#RBCegahCorona : Sebelum ke Bengkel, Simak Tips Membeli dan Merawat Mobil Jeep Bekas


Share :

Hai #SahabatRotary

Mobil jeep sudah aman dari Corona?

Kok semua-semua bahas Corona sih?

Ini pada akhirnya demi kebaikan kita bersama. Sudah periksa kebersihan setir mobil mu?

Karena sedang ramai soal Virus Corona. Ada penelitian bahwa setir mobil itu lebih kotor daripada kloset duduk.

Kok bisa?

Bakteri yang menempel di setir mobil berjumlah ribuan, tidak menutup kemungkinan virus corona ada di antaranya. Tidak cuma setir mobil, bakteri juga tumbuh subur di tuas transmisi, pegangan pintu, dan sepatu. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi kesehatan pengemudi dan pemilik kendaraan.

Hasil penelitian yang disampaikan oleh perusahaan asuransi Ageas mengungkapkan bahwa rata-rata mobil menjadi rumah bagi 3.826 bakteri. Hal yang amat mengejutkan lagi, bakteri pada setir mobil 19 kali lebih banyak daripada kloset duduk umum. Rata-rata orang Inggris berada di dalam mobil selama sembilan jam, artinya ada kemungkinan besar baik pengemudi maupun penumpang tertular virus corona. Demikian seperti dilansir dari The Sun.

Tidak sedikit pengemudi dan pemilik mobil menunggu berminggu-minggu bahkan hingga hitungan bulan untuk membersihkan mobil mereka. Justru kelalaian ini yang membuat bakteri semakin tumbuh subur di kabin mobil.

Desakan untuk Selalu Membersihkan Mobil

Selain menyampaikan hasil penelitiannya, Ageas juga mendesak supaya pemilik kendaraan rutin membersihkan mobil setiap hari. Pembersihan mobil bisa menggunakan desinfektan buatan sendiri di rumah, jangan lupa untuk selalu mengenakan sarung tangan. Meskipun tidak seratus persen membunuh bakteri, namun setidaknya dapat mengurangi risiko pertumbuhan bakteri yang bisa merugikan kesehatan dan membahayakan pengemudi serta penumpang.

Adapun bagian yang paling penting dibersihkan adalah setir kemudi, tuas transmisi, gagang pintu, tuas atau tombol kaca jendela, sabuk pengaman, dan head unit.

Salah satu jenis bakteri yang paling umum ditemukan di kabin mobil adalah pseudomonas aeruginosa. Bakteri ini dapat menyebabkan ruam kulit dan infeksi saluran pernapasan.

Fogging di Kabin Mobil

Selain membersihkan interior mobil secara mandiri, pemilik mobil juga bisa melakukan pengasapan atau fogging untuk membunuh bakteri. Fogging bisa di dapat dengan mengunjungi bengkel atau salon mobil.

Asap yang dikeluarkan dari alat fogging akan menyebar seluruh bagian kabin. Biasanya mobil yang di fogging hanya perlu menyalakan AC supaya asap bisa menyebar merata. Proses pengasapan memakan waktu sekira 15-20 menit.

Apakah Anda berencana membeli mobil Jeep dalam waktu dekat?

Selain memudahkan mobilitas, mobil Jeep juga bisa untuk bepergian atau kegiatan-kegiatan tertentu seperti touring atau offroad. Akan tetapi, dengan harga beli dan mahalnya biaya perawatan ke bengkel Jeep membuat setiap orang urung memilikinya, karena kebanyakan orang membeli mobil ini untuk hobi.

Salah satu alternatifnya yaitu dengan membeli mobil Jeep bekas. Untuk membeli mobil bekas cukup mudah. Anda bisa melihat pada situs jual mobil/motor bekas online. Meskipun begitu, ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam membeli mobil Jeep bekas agar tidak menghabiskan biaya ke bengkel Jeep.

Tips Membeli Mobil Jeep Bekas

Nah, untuk mengetahui bagaimana memilih mobil Jeep bekas agar hemat biaya perawatan ke bengkel Jeep #SahabatRotary sebaiknya perhatikan tips dari Om Dimas ‘jawa’, kepala bengkel Jeep JHL Custom Garage.

1. Cek bagaimana kondisi mesin dan fisik mobil

Keadaan mesin tentunya merupakan hal yang penting sebelum membeli. Periksa apakah ada kebocoran oli mesin maupun cairan pendingin. Kemudian kondisi bodi dari mobil, apakah pernah mengalami tabrakan atau terdapat banyak baret serta penyok kecil. Anda bisa memastikannya dengan melihat service record.

Hal yang tak kalah penting adalah bagian sasis dan suspensi. Jika ada bekas tanah pada bagian lubang sasis dan bagian suspensi yang sudah berubah warna dipastikan sudah sering dipakai untuk offroad. Bagian sasis ini bisa dicek dengan menyiram dengan air yang tekanannya cukup tinggi ke bagian lubang sasis, biasannya akan muncul tanah. Kemudian perhatikan umur mobil Jeep, jika umurnya lebih dari 3 tahun maka perlu cek bagian kaki-kai terutama tie-rod serta ball-joint.

2. Mencari tahu harga pasaran.

Jika Anda ingin membeli mobil Jeep, pastikan mengetahui harga bekas di pasaran. Hal ini untuk mengantisipasi jika mobil yang akan dibeli kemahalan. Anda dapat mencari informasi harga mobil Jeep bekas pada situs jual beli mobil atau bertanya kepada orang yang memahami jenis mobil yang akan Anda beli.

3. Melakukan test drive

Test drive pada Jeep bekas yang akan dibeli dapat membuat Anda mengetahui kerusakan atau bagian-bagian yang harus diganti. Kerusakan itu biasanya dapat terdeteksi ketika menyalakan mesin, apakah masih halus atau tidak. Perlu ditanyakan kepada penjual apakah pernah turun mesin atau tidak karena Jeep terkenal akan suhu mesin yang tinggi.

Kalau Anda tidak berpengalaman membeli mobil Jeep, sebaiknya ajak orang yang lebih memahami untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki di bengkel Jeep.

4. Khusus Jeep Cherooke XJ bekas

Buat #SahabatRotary yang mencari Jeep Cherooke XJ bekas, perlu ketelitian khusus di semua bagian. Sebab, Jeep Cherokee XJ bekas yang beredar di Indonesia umurnya sekitar 19-25 tahun. Tentunya akan ada banyak hal yang perlu dibenahi di bengkel Jeep sehingga memeriksa kondisi bodi Jeep Cherokee XJ bekas merupakan sebuah keharusan.

Pertama, bodi monokok (unibody) Jeep Cherokee XJ menjadi kelebihan sekaligus kelemahannya. Titik lemahnya ini karena subframe yang menjadi sasis depan sering retak . Lokasi retak seringnya di sebelah kanan, di sekitar braket setir. Kondisi ini biasa ditemukan pada Cherokee generasi awal, akan tetapi tak menutup kemungkinan ditemukan kendala yang sama pada semua tahun pembuatan. Jalan keluarnya adalah dengan me-reinforce atau memperkuat bagian ini.


Mobil Jeep Offroad

Offroad tengah menjadi trend di kalangan pecinta otomotif Tanah Air. Olahraga ekstrem ini dapat memacu adrenalin Anda dengan melintasi jalanan yang ekstrem dan penuh tantangan. Mulai dari  jalanan yang berbatu, sungai, pasir, dan lain sebagainya. Untuk itu, diperlukan kendaraan seperti mobil jeep offroad untuk dapat melalui jalur tersebut.

Mobil jeep offroad ini telah dirancang secara khusus dan lolos tes uji di segala medan. Hal ini karena jeep memiliki fitur 4WD atau 4×4 di bagian roda sehingga mampu menciptakan daya dan torsi yang besar. Sebelum ke bengkel jeep, Anda juga harus tahu mobil Jeep bekas apa yang harus dibeli untuk kebutuhan offroad. Nah, berikut ini rekomendasi mobil Jeep yang sesuai:

1. Jeep Wrangler Rubicon

Bila Anda mencari mobil Jeep yang dapat digunakan di segala medan, Anda bisa memilih jenis ini. Jeep Wrangler Rubicon memiliki mesin 3.0 liter V6 Pentastar, dan mampu memproduksi tenaga lebih besar, yaitu 230 HP dengan torsi maksimal yang dapat dihasilkan sebesar 285 Nm. Maka dari itu, tidak salah kalau mobil jeep ini dengan mudah melewati jalanan berlumpur, berbatuan, berair serta jalanan yang menanjak.

2. Jeep Grand Cherokee

Mobil Jeep ini cocok untuk Anda yang menginginkan desain modern dengan fitur yang “WAH”. Meskipun modern, Jeep Grand Cherokee tetap saja sanggup melalui medan berlumpur dan berbatu sehingga dapat digunakan sebagai mobil offroad. Anda tak perlu takut ke bengkel Jeep setelah melalui medan tersebut.

Dengan spesifikasi mesin 3.600 cc, mobil Jeep ini dapat mengeluarkan tenaga maksimal sebesar 290 Dk pada kecepatan 6.400 RPM. Sedangkan torsi maksimal mesin mobil Jeep ini sebesar 353 Nm pada kecepatan 4.800 RPM. Dilengkapi dengan berbagai fitur seperti keyless entry, CD, USB Port, pengereman ABS dan fitur-fitur menarik lainnya, akan memanjakan pengguna mobil ini.

3. Mobil Daihatsu Rocky

Mobil mini SUV ini mempunyai penggerak 4×4 sehingga mampu melintasi segala jenis medan selayaknya mobil jeep. Berkapasitas 2.8 liter dengan konfigurasi 4 silinder segaris Indhirect Injection, mobil ini dapat mengeluarkan tenaga maksimal sebesar 76 HP pada kecepatan 3.600 RPM dengan torsi maksimal mencapai 345 Nm pada kecepatan 1.220 RPM.

4. Mobil Toyota Land Cruiser

SUV buatan Toyota yang ini memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya cocok digunakan dalam medan offroad maupun onroad. Desain yang menawan dan performa mesinnya bisa menjadi alasan untuk membeli mobil yang satu ini. Mengusung mesin dengan kapasitas 4.5 liter, Toyota Land Cruiser dapat menghasilkan performa mesin yang cukup besar. Sebesar 235 HP pada kecepatan 3.200 RPM dan torsi maksimum sebesar 62,8 PS pada kecepatan 2.200 RPM.

5. Jeep CJ-7

Pada era 1970an akhir hingga 1980an, CJ-7 pernah populer di Amerika dengan penampilan yang sungguh bervariasi. Dari semua model Jeep yang ada, CJ-7 yang pertama kali memperlihatkan sebuah Jeep 4×4 yang fashionable dengan warnanya yang tidak monoton. Tampilan dan kemampuan offroadnya menjadikan CJ-7 sebagai pilihan kaum muda maupun penggiat petualangan.

Jeep CJ-7 memiliki pilihan  sistem all-wheel drive otomatis Quadra-Trac, juga  sistem 4×4 part time dengan transfercase yang terkenal di Indonesia. Bahkan sampai saat ini, CJ-7 dinobatkan sebagai salah satu Jeep dengan handling terbaik di jalan raya dengan sistem 4×4 yang mumpuni. Chrysler pun menggunakan peluang ini dengan memproduksi berbagai varian CJ-7 special edition dan opsi sepanjang 11 tahun.

(Baca Juga: Bawaan Udah Ganteng, Jeep Wrangler JL Masih Kena Sentuhan Modif)

Tercatat yang paling populer adalah Renegade (1976-1986) dengan dibekali:

  • Mesin diesel 4 silinder, bensin 4 silinder dan 6 silinder, sampai V8 AMC 304.
  • Golden Eagle (1976-1980) juga memakai mesin AMC 304 V8 5.000 cc.
  • Golden Hawk pada 1980 menggunakan mesin yang sama.

(Baca Juga: Terpantau Sedang Dites, Ada Emblem yang Beda dari Jeep Wrangler)


Kedua paling terkenal adalah Laredo (1980-1986) yang mempunyai pilihan mesin diesel 4 silinder atau 4.200 cc 6 silinder seperti yang digunakan di Indonesia. Terdapat juga versi Limited di periode 1982-1983. Versi ini hanya diproduksi 2.500 unit dengan dilengkapi opsi transmisi otomatis,. Kemudian versi Jamboree Edition yang juga diproduksi 2.500 unit untuk memperingati 30 tahun AMC.

Baik Renegade maupun Laredo tersedia dalam model upgrade mempunyai striping yang berbeda, jok kulit, tilt steering, bumper, gril, dan kaca spion berlapis krom.

(Baca Juga: Rasakan Lava Tour Merapi Naik Jeep, Hari Pertama Lebaran Gak Tutup!)

Berbicara mengenai mesin, di Indonesia hanya ada tiga jenis:

  • Inline 6 silinder 3.800 cc pada era 1980 an awal
  • Inline 6 silinder 4.200 cc yang lebih terkenal
  • Jenis diesel dengan mesin Isuzu 2.400 cc 4 silinder

Saat ini, CJ-7 masih sekitaran harga Rp 150 juta OTR Jakarta. Namun, terdapat juga yang harganya lebih dari Rp 150 juta,. Harga ini bervariasi sesuai kondisi mobilnya. Semakin sering melakukan perawatan di bengkel Jeep, harganya cenderung semakin mahal.


Tips Merawat Mobil Jeep, Biar Awet Meski Sudah Berumur

Setelah mengetahui mobil jeep bekas apa yang Anda inginkan dan tips membelinya, #SahabatRotary juga harus memahami bagaimana merawat mobil jeep tersebut agar tetap awet. Mobil yang telah berumur memang membutuhkan perawatan khusus di bengkel Jeep, namun ternyata ada beberapa tips yang dapat menekan biaya perawatannya. Simak tips merawat mobil Jeep berikut ini ya!

1. Menjaga orisinalitas aksesori dan suku cadang

Memodifikasi mobil Jeep memang merupakan aktivitas yang menarik. Namun ini bisa berakibat mobil akan sering masuk bengkel Jeep. Hal ini dikarenakan aksesori velg, bumper, side fender, dan lainnya dengan merek yang tidak orisinil akan cenderung cepat rusak. Untuk itu, sebaiknya gunakan merek-merek yang direkomendasikan distributor.

2. Memakai bahan bakar (BBM) beroktan rendah

Untuk mobil Jeep jangan gunakan BBM bersubsidi atau premium. Sebaiknya pakailah bahan bakar yang memiliki oktan rendah untuk menjaga performa mesin dari mobil Jeep ini.

3. Cek kondisi ban secara berkala

Untuk kondisi ban, Anda bisa membersihkannya setiap 5.000 – 8.000 km termasuk bagian brake dust. Sedangkan untuk tekanan angin, lakukan pengecekan sepekan sekali.

4. Service di bengkel Jeep secara rutin

Lakukan service rutin di bengkel Jeep setiap 6.000 kilometer atau 6 bulan sekali untuk memeriksa kondisinya. Sabuk mesin juga harus dilakukan penggantian, sebaiknya setiap 25.000 mil. Selain service di bengkel Jeep, Anda juga harus rutin memeriksa oli dan cairan mesin.

5. Merawat Jeep Cherokee

Hal yang wajib diperharikan dalam menjaga performa Jeep Cherokee XJ adalah belt atau sabuk mesin. Sebab, mobil ini hanya memiliki satu belt yang dipergunakan untuk water pump, power steering, alternator dan pendingin kabin. Anda harus mengecek kondisi belt, apakah belt ini sudah retak-retak atau terdapat bagian yang terkikis sebab gesekan.

Berikutnya perlu dilakukan yaitu penggantian pelumas tepat pada waktunya dan jangan sekali-kali menggunakan pelumas atau oli berkualitas rendah. Ini dimaksudkan agar performanya maksimal dalam menjaga performa mesin. Terakhir, sistem pendingin, radiator, dan kipas radiator wajib memakai cairan pendingin. Jangan sampai menggunakan air biasa.

Hai #SahabatRotary pelanggan bengkel jeep, itulah beberapa tips membeli dan merawat mobil jeep bekas  yang direkomendasikan untuk Anda. Jangan lupa untuk memasukkan aktivitas offroad ke dalam daftar liburan Anda!

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?Booking Service
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

 

 

 

 

 

Share :

No comment

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Support kami disini untuk menjawab pertanyaan Anda, Silahkan bertanya :)
👋 Hi, Apa yang bisa kami bantu?