Bulan ini sudah memasuki musim penghujan. Pada musim hujan, berkendara pun butuh persiapan ekstra. Tak kalah penting, Anda harus memperhatikan ban yang Anda gunakan karena ban merupakan satu-satunya komponen yang menghubungkan mobil dengan aspal. Tak dipungkiri, banyak pengendara baik sepeda motor maupun mobil mengalami selip saat berada di jalanan hingga menimbulkan kecelakaan. Sama halnya, saat musim hujan balapan mobil punya ban khusus yang harus diperhatikan.

Pada dasarnya, pemilik wajib mengetahui kondisi ban mobilnya. Mengapa? karena piranti ini punya peran penting dan sangat vital untuk mengontrol arah kendaraan, terlebih piranti ini langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Ketika musim hujan atau kondisi jalan yang basah, diperlukan perfoma dan kondisi ban yang baik, karena berkaitan dengan faktor keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

Saat Musim Hujan Balapan Mobil Punya Ban Khusus, Apa Itu?

Pengendara harus mengetahui dan memahami kondisi ban mobil yang aman untuk digunakan. Pastikan semua produk ban sudah dilengkapi dengan indikator keausan atau tread wear indicator (TWI). TWI merupakan batas akhir pemakaian, yang punya ketinggian (ketebalan) 1,6 milimeter. Nah, TWI ini dilambangkan dengan gambar segitiga pada sisi ban. Bagi Anda pemilik mobil balap, saat musim hujan balapan mobil punya ban khusus yang harus diperhatikan.

Guna menjaga performa ban tetap maksimal, ada baiknya Anda melakukan rotasi ban mobil secara berkala. Hal tersebut bertujuan agar ban aus/habis secara merata/bersamaan. Itu dilakukan karena berat kendaraan tidak merata pada keempat ban mobil. Ketahui cara merotasi ban yang benar, yaitu memindahkan atau menukar posisi kedua ban depan ke belakang setiap 20 ribu kilometer.

Harus diingat, dalam melakukan rotasi ban, tentunya hanya untuk mobil dengan ukuran ban yang sama. Sedangkan untuk ukuran berbeda, seperti yang terdapat pada mobil-mobil tipe sport, ukuran ban depan dan belakang biasanya berbeda. Sehingga tidak disarankan untuk melakukan rotasi. Bagi Anda pemilik mobil balap, saat musim hujan balapan mobil punya ban khusus yang harus diperhatikan.

Untuk Anda pemilik mobil yang akan mengganti ban, sebaiknya jangan asal pilih bila ingin aman di musim hujan. Seperti yang dijelaskan Proving Ground Manager PT Bridgestone Tire Indonesia Zulpata Zainal, secara jenis ada ban yang memang dibuat khusus untuk jalan basah. Anda dapat memperhatikan hal tersebut untuk mengganti ban. Bagi Anda pemilik mobil balap, saat musim hujan balapan mobil punya ban khusus yang harus diperhatikan.

Ganti Ban Tepat Pada Waktunya

Pada dasarnya, pada musim hujan tidak harus ganti ban basah, tapi jika kebetulan sudah waktunya, bisa pakai ban yang memiliki karakteristik wet tires. Adapun ciri dari ban basah adalah tidak selalu dari pattern (kembangan), tapi yang penting masalah komponnya. Saat ini, asimetris paling cocok digunakan. Mengapa? Karena ban jenis ini memiliki dua fungsi berbeda, bagian dalam berguna untuk membuang air saat melewati genangan sedangkan bagian luar mantap untuk bermanuver di lintasan kering, jadi cocok digunakan di dua kondisi.

Jika di dunia balapan, Anda dapat melihat ada ban slick dan yang memang punya pattern. Perlu diketahi, ban slick tentu tidak bisa dipakai di jalanan. Kenapa? Jika hujan, air itu mengalirnya ke mana. Ketika balapan saat hujan, dia masuk ke pit stop untuk ganti wet tyre (ban basah).

Masalah ban seringkali harus diperhatikan dengan baik. Terlebih, saat musim hujan balapan mobil punya ban khusus yang harus juga diperhatikan. Anda dapat berkonsultasi dengan ahli otomotif untuk masalah ban mobil yang Anda miliki.

Senang bisa berbagi.

Semoga bermanfaat.