Menghidupkan AC Mobil dengan kecepatan tinggi membuat Freon cepat habis, benarkah ini fakta? Atau hanya mitos semata?

Setiap pengguna mobil pasti ingin merawat kondisi mobilnya agar selalu tampil prima, tidak terkecuali bagian AC mobil. Sayangnya banyak beredar mitos-mitos tentang perawatan AC tanpa mengetahui Fakta Ac Mobil yang sebenarnya. Hal ini jelas membuat pengguna mobil bertanya-tanya: sudah benarkah perawatan yang selama ini saya lakukan?

Untuk menjawab pertanyaan para pengguna mobil tersebut, kali ini rotary bintaro akan membahas mengenai mitos dan Fakta Ac Mobil untuk anda.

  1. Menghidupkan AC dengan kecepatan tinggi pada Blower akan membuat Freon cepat habis.

Hal ini merupakan mitos yang paling umum di tengah pengguna mobil. Faktanya Freon AC bekerja dengan sistem sirkulasi, sehingga jika tidak ada kebocoran maka sesering apapun atau sekencang apapun blower yang kita gunakan, Freon tidak akan pernah habis. Fakta AC Mobil yang benar adalah kecepatan blower tidak ada hubungannya dengan Freon.

  1. Mematikan mesin dalam keadaan AC masih menyala akan merusak kompresor.

Faktanya, memastikan AC dalam keadaan mati sebelum mematikan mobil bertujuan untuk meringankan beban mobil saat dinyalakan kembali. Ketika dihidupkan kembali, mesin akan mendapat aliran listrik yang full dari Aki tanpa dibebani oleh AC dll. Sehingga menurut Fakta Ac Mobil yang benar, kondisi AC yang mati atau hidup tidak berhubungan dengan rusaknya kompresor anda.

  1. Menghidupkan AC saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi membuat kompresor jebol.

Fakta Ac Mobil yang benar tentang mitos ini adalah jika kecepatan tinggi yang dimaksud masih berkisar antara 3000rpm (seperti di jalan tol), maka masih bisa dibilang termasuk dalam putaran normal. AC mobil dilengkapi dengan termostart yang akan mematikan kompresor secara otomatis jika suhu dingin sudah mencapai titik tertentu, kemudian akan menyalakannya kembali setelah beberapa saat. Cara kerja termostart ini tidak berhubungan dengan putaran mesin, bahkan jika putaran mesin mecapai 3000-6000 rpm sekalipun.

  1. Jangan lupa mengisi Freon secara rutin. Karena Freon akan habis seiring dengan pemakaian AC mobil.

Faktanya, seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama bahwa cara kerja Freon pada AC berbasis pada sistem sirkulasi. Sehingga jika tidak ada kebocoran yang terjadi maka Freon tidak akan habis. Sebaliknya, jika ada kebocoran pada sistem AC, Freon akan habis walaupun AC tidak dinyalakan. Itulah fakta AC mobil yang sering tidak diketahui oleh masyarakat.

  1. Mengatur temperatur AC pada suhu maksimal akan membuat bahan bakar boros.

Faktanya, tidak terlalu signifikan unutk membuat bahan bakar pada mobil jadi boros ketika kita mengatur temperatur AC pada suhu maksimal, karena dampaknya jika di stel temperature maksimal pada kerja kompresor hanya menjadi lebih lambat beberapa detik untuk cut/off.

  1. Selama AC mobil tidak bermasalah, maka tidak perlu melakukan servis.

Ini merupakan mitos yang paling tidak masuk akal yang beredar di masyarakat, Fakta AC yang benar tentang mitos ini adalah semua part pada kendaraan haruslah diservis secara rutin untuk mencegah resiko kerusakan yang lebih besar. AC harus diservis secara rutin selama 6-12 bulan sekali. Hal ini dimaksudkan untuk melakukan pengecekan dan pembersihan secara rutin, mengingat mobil sering digunakan di jalan raya, sehingga AC rentan menyedot debu dan polusi yang bisa membuat AC menjadi rusak.

  1. Menambahkan Isolator pada pipa AC akan membuat AC mobil terasa lebih dingin.

Faktanya, jika pipa terlalu banyak dibungkus dengan isolator justru akan menghambat pembuangan udara panas. Tujuan sebenarnya dari penggunaan isolator adalah melindungi pipa agar tidak terjadi gesekan pada body mobil yang dapat mengakibatkan pipa menjadi bocor. Jadi, tidak ada hubungan antara isolator dengan suhu AC yang lebih dingin.

Bagaimana teman-teman rotarybintaro.co.id?

Adakah salah satu dari mitos beserta Fakta AC Mobil di atas yang masih anda lakukan?

Jika iya, segera tinggalkan kebiasaan anda berdasarkan mitos tersebut demi perawatan AC mobil yang lebih optimal.

Semoga berguna. Senang bisa berbagi.

Previous Post 6 Cara Mencegah Korosi Pada Evaporator Dengan Sederhana
Next Post Penyebab Ac mobil tidak dingin dan Cara Mengatasinya

4 Comments

  1. […] Bagi anda yang memiliki mobil Nissan Grand Livina 2007-2010, tidak ada salahnya memasang Filter kabin sendiri. Tidak ada yang tahu alasan yang pasti dibalik tidak terpasangnya Filter kabin pada Nissan Grand Livina. Tetapi bila mengingat pentingnya Filter kabin pada mobil, sebaiknya anda segera memasang Filter kabin demi kebaikan mobil kesayangan anda (baca: 7 Mitos dan Fakta tentang AC Mobil yang Harus Anda Ketahui) […]

  2. […] Jangan percaya mitos yang mengatakan bahwa tidak perlu servis Ac selama tidak ada masalah. Mau tahu mengapa? Baca 7 Mitos dan Fakta tentang AC Mobil. […]

  3. Mourish - 2017-11-27 20:46 Quote

    Mau tanya min, pipa di mobil saya itu berdekatan dengan kenalpot, bisa di bilang di depannya kenalpot itu ada pipa ac, nah karena berdekatan dengan kenalpot jadinya pipa acnya meledak gara gara terkena panasnya kenalpot.
    Terus saya bawa ke bengkel ac, kata bengkelnya di suruh beli pelindung pipa acnya (isolator),
    Pertanyaannya aman apa tidak kalok di kasih isolator??

    • Admin - 2017-11-27 23:24 Quote

      Mobil apa dan thn brp pak mourish?

Tinggalkan Balasan