dingin, hingga ac mobil yang berbau apek. Hal ini tentu akan menganggu kenyamanan saat berkendara.

Kebiasaan Apa yang Menyebabkan AC Mobil Panas dan Berbau Apek?

1. Sering Memarkirkan Mobil di Tempat yang Panas

Sadar atau tidak, kita seringkali memarkirkan mobil di tempat yang panas. Kebiasaan ini sering kita lakukan lantaran lahan parkir di basement yang sudah penuh. Bisa juga karena malas harus mengantri parkiran.

Saat ac mobil menyala dan kondisi kabin masih sangat panas, ac mobil membutuhkan daya yang lebih besar. Sehingga energi yang dibutuhkan dari mesin mobil juga jauh lebih besar. Hal inilah yang dapat menyebabkan ac mobil tidak dingin lagi. Kalaupun kabin terasa dingin, prosesnya memakan waktu yang lumayan lama.

2.Β Memasang Pengharum Kabin yang Menyengat

Sama seperti asap rokok, efek yang ditimbulkan dari pengahrum ruangan dapat mempersingkat umur ac mobil. Pengharum ruangan terbuat dari campuran asam dan minyak yang dapat menempel dan menggumpal di saluran ac. Gumpalan ini akan mengakibatkan penyumbatan pada saluran keluar, sehingga udara di dalam ac menjadi panas.

Pengahrum ruangan yang terlalu menyengat juga tidak baik bagi kesehatan. Karena dapat menyebabkan si pengendara sesak napas.

3.Β Jarang Melakukan Servis

Servis secara rutin sangatlah diperlukan. Tidak hanya untuk mobil lama, namun, juga untuk mobil baru. Dengan servis rutin, Anda lebih tahu kondisi dan performa mobil yang sebenarnya. Kalau ada kerusakan, Anda bisa langsung mengganti bagian yang rusak tersebut. Sehingga performa mobil tetap gahar.

Servis mobil yang baik dilakukan setiap kali sudah melampaui jarak tempuh yang ditetapkan. Juga saat renggang waktu untuk servis telah terlampaui.

4. Merokok di Dalam Mobil

Kebiasaan merokok di dalam mobil, baik saat ac hidup atau mati, keduanya sangat tidak baik terhadap kesehatan ac mobil. Asap yang berasal dari puntung rokok sangat sulit untuk dibersihkan. Apabila asapnya menempel dan mengering di bagian saluran ac, timbullah gumpalan yang akan menghambat sirkulasi udara keluar.

Asap rokok yang menggumpal di saluran ac akan menyebabkan ac mengalami korosi dan bocor. Kalau ac mobil akhirnya masuk ke bagian freon, udara yang dihembuskan menjadi tidak sedap dan berbau apek. Kalau sudah begini, kenyamanan saat berkendara tidak lagi didapatkan.

Untuk itu, hindarilah kebiasaan merokok di dalam kabin. Kalau dirimu ingin merokok, lebih baik parkirkan mobil, lalu merokoklah sepuasnya. Setelah itu, lanjutkan berkendara ke tempat tujuan.

5. Kebiasaan Makan dan Minum di Dalam Mobil

Makan dan minum di dalam mobil menjadi kebiasaan. Apalagi di pagi hari saat sedang terburu-buru untuk berangkat ke kantor. Siapapun tidak ada yang bisa melarang pemilik mobil untuk makan dan minum di dalam mobilnya sendiri, asalkan si pemiliknya tetap menjaga kebersihan.

Akan tetapi, sebagian owner mengabaikan hal ini. Banyak pula dari mereka yang menumpahkan makanan dan minuman ke kepala ac. Akibatnya, tumpahan ini akan menyebabkan ac tersumbat, udara yang dihembuskan ac juga berbau apek. Baunya bahkan hampir sama dengan bau makanan dan minuman yang tumpah tadi.

6. Kondisi Sepatu yang Kotor

Kita tidak bisa menjamin kondisi sepatu kita selalu bersih. Ada kalanya sepatu kita berlumpur dan berpasir, tapi, kita tidak menyadari kondisi itu dan asal masuk saja ke mobil. Kotoran yang menempel di sepatu tentu akan membuat karpet kabin kotor.

Saat ac mobil dinyalakan, kotoran yang lengket di karpet dan sepatu akan terhirup oleh saluran ac. Bagian filter yang fungsinya untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk tidak lagi berfungsi dengan baik. Karena debu dan kotoran yang masuk sudah terlalu banyak. Alhasil, ac menjadi tidak dingin dan berbau asem.

7.Β Sering Membuka Kaca Mobil

Ada beberapa alasan yang membuat kita sering membuka kaca mobil, yaitu:

  • Menyapa kolega yang tiba-tiba ketemu di tengah jalan
  • Kabin mobil yang sangat panas
  • Agar bensin lebih irit
  • Kebiasaan merokok sambil menyetir mobil

Kebiasaan membuka kaca dapat berdampak buruk bagi keawetan ac mobil. Debu dan kotoran yang ada di udara dapat membuat kabin mobil kotor. Kotoran yang lengket di dalam kabin juga otomatis akan diserap oleh bagian filter ac. Sehingga kotoran tersebut masuk ke dalam filter.

Banyaknya kotoran di dalam filter ac akan membuat arus keluarnya udara ke kabin terhambat. Hal ini terjadi karena filter tersumbat oleh kotoran.

8. Spare Part AC Mobil Murahan

Seperti yang kita tahu, spare part original memiliki harga yang cukup mahal. Berbeda dengan mesin mobil yang KW, range harganya jauh lebih murah. Tidak dapat dipungkiri, kita juga pernah membeli mesin KW, apalagi saat kondisi dompet tidak bersahabat. Daripada mobil tidak bisa digunakan sama sekali, pemasangan barang KW pun jadi alternatif terbaik.

Namun, beberapa kualitas dari barang-barang KW sangat jelek dan tidak awet. Setelah dua bulan pemakaian, dapat dipastikan barang tersebut akan rusak. Sehingga Anda perlu mengganti ulang terus-menerus. Kalau dihitung-hitung, biaya yang dikeluarkan untuk membeli 6 spare part KW sudah sebanding dengan pembelian 1 spare part original.

9. Service Mobil di Tempat yang Murah

Sah-sah saja kalau mau servis mobil di tempat yang murah. Akan tetapi, tidak ada jaminan kalau hasilnya memuaskan. Kebanyakan pelanggan bahkan mengeluh sehabis servis di bengkel murahan. Kondisi mobil bukan malah bagus, tapi lebih buruk daripada kondisi semula.

Hasil servis yang kurang memuaskan biasanya disebabkan karena kualitas montir atau teknisi yang masih amatir. Dimana mereka belum begitu paham tentang seluk beluk mesin mobil.

Siapa yang Patut Disalahkan Saat AC Mengalami Kerusakan?

Tidak dapat dipungkiri, kita sering menyalahkan pihak bengkel setiap kali mobil kita bermasalah. Wajar saja, karena pihak bengkellah yang biasanya memperbaiki mobil tersebut. Pihak bengkel juga lebih tahu kerusakan seperti apa yang terjadi. Sedangkan kita? Kita hanya duduk tenang di ruang tunggu, duduk manis hingga mobil selesai diperbaiki.

Kerusakan yang terjadi pada mobil, tidak murni menjadi kesalahan pihak bengkel. Kadang-kadang, kitalah yang harus disalahkan atas kerusakan tersebut. Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan ternyata menjadi penyebab kerusakan pada ac mobil.

Apabila mobilmu mengalami kerusakan, terutama bagian ac mobil dan mesin-mesinnya, percayakan mobil kesayangan di Bengkel Rotary Bintaro. Harga terjangkau, teknisinya juga profesional dan berpengalaman!

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.