Membersihkan evaporator dan kondensor, mengecek kondisi freon dan kompresor, flushing sistem AC, dan mengganti komponen yang rusak menjadi perawatan AC mobil yang bisa Anda lakukan.
Setiap pemilik mobil harus memahami bagaimana melakukan perawatan ac mobil yang baik dan benar. Komponen yang satu ini memang memiliki peran yang sangat penting untuk memberikan kenyamanan selama berkendara. Udara sejuk yang keluar dari AC akan membuat pengemudi dan penumpang selalu nyaman selama di perjalanan.
Adanya AC mobil juga membuat kaca mobil tidak berkabut pada saat kondisi hujan. Ketika AC mobil kondisinya kurang dingin maka bisa berakibat pada embun tipis yang ada di kaca. Ini akan mengganggu pandangan pengemudi sehingga berpotensi mengganggu keselamatan berkendara.
Daftar Isi
- 1 Pertanyaan Seputar Cara Merawat AC Mobil Anda
- 2 Langkah pemeliharaan sistem AC?
- 3 Berapa lama freon AC mobil harus diganti?
- 4 Berapa lama AC mobil harus di bersihkan?
- 5 Apakah AC mobil harus dicuci?
- 6 Mengenali Komponen AC Mobil dan Masalah yang Sering Terjadi
- 7 5 Komponen Utama AC Mobil
- 8 Masalah AC Mobil yang Sering Terjadi pada Komponen Sistem Pendingin
- 9 Kompresor AC Bermasalah
- 10 Evaporator Kotor atau Bocor
- 11 Expansion Valve Tersumbat atau Rusak
- 12 Kondensor Terlalu Kotor
- 13 Filter Dryer Mulai Kotor
- 14 9 Perawatan AC Mobil yang Bisa Anda Lakukan
- 15 Gunakan Pengharum Mobil yang Berkualitas
- 16 Bersihkan Kondensor Secara Rutin
- 17 Perhatikan Tempat Parkir
- 18 Selalu Mengecek Kondisi AC
- 19 Jangan Merokok Pada Saat AC Menyala
- 20 Memasang Filter Kabin
- 21 Jangan Matikan AC Mobil dalam Waktu Lama
- 22 Mematikan AC Mobil Sebelum Mematikan Mesin
- 23 Servis AC Secara Berkala
- 24 Jenis-Jenis Layanan Service AC Mobil
- 25 Basic Service
- 26 Advance Service
- 27 Kisaran Biaya Servce AC Mobil Berdasarkan Asal Mobil
- 28 Segera Kunjung Rotary Bintaro untuk Melakukan Perawatan AC Mobil yang Komplit
Pertanyaan Seputar Cara Merawat AC Mobil Anda
Mengenali Komponen AC Mobil dan Masalah yang Sering Terjadi

Sebelum Anda mengunjungi bengkel terdekat atau yang direkomendasikan oleh teman, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu perawatan ac mobil pada komponen-komponen yang ada pada AC mobil.
AC mobil terdiri dari beberapa bagian penting yang bekerja bersama untuk menciptakan suhu yang nyaman di dalam kabin.
5 Komponen Utama AC Mobil
- Kompresor
- Evaporator
- Expansion valve
- Kondensor
- Filter Dryer
Kelima komponen ini berperan penting dalam kinerja pendinginan mobil. Jika anda tidak melakukan perawatan ac mobil dengan baik, salah satu komponen bisa mengalami masalah atau kerusakan, kinerja AC mobil tidak akan optimal.
Terkadang, untuk mengetahui masalah pada salah satu komponen, perlu dilakukan pemeriksaan keseluruhan.
Masalah AC Mobil yang Sering Terjadi pada Komponen Sistem Pendingin
Menariknya, banyak masalah AC sebenarnya muncul dari komponen-komponen yang sering bekerja terus-menerus setiap hari.
Karena itu, memahami bagian mana yang paling sering mengalami gangguan bisa membantu pemilik kendaraan lebih cepat menyadari tanda kerusakan.
Kompresor AC Bermasalah
Kompresor AC mobil menjadi pusat sirkulasi freon dalam sistem AC mobil. Karena bekerja terus-menerus, komponen ini cukup sering mengalami gangguan.
Masalah yang sering terjadi:
- Kompresor melemah
- Bunyi kasar saat AC menyala
- AC kadang dingin kadang panas
- Kompresor tidak bekerja optimal
Jika kompresor bermasalah, pendinginan kabin biasanya langsung ikut menurun.
Evaporator Kotor atau Bocor
Evaporator bertugas menghasilkan udara dingin untuk kabin. Masalah yang sering terjadi:
- Penumpukan debu dan jamur
- Muncul bau apek dari AC
- Pendinginan berkurang
- Kebocoran freon pada evaporator
Evaporator kotor membuat udara kabin terasa kurang segar dan AC tidak maksimal.
Expansion Valve Tersumbat atau Rusak
Expansion valve berfungsi mengatur tekanan dan aliran freon menuju evaporator. Masalah yang sering terjadi:
- Tekanan freon tidak stabil
- AC kadang terlalu dingin lalu berubah panas
- Pendinginan tidak konsisten
Jika expansion valve terganggu, proses pendinginan menjadi tidak stabil.
Kondensor Terlalu Kotor
Kondensor membantu membuang panas dari freon sebelum proses pendinginan berlangsung. Masalah yang sering terjadi:
- Debu dan kotoran menumpuk
- Aliran udara terhambat
- AC kurang dingin saat cuaca panas atau macet
Filter Dryer Mulai Kotor
Filter dryer AC mobil berfungsi menyaring kotoran dan menyerap kelembapan dalam sistem AC. Masalah yang sering terjadi:
- Sirkulasi freon terganggu
- Kotoran masuk ke sistem AC
- Pendinginan menurun
- Komponen AC lebih cepat aus
Filter dryer yang jarang diganti dapat memengaruhi performa seluruh sistem AC mobil.
Baca Juga: 6 Ciri Kompresor AC Mobil Rusak dan Dampak yang Harus Diwaspadai
9 Perawatan AC Mobil yang Bisa Anda Lakukan

Sebagai pengemudi atau pemilik mobil, kamu perlu tahu seperti apa perawatan AC yang tepat agar pendingin ruangan pada mobil kesayanganmu awet. Maka dari itu, di bawah ini kami akan memberikan beberapa tipsnya.
Gunakan Pengharum Mobil yang Berkualitas
Perawatan AC mobil yang pertama agar AC mobil awet yaitu dengan menggunakan parfum yang berkualitas. Memang terdengar sederhana namun kualitas pengharum AC mobil yang kamu gunakan bisa berpengaruh terhadap kinerja dari AC mobil.
Menggunakan parfum berkualitas rendah hanya akan menyebabkan evaporator kotor sehingga sulit untuk membersihkannya. Hal ini membuat kamu membersihkan debu serta kotoran tersebut dan terkadang cukup sulit untuk membersihkannya.
Debu dan kotoran yang menempel di evaporator bisa menyebabkan tumbuhnya jamur serta bau yang tidak sedap. Selain itu, nikotin pada asap rokok juga bisa mengakibatkan evaporator lengket lalu berubah menjadi lendir.
Untuk itu, akan lebih baik jika kamu tidak meletakkan pengharum mobil di dekat AC. Bahan kimia yang ada di pengharum AC tersebut mengandung minyak yang kemudian bisa mengendap lalu menjadi sarang bakteri, jamur, dan kuman. Ketika kandungan AC sangat tinggi, bisa berpotensi menyebabkan bau asam.
Bersihkan Kondensor Secara Rutin
Salah satu komponen AC mobil yang sangat penting yaitu kondensor harus selalu kamu perhatikan performanya. Perawatan AC Mobil yang benar yaitu kamu harus mengecek kondisi kondensor secara rutin.
Ketika kondensor bermasalah, ini akan berakibat pada AC tidak bisa mengeluarkan udara dingin. Kondisi ini biasanya terjadi karena masalah freon serta kebocoran pada selang maupun pipa AC. Pemakaian part yang tidak original dan tidak berkualitas mengakibatkan pipa tersebut bocor.
Untuk itu, kamu perlu membersihkan bagian kabin dari kotoran serta debu terutama karpet di bagian depan. Jangan membiasakan mengendarai mobil dalam kondisi AC menyala dan jendela terbuka. Selain itu, pastikan kamu juga tidak merokok dalam mobil ketika AC mobil menyala.
Tidak kalah penting, bersihkan kondensor ketika mencuci mobil. Ini bertujuan untuk membuang kotoran dan debu yang menempel. Ketika ingin menyalakan mobil, maka pastikan AC dalam kondisi mati. Tunggu sampai mesin stabil dan baru kamu dapat menyalakan AC.
Perhatikan Tempat Parkir
Perawatan AC Mobil yang ketiga yaitu parkir ditempat yang sejuk. Untuk membuat AC mobil tetap awet, kamu juga harus memperhatikan tempat parkir mobil.
Maksudnya, parkirlah di tempat yang sejuk di mana kendaraan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ini bertujuan untuk melindungi kabin mobil agar tidak panas sehingga mengakibatkan kinerja AC terlalu besar.
Ketika memarkirkan mobil di gedung parkir, usahakan memarkirkan mobilmu di tempat yang dekat dengan jendela atau ruang terbuka. Dengan begitu, mobil tidak terasa pengap.
Selalu Mengecek Kondisi AC
Ketika kamu merasakan hal-hal tidak biasa terjadi, maka kamu harus segera mengecek AC mobilmu tersebut. Apalagi ketika kamu berencana untuk menempuh perjalanan jauh.
Ketika menemukan masalah, maka sebaiknya kamu bisa langsung mengeceknya sendiri. Namun kamu juga bisa membawa mobilmu tersebut ke bengkel AC mobil terbaik agar segera dilakukan pengecekan.
Hal-hal bertujuan untuk mengecek komponen yang bermasalah dan segera melakukan perbaikan. Jadi, kamu tidak sampai harus mengeluarkan biaya yang mahal.
Jangan Merokok Pada Saat AC Menyala
Perawatan AC Mobil yang kelima ini sepertinya semua menjadi hal umum yang telah diketahui. Pasalnya, bukan hanya pada AC mobil melainkan pada AC di rumah atau tempat kerja pun kebiasaan ini jelas tidak dibolehkan.
Seperti yang kamu tahu asap rokok mengandung nikotin. Ketika asap rokok berkumpul di evaporator menyebabkan komponen tersebut kotor. Kotoran yang menempel akan mengakibatkan kinerja evaporator menjadi terganggu.
Maka dari itu, kamu harus menghindari kebiasaan yang memang terkesan sepele namun memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap performa AC.
Memasang Filter Kabin
Kabin yang kotor bisa menyebabkan AC tidak bisa menjalankan fungsinya secara normal. Tentu jika kamu biarkan maka berpotensi menyebabkan permasalahan lain yang mungkin tidak kamu inginkan. Salah satu cara perawatan ac mobil yaitu memasang filter kabin.
Fungsinya untuk menyaring kotoran dan debu agar tidak sampai masuk ke evaporator. Namun ingat bahwa kamu juga harus menggantinya secara rutin.
Jangan Matikan AC Mobil dalam Waktu Lama
Tidak sedikit orang yang beranggapan jika mematikan AC mobil dalam waktu lama bisa membuat pendingin mobil tersebut lebih awet. Beberapa orang masih melakukan cara merawat AC mobil seperti ini. Padahal, AC yang jarang atau tidak pernah kamu nyalakan malah bisa menyebabkannya rusak.
Alasannya karena selang serta belt AC menjadi cepat kering. Inilah yang menyebabkan kinerja AC tersebut tidak bisa berjalan dengan normal. Maka dari itu, jangan terlalu lama mematikan AC dengan harapan agar AC mobil lebih awet.
Mematikan AC Mobil Sebelum Mematikan Mesin
Perawatan AC Mobil selanjutnya matikan ac mobil sebelum anda mematikan mesin mobil. Mungkin ini terkesan sederhana bagi kebanyakan orang. Jika kamu terbiasa mematikan mesin mobil sebelum mematikan AC, maka ini akan menjadi masalah. Sangat disarankan agar terlebih dahulu mematikan AC mobil setelah itu mesin mobil tersebut.
Kondisi yang terjadi jika kamu lupa mematikan AC adalah menyebabkan adanya hentakan yang besar di kopling. Ini tentu bisa berpengaruh pada kondisi AC mobilmu.
Servis AC Secara Berkala
Perawatan AC Mobil berikutnya adalah kamu perlu melakukan service ac mobil secara berkala. Pada prinsipnya apa pun yang kamu rawat dengan baik maka hasilnya juga baik. Setidaknya lakukan servis AC kurang lebih 6 bulan sekali, seperti mengganti kabin.
Jenis-Jenis Layanan Service AC Mobil
Berapa lama jarak waktu ideal untuk melakukan service AC mobil? Secara umum, ada dua jenis layanan service AC mobil:
Basic Service
Dilakukan ketika mobil telah menempuh 10.000 – 20.000 km atau sekitar satu tahun. Jika Anda tinggal di perkotaan dan sering menggunakan AC mobil dalam berbagai situasi, sebaiknya lakukan basic service setelah mencapai 10.000 km.
Namun, bagi yang tinggal di daerah dengan kemacetan rendah, basic service bisa ditunda hingga mobil mencapai 20.000 km.
Pada basic service, biasanya fokus pada:
- pemeriksaan dan perawatan ac mobil kompresor
- penggantian oli dan membersihkan kotoran yang menempel
- penggantian Receiver Dryer dan Filter Kabin
Advance Service
Dilakukan setelah dua tahun atau lebih sejak service terakhir. Layanan ini lebih komprehensif karena melibatkan perawatan beberapa komponen seperti kompresor, evaporator, kondensor, expansion valve, receiver dryer, dan filter kabin.
Pada advance service, perawatan ac mobil melibatkan lebih banyak komponen, seperti kompresor, evaporator, dan kondensor. Ada juga penggantian pada Expansion Valve, Receiver Dryer, dan Filter Kabin.
Proses advance service memakan waktu lebih lama, bisa mencapai 4 jam, tergantung pada kompleksitas masalah yang dialami oleh setiap komponen yang membutuhkan perawatan.
Kisaran Biaya Servce AC Mobil Berdasarkan Asal Mobil
Tentang biaya, bengkel biasanya mematok harga yang berbeda untuk mobil buatan Jepang dan Eropa. Service AC mobil untuk mobil Jepang cenderung lebih murah, berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 700 rupiah, sedangkan untuk mobil Eropa, biaya servis bisa mencapai 1,2 juta hingga 3 juta rupiah.
Pada service AC mobil, bisa termasuk perawatan ac mobil Evaporator, pembersihan blower, dan Kondensor yang memakan waktu sekitar 2 jam. Jika menggunakan metode flushing treatment tanpa membongkar komponen AC, waktu pengerjaan sekitar 1 jam dan biaya tambahan sekitar Rp. 200 ribu untuk pengisian freon AC mobil.
Sementara itu, untuk perawatan AC mobil satu tahun sekali biasanya untuk melakukan perbaikan yang sifatnya ringan. Beberapa perbaikan tersebut misalnya service kondensor, blower, dan menganti filter dryer. Kemudian untuk service besar misalnya service pengisian freon, evaporator, vaccun dan oli, cukup dua tahun sekali.
Baca Juga : Ternyata Begini Cara Merawat AC Mobil Yang Benar
Segera Kunjung Rotary Bintaro untuk Melakukan Perawatan AC Mobil yang Komplit
Itulah penjelasan seputar perawatan AC mobil yang benar. Bagi yang yang ingin mengunjungi bengkel AC mobil terbaik, kami merekomendasikan Rotary Bintaro. Bengkel AC mobil yang sudah berpengalaman dalam service ac mobil dan tune up mesin sejak tahun 2000.
Reservasikan kendaraan anda sekarang juga, melalui nomor customer service kami dengan cara klik di sini. Customer service kami akan membantu anda untuk memberikan solusi terbaik pada kendaraan anda dan menjawab pertanyaan yang anda butuhkan seputan perawatan ac mobil .










